Cekcok Berujung Maut, Azwir Warga Desa Rantau Limau Manis Tewas di Tikam Jamal

- Publisher

Senin, 15 September 2025 - 06:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA,Merangin – Warga Desa Rantau Limau Manis, Kecamatan Tabir Ilir, Kabupaten Merangin, digemparkan dengan peristiwa berdarah yang terjadi pada Minggu sore (14/9/2025). Seorang pria paruh baya bernama Azwir ditemukan tewas setelah mengalami luka tusukan di bagian perut.

Informasi yang dihimpun di lapangan, kejadian mengenaskan itu diduga bermula dari cekcok antara korban dengan seorang pria bernama Jamal, yang tak lain merupakan warga setempat. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.00 WIB, tidak jauh dari pemukiman warga.

BACA JUGA :  Antisipasi Tawuran, Polres Gowa Perkuat Patroli Malam di Titik Rawan

“Yang meninggal itu Azwir, orang Limau Manis. Pembunuhnya Jamal, orang sini juga. Tapi pelaku sudah ditangkap polisi,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Usai kejadian, warga sekitar langsung heboh dan berusaha memberikan pertolongan. Namun nyawa korban tidak tertolong akibat luka tikaman yang cukup parah di bagian perutnya. Sementara itu, pelaku berhasil diamankan aparat Polsek Tabir tak lama setelah kejadian.

BACA JUGA :  Advokat Kaltim Temukan Puluhan Klausul Bermasalah dalam Perjanjian Kerja Perusahaan Transportasi

Kabar pembunuhan ini membuat suasana desa mencekam. Sejumlah warga masih tidak menyangka cekcok yang awalnya dianggap biasa bisa berujung maut. “Kami tidak sangka bisa sampai begini,” ungkap warga lainnya dengan nada prihatin.

BACA JUGA :  Hukum yang Mandiri Menuju Ekonomi yang Berdikari

Saat ini, jenazah korban telah dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan dan dimakamkan oleh pihak keluarga. Sementara pelaku masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

Hingga berita ini diterbitkan, media ini belum mendapatkan keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait motif di balik pembunuhan tersebut.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Ketika Hukum Kehilangan “RUH”
Keluhan Warga Soal Dugaan Antrean Solar di Barru
Tim Investigasi HAM Soroti Penanganan Kasus Kembru Berdarah oleh Komnas HAM
Pemerintah Desa Bontolempangan Dorong Solusi Komprehensif Atasi Dampak Tambang
Aktivitas Tambang Diduga Tak Berizin di Karst Bontolempangan Terus Berjalan
Kepolisian Resor (Polres) Berau bersama tim gabungan lintas instansi, Sidak terkait dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.
LSM GARDA 08 Desak Pemkot Makassar Tak Tebang Pilih: Dugaan Peternakan Babi Ilegal di Panaikang Jadi Sorotan, Warga Tuntut Ketegasan
Dugaan Mafia Solar di SPBU Hertasning Jadi Sorotan Warga
Berita ini 3,071 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:23 WIB

Ketika Hukum Kehilangan “RUH”

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:48 WIB

Keluhan Warga Soal Dugaan Antrean Solar di Barru

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:21 WIB

Tim Investigasi HAM Soroti Penanganan Kasus Kembru Berdarah oleh Komnas HAM

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:51 WIB

Pemerintah Desa Bontolempangan Dorong Solusi Komprehensif Atasi Dampak Tambang

Selasa, 23 Juni 2026 - 06:57 WIB

Aktivitas Tambang Diduga Tak Berizin di Karst Bontolempangan Terus Berjalan

Berita Terbaru

Berita Utama

Pemberitahuan STOP PRESS Media Suara Utama Fajar Ahmad Wahyuddin

Jumat, 26 Jun 2026 - 21:40 WIB

(Ilustrasi)

Hukum

Ketika Hukum Kehilangan “RUH”

Jumat, 26 Jun 2026 - 14:23 WIB

Hukum

Keluhan Warga Soal Dugaan Antrean Solar di Barru

Kamis, 25 Jun 2026 - 21:48 WIB