Sebanyak 78 Ijazah MAN 2 Merangin Belum Keluar, Ombudsman: Laporkan!

- Publisher

Jumat, 19 September 2025 - 07:31 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

SUARA UTAMA,Merangin – Polemik hilangnya 78 ijazah siswa MAN 2 Merangin, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin, Jambi, terus menuai keresahan. Hingga kini, para alumni tahun ajaran 2024/2025 belum juga menerima dokumen penting tersebut. Padahal, ijazah sangat dibutuhkan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, mendaftar TNI/Polri, hingga syarat melamar pekerjaan.

Kekecewaan orang tua murid semakin memuncak karena pihak sekolah terkesan bungkam. Saat dikonfirmasi media ini, Kepala MAN 2 Merangin, Fahru, S.Ag, tidak merespons pesan yang dikirim melalui WhatsApp. Diamnya pihak sekolah semakin mempertebal dugaan adanya salah kelola dan penutupan informasi terkait keterlambatan distribusi ijazah tersebut.

BACA JUGA :  Perkuat Kapasitas Epidemiolog, Indonesia Ikuti Training of Trainers FETP di Bangkok Thailand

Tidak hanya itu, konfirmasi yang dialamatkan ke Kepala Kemenag Merangin, Kusaini, juga tak membuahkan hasil. Ia hanya melemparkan jawaban singkat bahwa dirinya sedang berada di luar daerah dan menyarankan agar media ini menghubungi Kasi Penmad, Ramli.

Sementara itu, Ombudsman RI Perwakilan Jambi angkat bicara terkait kisruh ini. Melalui pernyataan resminya, Ombudsman menegaskan bahwa sekolah wajib memberikan ijazah tanpa alasan yang bertele-tele.

“Kewajiban sekolah itu memberikan ijazah. Kalau ada persoalan terkait pemberian ijazah, sekolah wajib menjelaskan kepada siswanya. Kalau tidak ada penjelasan yang terang benderang, silakan laporkan ke Ombudsman. Kami yang akan memeriksa,” tegas Saiful Roswandi, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Jambi.

BACA JUGA :  Pemkab Dogiyai Serahkan 16 Calon Mahasiswa untuk Kuliah di UNPAR Bandung

Hingga berita ini diturunkan, 78 alumni MAN 2 Merangin masih belum menerima haknya. Polemik ini pun dipandang sebagai bentuk kelalaian serius pihak sekolah yang bisa berimplikasi hukum bila tidak segera ditindaklanjuti.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Pemkab Dogiyai Serahkan 16 Calon Mahasiswa untuk Kuliah di UNPAR Bandung
Bupati Yudas Tebai Tegaskan Beasiswa Dogiyai Harus Berkelanjutan
Kabut Asap Pekat Selimuti Padang Pariaman, Masyarakat Diimbau Waspadai Gangguan Pernapasan
Bupati Dogiyai Kukuhkan Pokja Bunda PAUD 2026
Kepsek Ancelina: HUT ke-63 Jadi Momentum Kemajuan Pendidikan SMP YPPK Fransiskus Moanemani
Siswa SDN 66 Jelatang I Diduga Dikeroyok Enam Teman di Dalam Kelas, Orang Tua Tempuh Jalur Hukum
Perkuat Kapasitas Epidemiolog, Indonesia Ikuti Training of Trainers FETP di Bangkok Thailand
Dedikasi Membuahkan Hasil: Delegasi SMA Ar Rohmah Guncang Panggung Asean Olympiad 2026 dengan Sederet Kemenangan
Berita ini 127 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Pemkab Dogiyai Serahkan 16 Calon Mahasiswa untuk Kuliah di UNPAR Bandung

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:26 WIB

Bupati Yudas Tebai Tegaskan Beasiswa Dogiyai Harus Berkelanjutan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Kabut Asap Pekat Selimuti Padang Pariaman, Masyarakat Diimbau Waspadai Gangguan Pernapasan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:35 WIB

Bupati Dogiyai Kukuhkan Pokja Bunda PAUD 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:58 WIB

Kepsek Ancelina: HUT ke-63 Jadi Momentum Kemajuan Pendidikan SMP YPPK Fransiskus Moanemani

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp