Pasar AS Rebound, Yulianto Ingatkan Potensi Tekanan

- Publisher

Selasa, 25 November 2025 - 11:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

Ilustrasi Yulianto Kiswocahyono, SE., SH., BKP, di latar visual pasar saham Amerika Serikat. Grafik pergerakan indeks dan bendera AS menggambarkan dinamika pasar yang menjadi fokus analisis terkait potensi risiko dan tekanan ekonomi.

Ilustrasi Yulianto Kiswocahyono, SE., SH., BKP, di latar visual pasar saham Amerika Serikat. Grafik pergerakan indeks dan bendera AS menggambarkan dinamika pasar yang menjadi fokus analisis terkait potensi risiko dan tekanan ekonomi.

SUARA UTAMA — Jakarta, 25 November 2025 — Pasar saham Amerika Serikat mencatat penguatan tipis pada perdagangan Selasa dini hari waktu Asia. Dua indeks utama, S&P 500 (SPY) dan Nasdaq 100 (QQQ), kompak menguat di tengah meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve pada awal 2026. Kendati demikian, sejumlah indikator ekonomi menunjukkan sinyal perlambatan yang perlu diwaspadai pelaku pasar.

Pada penutupan terbaru, SPY tercatat di level 668,73 USD, sementara QQQ menguat menjadi 605,16 USD. Pergerakan positif ini menunjukkan sikap investor yang mulai kembali masuk ke pasar setelah tekanan inflasi mereda, meski volatilitas masih tinggi.

Ekspektasi Kebijakan The Fed Dorong Sentimen

Moderasi inflasi dan melemahnya aktivitas manufaktur menjadi faktor utama meningkatnya keyakinan investor bahwa The Fed akan segera memberikan sinyal dovish. Pelaku pasar menilai peluang pemangkasan suku bunga semakin besar, sehingga pergerakan indeks berangsur membaik.

Sektor teknologi kembali menjadi penopang utama, dengan saham-saham berbasis kecerdasan buatan, cloud, dan semikonduktor memimpin penguatan Nasdaq.

Yulianto Kiswocahyono: Optimisme Perlu Tetap Terukur

Pakar perpajakan dan kebijakan fiskal, Yulianto Kiswocahyono, SE., SH., BKP, mengingatkan bahwa euforia pasar harus dibaca secara komprehensif, terutama melihat kondisi fundamental ekonomi AS yang belum sepenuhnya solid.

BACA JUGA :  Mendekatkan Buku Kepada Pembacanya

“Kenaikan indeks ini menunjukkan adanya optimisme, tetapi investor tidak boleh mengabaikan risiko. Indikator manufaktur melemah, sentimen konsumen turun, dan permintaan domestik belum sepenuhnya pulih,” ujar Yulianto.

Ia menekankan bahwa sektor teknologi memang menjadi motor utama pasar, namun bukan tanpa risiko.

“Valuasi sektor teknologi cukup agresif. Jika fundamental ekonomi tidak membaik, koreksi bisa kembali terjadi. Diversifikasi sangat penting dalam kondisi seperti ini,” tambahnya.

Sinyal Campuran dari Ekonomi AS

Beberapa indikator ekonomi mencerminkan dinamika yang tidak seragam:

  • Aktivitas manufaktur turun ke titik terendah dalam empat bulan.
  • Indeks sentimen konsumen melemah menjadi 51 poin.
  • Permintaan rumah tangga tetap tertekan harga yang masih tinggi.

Situasi ini membuat reli pasar berpotensi terbatas hingga ada kepastian lebih lanjut dari The Fed dan rilis data ekonomi berikutnya.

Kesimpulan

Pasar saham AS saat ini berada dalam fase optimisme yang hati-hati, dengan peluang penguatan yang didorong ekspektasi pemangkasan suku bunga. Namun sejumlah risiko ekonomi masih membayangi pergerakan indeks.

Yulianto menegaskan pentingnya pendekatan rasional dalam membaca momentum pasar.

“Investor harus menjaga disiplin dalam strategi. Jangan hanya mengejar tren, tetapi pahami juga risikonya. Dalam kondisi global yang sensitif seperti ini, keputusan The Fed akan menjadi penentu utama,” pungkasnya.

 

Penulis : Odie Priambodo

Editor : Andre Hariyanto

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

DPRD Pangkalpinang Beri Dukungan Penuh Kontingen Porprov VII, Targetkan Juara Umum dan Junjung Sportivitas
Ribuan Atlet Bersaing di Porprov VII Babel 2026, Ajang Pembinaan Prestasi dan Penggerak Ekonomi Daerah
Terkesan Tidak Percaya Pemerintah, Aktivis Sebut Tidak Lazim dan Mendesak Bank Jatim Cabang Kraksaan Segera Penuhi Janjinya 
Dibuka Ramlan Mangkialo, Didoakan Ustaz Hairrudin, Bakubae Idol 2026 Resmi Dilaksanakan
Andre Hariyanto Kantongi Sertifikat UKW Harian Kompas, Resmi Kompeten sebagai Wartawan Dewan Pers
Dongkrak Ekonomi Pedagang UMKM, Perumda Pasar Cita Kota Bitung Hadirkan Idol Cilik 2026
Diduga Terlibat PETI di Sungai Manau, Nama Anwar Pegawai RSUD Bangko Jadi Sorotan Publik!
Aparatur Desa Tagih Janji Bank Jatim Cabang Kraksaan, Pimpinan Sibuk Full Hingga 10 Hari Kerja Tidak Bisa Temui Media
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 11:21 WIB

DPRD Pangkalpinang Beri Dukungan Penuh Kontingen Porprov VII, Targetkan Juara Umum dan Junjung Sportivitas

Minggu, 8 November 2026 - 11:15 WIB

Ribuan Atlet Bersaing di Porprov VII Babel 2026, Ajang Pembinaan Prestasi dan Penggerak Ekonomi Daerah

Minggu, 8 November 2026 - 09:51 WIB

Terkesan Tidak Percaya Pemerintah, Aktivis Sebut Tidak Lazim dan Mendesak Bank Jatim Cabang Kraksaan Segera Penuhi Janjinya 

Sabtu, 7 November 2026 - 13:53 WIB

Dibuka Ramlan Mangkialo, Didoakan Ustaz Hairrudin, Bakubae Idol 2026 Resmi Dilaksanakan

Sabtu, 7 November 2026 - 10:45 WIB

Andre Hariyanto Kantongi Sertifikat UKW Harian Kompas, Resmi Kompeten sebagai Wartawan Dewan Pers

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp