SUARA UTAMA, Probolinggo –Nasib Kades dan Perangkat desa di kabupaten Probolinggo Jawa timur di saat bulan Ramadhan dan mendekati Hari raya idul fitri sedang di uji, lantaran Siltap (penghasilan tetap) tak kunjung cair. Siltap tersebut di informasikan sudah 2 bulan lamanya tidak cair. 02/03/2026.
Informasi yang di himpun oleh team media, Siltap tidak bisa cair diduga akibat pemerintah desa tidak bisa memposting APBDes tahun anggaran 2026. Hal tersebut sangat memperihatinkan aparatur desa yang setiap hari dan malam selalu bersentuhan langsung dengan masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Keterlambatan Siltap yang diduga terjadi di setiap awal tahun, perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah kabupaten Probolinggo. Agar aparatur desa dapat Maksimal dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab nya untuk melayani masyarakat dengan baik.
Salah satu aparatur desa di kabupaten Probolinggo “ZN” mengaku dalam melayani masyarakat, aparatur desa tidak kenal siang dan malam jika di butuhkan. Namun, jika Siltap pencairan nya sampai tertunda maka akan berdampak pula pada pelayanan.
“Kami siang malam berhadapan langsung dan melayani masyarakat. memang ini tugas dan tanggung jawab kami. Namun, Kami ini manusia, punya keluarga yang setiap hari nya butuh belanja untuk makan, apalagi di saat bulan puasa dan mendekati hari raya idul Fitri. “Ucap nya.
Ia menambahkan, keterlambatan Siltap aparatur desa terjadi pada setiap awal tahun. Hal tersebut perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah agar hal serupa tidak terjadi secara berulang-ulang.
“Bagaimana kami bisa maksimal melayani masyarakat sementara keluarga sendiri tidak tercukupi. mungkin bagi yang punya usaha sampingan biaa maksimal. Bagaimana jika posisi kami saat ini ada pada posisi pejabat. Keterlambatan ini terjadi setiap awal tahun. masak tidak ada evaluasi bagi instansi terkait. “Ucap nya.
Di tempat terpisah, kepala di desa yang enggan di publikasikan identitas nya. Ia menegaskan, bahwa jika ada masyarakat yang butuh pelayanan, Ia merasa sungkan untuk memerintah bawahan nya. karena Siltap sudah 2 bulan tidak cair.
“Keterlambatan Siltap kades dan perangkat desa. Tentu ini juga menjadi beban bagi kami sebagai kepala desa yang mempunyai tanggung terhadap bawahan kami. Jujur, jika masyarakat butuh pelayanan, Kami sungkan untuk menugas perangkat. Sedikit banyak pasti ada dalam hati mereka yang mengatakan. tugas banyak Siltap tidak cair. Saya mau bilang apa pada mereka. “Pungkas nya.
Penulis : Ali Misno











