Naspi Arsyad Ajak Kader Hidayatullah Hidupkan Warisan Perjuangan Para Perintis

- Publisher

Jumat, 24 Oktober 2025 - 10:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Pidato Perdana KH Naspi Arsyad Ketua Umum DPP Hidayatullah 2025-2030 (Yacong B. Halike/SUARA UTAMA)

FOTO: Pidato Perdana KH Naspi Arsyad Ketua Umum DPP Hidayatullah 2025-2030 (Yacong B. Halike/SUARA UTAMA)

SUARA UTAMA, Jakarta – Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah, KH Naspi Arsyad, menyampaikan pesan mendalam dalam pidato perdananya usai diamanahkan sebagai nahkoda baru periode 2025–2030.

Di hadapan peserta Musyawarah Nasional (Munas) ke-6 Hidayatullah di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Rabu (22/10/2025), KH Naspi mengingatkan pentingnya meneladani semangat para perintis dan melanjutkan misi dakwah dengan menghadirkan kenikmatan berislam di tengah umat.

“Kita mungkin tidak lagi bersama para pendiri, tetapi kita masih bersama para perintis. Mereka inilah saksi hidup sejarah awal Hidayatullah, dan kita wajib terus mendoakan serta melanjutkan perjuangan mereka,” ujar KH Naspi dalam sambutannya, Kamis (23/10/2025) dan rilis diterima dapur redaksi Suara Utama, Jum’at 24 Oktober 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan tersebut, alumnus Universitas Islam Madinah ini memperkenalkan beberapa santri awal Hidayatullah yang hadir di arena Munas, di antaranya Ust. H. Sarbini Nasir, Ust. H. Manandring Abdul Ghani, Ust. H. Amin Mahmud, dan Ustadz Yusuf Suraji.

BACA JUGA :  Yuk Ikutan, Persatuan Kelana Alam Indonesia Gelar Hiking Gunung Lorokan serta Open Trip Pantai 3 in 1 Malang

KH Naspi menegaskan, semangat perjuangan Hidayatullah tidak dapat dilepaskan dari karya besar para perintis dan pendiri yang telah mengabdikan hidup mereka untuk dakwah dan pendidikan umat.

“Hidayatullah yang kita pijak hari ini tidak lepas dari tangan-tangan para perintis itu. Maka jangan biarkan lisan kita kering dari doa untuk mereka,” ungkapnya.

Naspi kemudian mengisahkan pesan yang kerap disampaikan pendiri Hidayatullah, KH Abdullah Said, kepada para santri awal yang kala itu diberi amanah merintis cabang di berbagai daerah. Ketika mereka mengaku belum menguasai bahasa Arab atau kitab kuning, KH Abdullah Said memberikan nasihat yang menjadi tonggak dasar dakwah Hidayatullah hingga kini.

“Apakah kalian shalat berjamaah? Apakah kalian tahajud? Apakah kalian membaca Al-Qur’an? Kalau kalian menikmatinya, maka sampaikan itu saja. Karena umat belum menikmati shalat berjamaahnya, belum menikmati tahajudnya, belum menikmati membaca Qurannya. Sampaikan itu saja,” ujar Naspi mengisahkan ulang pesan pendiri Hidayatullah tersebut.

BACA JUGA :  Fajar Ahmad Wahyuddin Diberhentikan, Media Suara Utama Terbitkan Stop Press Resmi

Pesan itu, kata KH Naspi, menjadi ruh dakwah Hidayatullah: mengantarkan umat Islam untuk menikmati ajaran agamanya sendiri dengan penuh kesadaran dan kebahagiaan. Ia menekankan bahwa dakwah bukan hanya mengajarkan, tetapi juga menghidupkan rasa nikmat dan bangga dalam berislam.

KH Naspi menjelaskan bahwa secara eksternal, tugas besar Hidayatullah adalah mengajak umat untuk mengetahui, meyakini, dan menikmati ajaran Islam dengan rasa syukur. Menurutnya, dakwah tidak boleh berhenti pada tataran seruan moral, melainkan harus menghadirkan pengalaman spiritual yang menggembirakan bagi umat.

