Jangan Abaikan Benjolan, SADARI Bisa Jadi Penyelamat

Kesehatan payudara aspek penting bagi wanita

- Writer

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO Penulis : dr. Gede Ngurah Prasetya Adhitama Putra - Dokter Umum Klinik Utama Dharma Husada Kertosono, Nganjuk, Jawa Timur (Dok. Pribadi/SUARA UTAMA)

FOTO Penulis : dr. Gede Ngurah Prasetya Adhitama Putra - Dokter Umum Klinik Utama Dharma Husada Kertosono, Nganjuk, Jawa Timur (Dok. Pribadi/SUARA UTAMA)

Penulis oleh: dr. Gede Ngurah Prasetya Adhitama Putra, Dokter Umum Klinik Utama Dharma Husada Kertosono, Nganjuk, Jawa Timur (Praktisi Kesehatan)

SUARA UTAMA Kesehatan payudara merupakan salah satu aspek penting bagi wanita yang sering kali kurang mendapat perhatian. Salah satu tanda yang perlu diwaspadai adalah munculnya benjolan pada payudara. Banyak wanita yang merasa takut ketika menemukan benjolan, padahal tidak semua benjolan menandakan kanker. Sebagian benjolan bisa saja berupa kista atau tumor jinak. Namun, tetap saja setiap perubahan pada payudara harus diperhatikan serius, karena kanker payudara masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi pada wanita di Indonesia. Oleh karena itu, deteksi dini menjadi kunci utama untuk meningkatkan peluang kesembuhan.

BACA JUGA :  Pimpinan Suara Utama Andre Hariyanto Sharing Jurnalistik bersama Mahasiswa Universitas Lampung

Salah satu langkah sederhana yang bisa dilakukan adalah SADARI atau Periksa Payudara Sendiri. SADARI dilakukan dengan memeriksa kondisi payudara secara rutin, minimal satu bulan sekali, biasanya beberapa hari setelah menstruasi berakhir ketika payudara tidak dalam kondisi tegang. Dengan SADARI, seorang wanita bisa mengenali bentuk dan kondisi payudara normalnya, sehingga jika suatu saat muncul perubahan seperti benjolan, kulit mengkerut, puting tertarik ke dalam, atau keluar cairan yang tidak biasa, dapat segera disadari.

Benjolan pada payudara umumnya teraba keras, tidak nyeri, dan bentuknya tidak beraturan. Namun, gejala lain seperti perubahan warna kulit, adanya cekungan, hingga rasa nyeri berkepanjangan juga tidak boleh diabaikan. Pemeriksaan dini akan memudahkan tenaga medis untuk menentukan apakah benjolan tersebut jinak atau ganas. Semakin cepat kanker payudara terdeteksi, semakin besar pula kemungkinan penyembuhan, baik melalui operasi, kemoterapi, maupun radioterapi.

BACA JUGA :  PTNBH dan Ikhtiar Membangun LBH Universitas Terbuka: Dari Otonomi Kampus Menuju Akses Keadilan

Kesadaran untuk melakukan pemeriksaan payudara sendiri sebaiknya ditanamkan sejak usia muda. Banyak wanita merasa enggan atau takut untuk memeriksa karena khawatir menemukan hal yang serius. Padahal, justru dengan memeriksa sejak dini, kesempatan untuk sembuh jauh lebih besar. SADARI adalah langkah sederhana, murah, namun sangat bermanfaat. Dengan mengenali tubuh sendiri, wanita dapat lebih cepat mengambil langkah medis ketika ada tanda-tanda yang mencurigakan.perawatan, dan meningkatkan biaya pengobatan.

Editor : Andre Hariyanto

Sumber Berita: Press Release

Berita Terkait

Kedaulatan Pangan dan Masa Depan Indonesia, Refleksi Kedaulatan Negara di Era Ketidakpastian Global
Keikhlasan dan Amal Lebih Utama dari Sekadar Wadah Organisasi
Spiritual Endurance: Ramadhan sebagai Maraton Jiwa
Nyawa yang Terenggut di Tual Alarm Keras bagi Reformasi Kepolisian dan Supremasi Hukum
Pimpinan Suara Utama dan AR Learning Center, Andre Hariyanto, Serukan Maksimalkan Ibadah di Bulan Ramadhan
Menjaga Marwah Kemanusiaan Melalui Respons Kritis PMII UMAHA Sidoarjo Terhadap Kasus Anggota Brimob dalam Kekerasan di Tual
Ramadhan dan Estetika Kemanusiaan
Safari Pra-Ramadhan di Masjid Al Qodar Oebesa Pedalaman Timor NTT
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 14:49 WIB

Kedaulatan Pangan dan Masa Depan Indonesia, Refleksi Kedaulatan Negara di Era Ketidakpastian Global

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:51 WIB

Jangan Abaikan Benjolan, SADARI Bisa Jadi Penyelamat

Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:30 WIB

Keikhlasan dan Amal Lebih Utama dari Sekadar Wadah Organisasi

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:28 WIB

Spiritual Endurance: Ramadhan sebagai Maraton Jiwa

Selasa, 24 Februari 2026 - 00:48 WIB

Nyawa yang Terenggut di Tual Alarm Keras bagi Reformasi Kepolisian dan Supremasi Hukum

Berita Terbaru

FOTO Penulis : dr. Gede Ngurah Prasetya Adhitama Putra - Dokter Umum Klinik Utama Dharma Husada Kertosono, Nganjuk, Jawa Timur (Dok. Pribadi/SUARA UTAMA)

Artikel

Jangan Abaikan Benjolan, SADARI Bisa Jadi Penyelamat

Kamis, 5 Mar 2026 - 12:51 WIB