Surat Edaran Bupati Tak Berlaku, PETI Milik ‘Put Cs’ di Lubuk Beringin Jalan Tanpa Hambatan

- Publisher

Rabu, 24 September 2025 - 07:08 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, Merangin – Instruksi tegas Bupati Merangin untuk memberantas aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) seolah hanya jadi angin lalu. Faktanya, di Desa Lubuk Beringin, Kecamatan Muara Siau, aktivitas PETI justru semakin menggila. Sungai Langgam yang dulunya menjadi sumber kehidupan warga kini porak-poranda, dihantam rakusnya mesin ekskavator yang terus menggerus bumi tanpa ampun.

Berdasarkan investigasi media ini di lapangan, aktivitas PETI tersebut diduga kuat milik salah seorang warga setempat bernama Put. Seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyebutkan, “Yang main PETI itu Put, anak Sahrul tukang perabot Muara siau. Alat beratnya kongsi dengan Habibi. Kalau tanahnya mirip Pak Rusli, orang desa Lubuk Beringin. Sedangkan yang kerja di situ salah satunya Guruh, adik Pak Kades,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Di Tengah Gencarnya Penertiban PETI, Excavator Sany Diduga Milik Ijal Beroperasi di Pulau Baru

Warga lain bahkan menegaskan, aktivitas ilegal ini dilakukan secara terang-terangan seakan-akan kebal hukum. “Bukankah sekarang Pemkab Merangin sedang gencar-gencarnya memberantas PETI? Bupati sudah jelas keluarkan surat edaran melarang keras. Tapi lihatlah Sungai Langgam ini, rusak parah,” keluhnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kerusakan lingkungan akibat PETI di lokasi ini memang mengerikan. Air sungai berubah keruh pekat, ekosistem perairan hancur, dan tanah di bantaran sungai terkoyak. Dampak jangka panjangnya bukan hanya merusak alam, tetapi juga mengancam kehidupan masyarakat yang bergantung pada sungai tersebut.

BACA JUGA :  Kasus Dugaan Pengeroyokan Jurnalis, Kapolres Merangin Komitmen Proses Hukum Kades Renah Alai

Sebelumnya, Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah menegaskan bahwa pihaknya terus mensosialisasikan larangan aktivitas PETI. Ia juga meminta masyarakat untuk tidak takut melapor jika mengetahui adanya praktik PETI di lingkungannya. “Tidak usah takut. Kami pasti tindaklanjuti laporan masyarakat. PETI itu melanggar hukum dan akan kami sikat,” tegas Kapolres.

Namun kenyataannya, aktivitas PETI di Sungai Langgam tetap berjalan mulus. Bahkan menurut informasi, ada “orang kuat” di belakang para pelaku, sehingga membuat aktivitas haram ini seperti kebal hukum.

BACA JUGA :  Kasus Dugaan Provokasi Demo Desa Sungai Kapas, Ahmad Fahmi Soroti Dua Tersangka yang Belum Ditahan

Warga kini mendesak aparat penegak hukum, baik Polres Merangin maupun Polda Jambi, untuk segera turun tangan menindak tegas aktivitas ilegal ini. Pasalnya, jika dibiarkan, kerusakan yang ditimbulkan akan semakin parah dan tak bisa diperbaiki.

“Ini bukan hanya merusak alam, tapi juga menantang hukum negara. Kalau aparat diam saja, jangan salahkan rakyat kalau menilai hukum tajam ke bawah tapi tumpul ke atas,” sindir salah seorang warga dengan nada geram.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Usai Ambuon Ardiansyah Ditangkap, Korban Modus Lelang Kendaraan Kembali Bermunculan
Tiga Tersangka Kasus Sungai Kapas Ditahan, Ahmad Fahmi Dorong Pengembangan Perkara
Keributan di Tempat Hiburan Libatkan LC, Dua Pria Saling Lapor ke Polres Merangin
Dua Tersangka Pencurian dengan Pemberatan Dilimpahkan Polsek Pamenang ke Kejari Merangin
Diduga Tipu Korban dengan Modus Lelang Kendaraan Dinas, PNS di Merangin Dicokok Polisi
Dari Pulau Rayo Melenggang ke Rumah: Jejak Dua Excavator Bobby dan Loho Dipertanyakan
Kasus Dugaan Provokasi Demo Desa Sungai Kapas, Ahmad Fahmi Soroti Dua Tersangka yang Belum Ditahan
PETI Diduga Milik Toni Beroperasi Siang Malam di Langling, Warga Keluhkan Gangguan Ketenangan
Berita ini 317 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 20:05 WIB

Usai Ambuon Ardiansyah Ditangkap, Korban Modus Lelang Kendaraan Kembali Bermunculan

Minggu, 20 September 2026 - 19:47 WIB

Tiga Tersangka Kasus Sungai Kapas Ditahan, Ahmad Fahmi Dorong Pengembangan Perkara

Jumat, 18 September 2026 - 16:23 WIB

Keributan di Tempat Hiburan Libatkan LC, Dua Pria Saling Lapor ke Polres Merangin

Jumat, 18 September 2026 - 10:43 WIB

Dua Tersangka Pencurian dengan Pemberatan Dilimpahkan Polsek Pamenang ke Kejari Merangin

Kamis, 17 September 2026 - 08:17 WIB

Diduga Tipu Korban dengan Modus Lelang Kendaraan Dinas, PNS di Merangin Dicokok Polisi

Berita Terbaru

FOTO: Penulis Mendekatkan Buku kepada Pembacanya

Berita Utama

Mendekatkan Buku Kepada Pembacanya

Selasa, 22 Sep 2026 - 20:25 WIB

https://mancingjitu.com/