“Jangan sampai dakwah kita gagal menghadirkan kenikmatan itu. Karena menikmati Islam adalah bagian dari jalan menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Sementara secara internal, DPP Hidayatullah memikul tanggung jawab besar untuk memastikan seluruh kader, guru, dan para ustadz tetap istiqamah, tersenyum, dan bersemangat dalam melanjutkan perjuangan dakwah dan pendidikan.

“Kami punya tanggung jawab menjaga senyuman para ustaz kita, guru-guru kita, agar mereka bahagia menyaksikan karya besarnya diteruskan oleh generasi muda,” tambah KH Naspi.

BACA JUGA :  Fakta Sidang Kasus 997 Ekstasi Samarinda: Advokat Krissandi & Partners Buktikan Kliennya Hanya Sopir Carteran Tanpa 'Mens Rea'

Dalam penutup sambutannya, KH Naspi Naspi menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Presiden Indonesia ke-10 dan ke-12 Dr. HM. Jusuf Kalla yang disebutnya sebagai sahabat Hidayatullah dan figur yang selalu hadir memberikan dukungan moral bagi gerakan dakwah dan pendidikan Islam. “Kehadiran beliau seperti jamak takhir, datang kemudian tapi langsung menyatu,” ujarnya disambut tawa dan tepuk tangan peserta.

KH Naspi juga menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Rais Am Hidayatullah, Majelis Syura, Dewan Pertimbangan, Dewan Muzakarah, dan Dewan Murabbi Pusat kepada kepengurusan baru DPP Hidayatullah. Ia menutup pidatonya dengan doa agar kepemimpinan periode 2025–2030 diberi kekuatan dan keberkahan dalam menjalankan amanah besar organisasi.

 

“Mudah-mudahan Allah memberi ma’unah dan perlindungan kepada kami dalam menunaikan amanah ini,” tutup KH Naspi.

Penulis : Yacong B. Halike

Editor : Andre Hariyanto

Sumber Berita: Redaksi Suara Utama

Berita Terkait

Pamit di Podium Kemerdekaan ​Momen Perpisahan dan Tugas Terakhir
Sertijab Camat Gunung Bintang Awai: Apresiasi ASN untuk Armadi, Sambut Indra Yudi
Dana Pensiun Indonesia: Dari Paham Menjadi Punya
Kecamatan Renah Pamenang Peringati HUT RI ke-81, Semangat Nasionalisme dan Kebersamaan Menggema
Oknum Kades Wahidin Diduga Terlibat Aktivitas PETI di Renah Pembarap, Aparat Penegak Hukum Diminta Bertindak
57 Warga Binaan Rutan Majene Terima Remisi HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Lapas Bangko Gelar Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Teguhkan Komitmen Pengabdian dan Pembinaan Warga Binaan
Korban PRONA dan PTSL Belum Merdeka Secara Utuh, Oknum Kepala ATR/BPN Kabupaten Probolinggo Diduga  Bersembunyi di Bawah Ketiak
Berita ini 245 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:14 WIB

Pamit di Podium Kemerdekaan ​Momen Perpisahan dan Tugas Terakhir

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:20 WIB

Sertijab Camat Gunung Bintang Awai: Apresiasi ASN untuk Armadi, Sambut Indra Yudi

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:15 WIB

Dana Pensiun Indonesia: Dari Paham Menjadi Punya

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Kecamatan Renah Pamenang Peringati HUT RI ke-81, Semangat Nasionalisme dan Kebersamaan Menggema

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:56 WIB

Oknum Kades Wahidin Diduga Terlibat Aktivitas PETI di Renah Pembarap, Aparat Penegak Hukum Diminta Bertindak

Berita Terbaru

Berita Utama

Pamit di Podium Kemerdekaan ​Momen Perpisahan dan Tugas Terakhir

Senin, 17 Agu 2026 - 20:14 WIB

Keterangan Gambar : Kompasiana.com

Nasional

Dana Pensiun Indonesia: Dari Paham Menjadi Punya

Senin, 17 Agu 2026 - 19:15 WIB

mancingjitu slot thailand slot thailand https://www.marcopolodijon.com/