Viral hingga Didemo Mahasiswa, Ke Mana Arah Kasus PETI Kades Sekancing Sapri?

- Publisher

Minggu, 11 Januari 2026 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA,Merangin — Pertanyaan publik kembali menguat: apa kabar Kades Sekancing, Sapri, dan bagaimana kelanjutan penyelidikan dugaan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang sebelumnya sempat menghebohkan Kabupaten Merangin hingga Provinsi Jambi?

Beberapa bulan lalu, nama Sapri mencuat dan menjadi sorotan luas setelah diduga terlibat langsung dalam aktivitas penambangan emas ilegal di wilayah Desa Sekancing. Isu tersebut bahkan viral di berbagai media online lokal dan nasional, serta memicu aksi demonstrasi mahasiswa di Mapolda Jambi, yang menuntut aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap dugaan keterlibatan oknum kepala desa dalam praktik PETI.

Berdasarkan informasi yang sebelumnya dihimpun media ini, aktivitas PETI di Desa Sekancing diduga menggunakan empat unit alat berat jenis excavator. Fakta tersebut kala itu menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat, mengingat posisi Sapri sebagai kepala desa sekaligus figur publik yang seharusnya memberi contoh dalam menaati hukum.

Seiring waktu berjalan, kabar mengenai penanganan kasus ini justru terkesan meredup. Padahal, Sapri diketahui sempat dipanggil oleh pihak Polda Jambi untuk dimintai keterangan. Namun hingga kini, publik belum mendapatkan informasi yang jelas mengenai perkembangan lanjutan dari pemanggilan tersebut.
Kondisi ini memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Penyelidikan yang sebelumnya ramai disorot, kini dinilai seperti “masuk angin”, tanpa kejelasan arah dan hasil, sementara dugaan aktivitas PETI masih menjadi keresahan warga.

BACA JUGA :  Antisipasi Tawuran, Polres Gowa Perkuat Patroli Malam di Titik Rawan

Beberapa waktu lalu, media ini kembali mengonfirmasi perkembangan kasus tersebut ke Bidang Humas Polda Jambi.
Ipda Maulana, SH, selaku Paur Penum Bidhumas Polda Jambi, membenarkan bahwa penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jambi telah memanggil sejumlah kepala desa di Kabupaten Merangin terkait dugaan aktivitas PETI.

“Pada beberapa waktu lalu, penyidik Ditreskrimsus Polda Jambi telah memanggil beberapa kepala desa di Kabupaten Merangin untuk dimintai keterangannya sebagai saksi terkait dugaan PETI. Sampai saat ini masih dalam tahap penyelidikan,” ujar Ipda Maulana.

Ia menegaskan bahwa pemanggilan dilakukan berdasarkan adanya laporan pengaduan masyarakat, dan proses hukum masih terus berjalan.
Meski demikian, pernyataan tersebut belum sepenuhnya menjawab kegelisahan publik. Masyarakat mempertanyakan sejauh mana keseriusan aparat penegak hukum dalam mengusut dugaan keterlibatan oknum kades yang diduga bermain PETI, termasuk di Desa Sekancing.

BACA JUGA :  Aksi Mencekam di Jalan Poros Jeneponto, Kreator Konten Bantaeng Dicegat Pria Bersajam

Padahal sebelumnya, Bupati Merangin telah secara tegas mengeluarkan surat edaran yang melarang seluruh kepala desa dan perangkatnya terlibat aktivitas PETI, disertai ancaman sanksi tegas bagi pelanggar. Namun fakta di lapangan justru menunjukkan dugaan keterlibatan oknum yang masih mencuat ke permukaan.

Kini, masyarakat Merangin menanti langkah nyata aparat penegak hukum. Publik berharap penyelidikan tidak berhenti di atas kertas, melainkan berujung pada kepastian hukum. Pertanyaannya kembali menggema: apa kabar Kades Sekancing Sapri, dan ke mana arah penyelidikan dugaan PETI di Polda Jambi?

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Diduga Iming-iming Proyek Kerabat Bupati Majene, Warga Tubo Sendana Rugi Rp40 Juta
BOM SUL-SEL Tantang Kapolda Sulsel Usut Tuntas Dugaan Mafia BBM Subsidi, Mahasiswa Soroti Kasus 13 Ton Solar yang Belum Jelas
Viral Keributan di Halaman Masjid Polda Sulsel, Publik Pertanyakan Etika dan Marwah Profesi
Aksi Mencekam di Jalan Poros Jeneponto, Kreator Konten Bantaeng Dicegat Pria Bersajam
Polsek Manggala Berhasil Amankan Pelaku Penganiayaan Ojol Maxim Bersajam Busur Panah
Karyawan FIF Cabang Cendrawasih Diduga Lakukan Penagihan Bermasalah, Konsumen Rugi Rp7 Juta
Marak Wartawan Abal-Abal di Sulsel, Masyarakat Diminta Waspada dan Jangan Mudah Percaya
Antisipasi Tawuran, Polres Gowa Perkuat Patroli Malam di Titik Rawan
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:59 WIB

Diduga Iming-iming Proyek Kerabat Bupati Majene, Warga Tubo Sendana Rugi Rp40 Juta

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:16 WIB

BOM SUL-SEL Tantang Kapolda Sulsel Usut Tuntas Dugaan Mafia BBM Subsidi, Mahasiswa Soroti Kasus 13 Ton Solar yang Belum Jelas

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:52 WIB

Viral Keributan di Halaman Masjid Polda Sulsel, Publik Pertanyakan Etika dan Marwah Profesi

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:20 WIB

Aksi Mencekam di Jalan Poros Jeneponto, Kreator Konten Bantaeng Dicegat Pria Bersajam

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:07 WIB

Polsek Manggala Berhasil Amankan Pelaku Penganiayaan Ojol Maxim Bersajam Busur Panah

Berita Terbaru

Moslem Woman Silhouette in Old Vintage Brick Wall Background

Artikel

Muslimah: Let’s Say “No” to Hopelessness 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:12 WIB

FOTO: Self Healing Talk & Workshop Bouquet untuk Muslimah (Dok. Robinsah/SUARA UTAMA)

Berita Utama

Self Healing Talk & Workshop Bouquet untuk Muslimah

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:20 WIB