Pengelolaan Air Bersih Desa Paras Menjadi Sorotan, Diduga tidak berpayung hukum 

- Publisher

Kamis, 29 Januari 2026 - 14:49 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

 

SUARA UTAMA, Probolinggo – Hasil penarikan iuran bulanan penggunaan air bersih Desa Paras Kecamatan Tegalsiwalan kabupaten Probolinggo Jawa Timur. Terindikasi dugaan tidak di dasari badan hukum, sehingga penarikan tersebut patut diduga pungutan liar (Pungli). 29/01/2026.

Informasi yang di himpun oleh team media, Air bersih yang di kelola “WN” diduga bersumber dari Pamsimas tahun 2016. Adapun dasar aturan tahapan yang harus di lalui, Pengukuhan pengurus dan tarif KP-SPAMS (Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi), disahkan melalui Perdes, BUMDes/Pemdes.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Potensi Pelanggaran (Jika Dikelola Ilegal) Jika seseorang/kelompok mengelola Pamsimas secara mandiri tanpa SK Kepala Desa atau Perdes. melanggar prinsip pengelolaan aset desa sesuai undang-undang nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (pasal terkait pengelolaan aset dan keuangan desa).

Salah satu konsumen dari sekitar 200 konsumen yang enggan di publikasikan identitas nya. Membenarkan bahwa pengelola air bersih yang diduga Pamsimas adalah “WN” Ia mengaku tidak tau menau terkait hasil bulanan nya.

BACA JUGA :  Oknum Kepala SDN Sumberagung Memilih Diam, Ketua DPC Projamin Geram Atas Dugaan Praktek Pungli dan Penjualan LKS

“Ya, kami memang pelanggan nya mas, kurang lebih sudah dua ratusan pelanggan nya. katanya ini di kelola oleh “WN” kalau setiap bulan nya kami bayar bervariasi tidak tentu. Untuk hasil dari bulanan kami tidak tau untuk apa selain perawatan. “Ucap nya.

Sementara “WN” yang diduga pengelola air bersih Pamsimas tahun 2016. saat di konfirmasi media melalui pesan singkat whatsap dengan 3 poin. Diantaranya 1. Kemana hasil penarikan bulanan?. 2. Apakah pengelolaan nya sudah berbadan hukum?. 3. Apa dasar dan payung hukum nya?. Namun, belum ada respon sampai berita ini di tayangkan.

BACA JUGA :  Bupati Dogiyai Kukuhkan Pokja Bunda PAUD 2026

Masih melalui jejaring yang sama, pesan singkat whatsap. PJ kepala desa Paras “Hasan” menyampaikan masih mau bertanya kepada warganya saat di konfirmasi dengan 2 poin. Diantaranya, 1. Apakah berbentuk kelompok dan berbadan hukum atau ber SK dari pemerintah Desa?. 2. Berapa pendapatan desa dari hasil iuran bulanan?. “Sebentar saya tanyakan dulu ke warga dik. “Jawab nya.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

Terkesan Tidak Percaya Pemerintah, Aktivis Sebut Tidak Lazim dan Mendesak Bank Jatim Cabang Kraksaan Segera Penuhi Janjinya 
Andre Hariyanto Kantongi Sertifikat UKW Harian Kompas, Resmi Kompeten sebagai Wartawan Dewan Pers
Aparatur Desa Tagih Janji Bank Jatim Cabang Kraksaan, Pimpinan Sibuk Full Hingga 10 Hari Kerja Tidak Bisa Temui Media
Oknum Kepala SDN Sumberagung Memilih Diam, Ketua DPC Projamin Geram Atas Dugaan Praktek Pungli dan Penjualan LKS
Budpar Dogiyai Matangkan Persiapan Pekan Kreasi Daerah II
Terindikasi Borong Pelanggaran, Oknum di SDN Tamansari lll Diduga Menarik Iuran Perminggu, Perbulan dan Penjualan LKS
Dugaan Praktek Jual Beli LKS Mencuat, SDN Meranggon Lawang ll Jadi Sorotan DPC Projamin Kabupaten Probolinggo 
Harga Cabai Naik, Inflasi Jakarta Justru Terendah se-Indonesia
Berita ini 152 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 09:51 WIB

Terkesan Tidak Percaya Pemerintah, Aktivis Sebut Tidak Lazim dan Mendesak Bank Jatim Cabang Kraksaan Segera Penuhi Janjinya 

Sabtu, 7 November 2026 - 10:45 WIB

Andre Hariyanto Kantongi Sertifikat UKW Harian Kompas, Resmi Kompeten sebagai Wartawan Dewan Pers

Jumat, 6 November 2026 - 09:51 WIB

Aparatur Desa Tagih Janji Bank Jatim Cabang Kraksaan, Pimpinan Sibuk Full Hingga 10 Hari Kerja Tidak Bisa Temui Media

Kamis, 5 November 2026 - 19:09 WIB

Oknum Kepala SDN Sumberagung Memilih Diam, Ketua DPC Projamin Geram Atas Dugaan Praktek Pungli dan Penjualan LKS

Kamis, 5 November 2026 - 08:39 WIB

Budpar Dogiyai Matangkan Persiapan Pekan Kreasi Daerah II

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp