Dari Dapur Lokal ke Pasar Ekspor, Peserta YES Scale Up Lampung Belajar dari Pengusaha Snack Pringsewu

Selasa, 11 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta program YES Scale Up lakukan kunjungan industri ke dua pelaku usaha sukses (Ajeng Dini Utami/SUARA UTAMA)

Peserta program YES Scale Up lakukan kunjungan industri ke dua pelaku usaha sukses (Ajeng Dini Utami/SUARA UTAMA)

SUARA UTAMA, Pringsewu — Dompet Dhuafa melalui Kampus Umar Usman bersama Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP) menyelenggarakan kegiatan Kunjungan Industri bagi peserta program Youth Entrepreneur Scholarship (YES) Scale Up Business ke dua pelaku usaha lokal di Kabupaten Pringsewu pada Minggu (02/11/2025).

Dua pelaku usaha lokal yang dimaksud adalah Robbani Snack milik Bambang Robbani dan Rafins Snack milik Ravie Cahya Ansor, yang juga merupakan alumni Kampus Umar Usman batch 5.

Kunjungan Industri Peserta YES Scale Up ke Pelaku Usaha Sukses

Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian dari program pendampingan bisnis selama enam bulan yang diikuti oleh para penerima manfaat YES Scale Up.

Melalui kunjungan ini, peserta diajak untuk melihat langsung tour lapangan alur proses produksi, strategi pemasaran, serta sistem manajemen usaha yang telah dijalankan oleh kedua pelaku UMKM sukses di bidang kuliner tersebut.

Pemilik Robbani Snack, Bambang Robbani, mengungkapkan bahwa semangat belajar dan pantang menyerah menjadi kunci dalam membangun usaha.

“Saya memulai usaha ini dari skala kecil, tapi dengan konsistensi dan inovasi, sedikit demi sedikit Robbani Snack bisa berkembang. Saya berharap peserta YES bisa melihat bahwa setiap bisnis besar berawal dari langkah kecil yang dijalani dengan tekun,” ujarnya.

Interaksi antara Pelaku Usaha dan Peserta YES Scale Up

Kegiatan ini juga membuka ruang interaksi langsung antara peserta dan pelaku usaha. Salah satu peserta, Rasyid, pelaku UMKM dengan produk Keripik Ikan Lele, mengaku mendapatkan banyak pengalaman berharga dari kunjungan tersebut dan berterima kasih kepada panitia.

Dalam kesempatan tanya jawab, Rasyid sempat menanyakan kepada Bambang Robbani mengenai legalitas produk kelanting Robbani Snack yang telah menembus pasar ekspor dengan tujuan Taiwan.

BACA JUGA :  Kopdar Gabungan Wartawan Indonesia Kalbar: Tegakkan Etika Pers

“Legalitas apa yang dimiliki Robbani Snack untuk bisa ekspor?” tanya Rasyid.

“Legalitas kami hanya PIRT dan halal. Kami bisa ekspor ke Taiwan, karena buyer yang mencari dan mengurus semua kebutuhan legalitas dan izin ekspor dari Indonesia ke Taiwan. Kami hanya menyiapkan produknya saja,” jelas Bambang Robbani.

Sementara itu, pemilik Rafins Snack, Ravie Cahya Ansor, menambahkan pentingnya memahami pasar dan menjaga kualitas produk.

“Bagi saya, menjaga rasa dan pelayanan adalah bentuk tanggung jawab kepada pelanggan. Kalau dua hal itu dijaga, InsyaAllah usaha akan terus dipercaya,” katanya.

Tanggapan Penyelenggara Terkait dengan Kunjungan Industri Peserta YES Scale Up

Ketua Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP), Muhammad Nurrudin, menyebutkan bahwa kolaborasi dengan Dompet Dhuafa melalui program YES Scale Up menjadi ruang pembelajaran yang aplikatif bagi wirausaha muda.

“Melihat langsung proses bisnis para pelaku UMKM memberi inspirasi nyata bagi peserta. Ini bukan sekadar teori, tapi pengalaman lapangan yang bisa memicu semangat berwirausaha yang tangguh,” jelasnya.

Perwakilan Dompet Dhuafa Lampung, Ajeng Dini Utami, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Dompet Dhuafa dalam mendorong kemandirian ekonomi muda.

“Program YES Scale Up kami rancang agar anak muda tidak hanya memiliki ide, tapi juga strategi dan jejaring yang kuat untuk mengembangkan usahanya. Kunjungan seperti ini menjadi jembatan antara teori dan praktik,” ungkapnya.

Melalui kunjungan industri ini, para peserta diharapkan dapat mengadaptasi pengalaman dan praktik baik dari Robbani Snack dan Rafins Snack, serta menerapkannya untuk memperkuat usaha yang sedang mereka jalankan.

Penulis : Ajeng Dini Utami

Editor : Nurana Prasari

Sumber Berita : Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Integritas dan Akuntabilitas BK DPRD Kab. Probolinggo Sedang di Uji Publik, Perihal Pemeriksaan Prank Ulang Tahun 
Baru Selesai Dibangun Sudah Banyak Keretakan Proyek Jalan Parit 13 Rt 07 Dusun Bahagia, Desa Tungkal 1 Pangkal Babu
Akui Kecorobohan Proses Pelatihan Pra Seleksi Magang IM Japan, Aris Wais Warisman Sampaikan Permohonan Maaf
Pemerintah Kecamatan Banyuanyar Ambil Sikap, Warga Pertanyakan Sanksi dan Permohonan maaf Secara Terbuka
AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026
Tips Menyambut Ramadhan 1447 H: Bulan Penuh Rahmat, Ampunan, dan Keberkahan
Terindikasi Mengambil Alih Kewenangan Administratif Desa, Oknum Pengacara Negara Kab. Probolinggo Jadi Sorotan
Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 10:14

Integritas dan Akuntabilitas BK DPRD Kab. Probolinggo Sedang di Uji Publik, Perihal Pemeriksaan Prank Ulang Tahun 

Jumat, 6 Februari 2026 - 23:22

Baru Selesai Dibangun Sudah Banyak Keretakan Proyek Jalan Parit 13 Rt 07 Dusun Bahagia, Desa Tungkal 1 Pangkal Babu

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:40

Akui Kecorobohan Proses Pelatihan Pra Seleksi Magang IM Japan, Aris Wais Warisman Sampaikan Permohonan Maaf

Jumat, 6 Februari 2026 - 21:04

Pemerintah Kecamatan Banyuanyar Ambil Sikap, Warga Pertanyakan Sanksi dan Permohonan maaf Secara Terbuka

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:15

AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:13

Terindikasi Mengambil Alih Kewenangan Administratif Desa, Oknum Pengacara Negara Kab. Probolinggo Jadi Sorotan

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:06

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:41

Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial

Berita Terbaru