Pemkab Nagekeo Tahan Dokumen Aset, Pembangunan SMP Satap 1 Mauponggo Terhenti

- Publisher

Minggu, 24 Agustus 2025 - 11:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto:Yosua Aurelius Mona Anggota DPRD Kabupaten Nagekeo (sumber foto Venuz Je)

SUARA UTAMA, Mauponggo.Pembangunan gedung SMP Negeri Satap 1 Mauponggo, Kabupaten Nagekeo, terhenti total. Bukan karena dana, melainkan gara-gara dokumen penghapusan aset yang sudah sebulan lebih ‘tersandera’ di meja Pemerintah Kabupaten Nagekeo.

Padahal, dokumen itu menjadi syarat utama dimulainya pembangunan fasilitas pendidikan. Akibatnya, ratusan siswa harus menunggu tanpa kepastian, sementara proses belajar-mengajar terus berlangsung dengan keterbatasan sarana.

BACA JUGA :  LSM HAM Merangin Soroti PETI Milik Ngadri di Sungai Kapas, Desak Polisi Turun ke Lapangan

Yang lebih ironis, dana pembangunan sekolah sebenarnya sudah masuk ke rekening pihak sekolah. Namun, proyek tak bisa berjalan karena dokumen penghapusan aset belum dikembalikan oleh Pemkab Nagekeo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anggota DPRD Nagekeo, Yosua Aurelius Mona dari Partai PAN, mengecam keras sikap pemerintah daerah yang dianggap menghalangi proses pembangunan.

BACA JUGA :  15 Peserta MagangHub Mulai Jalani Pemagangan di Bapelkum Bitung

“Dokumen penghapusan aset sudah saya pastikan masuk ke meja bupati. Saya sendiri sudah bertemu langsung dengan bupati, tapi sampai sekarang tidak ada tindak lanjut. Saya sangat kesal, pemerintah terkesan sengaja menghalangi,” tegas Aurelius saat dihubungi via telepon.

BACA JUGA :  Menyulam Kembali Passemandarang, Kerajaan Balanipa Teguhkan Komitmen Merawat Warisan Leluhur Mandar

Menurutnya, sikap pemerintah ini bukan hanya merugikan sekolah, tetapi juga mencederai komitmen untuk meningkatkan mutu pendidikan di daerah.
Hingga berita ini diturunkan, Pemkab Nagekeo belum memberikan keterangan resmi terkait alasan tertahannya dokumen tersebut.

Penulis : Severinus je

Sumber Berita: Suara utama

Berita Terkait

Kebakaran Gunung Kawi-Butak hingga Arjuno, Yayasan Suara Utama Indonesia Serukan Kepedulian
PETI Gunakan Ekskavator Milik Cuncun di Pematang Kandis, Beranikah Aparat Bertindak ?
Rapuh Seperti Kue Sagon, Paving Block Anggaran Pokir Dikeluhkan Anggota DPRD Pandeglang
Jenazah Misterius Ditemukan di Pulau Enggano, Tim SAR dan Polisi Lakukan Pencocokan DNA Dengan Delapan Keluarga Korban Hilang Saat Peliputan Eerupsi Gunung Anak Krakatau
Lantik Ketua LPM Baru, Lurah Girian Weru Dua Harapkan Sinergi Kuat
Lapas Bangko Gelar Hening Cipta untuk Mengenang ASN Jayawijaya yang Gugur dalam Tugas
Sisir Rakata, Sertung, hingga Pulau Panjang, Tim Gabungan Belum Temukan 8 Orang yang Hilang
5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liputan Gunung Anak Krakatau, Founder YSUI Ajak Insan Pers Panjatkan Doa
Berita ini 390 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 23:47 WIB

Kebakaran Gunung Kawi-Butak hingga Arjuno, Yayasan Suara Utama Indonesia Serukan Kepedulian

Selasa, 15 September 2026 - 20:34 WIB

PETI Gunakan Ekskavator Milik Cuncun di Pematang Kandis, Beranikah Aparat Bertindak ?

Senin, 14 September 2026 - 19:15 WIB

Jenazah Misterius Ditemukan di Pulau Enggano, Tim SAR dan Polisi Lakukan Pencocokan DNA Dengan Delapan Keluarga Korban Hilang Saat Peliputan Eerupsi Gunung Anak Krakatau

Senin, 14 September 2026 - 18:55 WIB

Lantik Ketua LPM Baru, Lurah Girian Weru Dua Harapkan Sinergi Kuat

Senin, 14 September 2026 - 10:39 WIB

Lapas Bangko Gelar Hening Cipta untuk Mengenang ASN Jayawijaya yang Gugur dalam Tugas

Berita Terbaru

https://mancingjitu.com/