“APIMSA dan GHC Tandatangani Kerjasama untuk Peningkatan Sertifikasi Halal di Gedung Nusantara V MPR/DPR RI”

- Publisher

Senin, 24 Maret 2025 - 15:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, Jakarta Dalam upaya meningkatkan kualitas dan daya saing produk Indonesia di pasar global, GHC (Global Halal Centre) dan APIMSA (Asosiasi Pengusaha Mikro menengah Nusantara) telah menandatangani Perjanjian Kerjasama (PKS) di Gedung Nusantara V MPR DPR RI pada Minggu 23/03/2025.

Ketua APIMSA, Ibu Neng Eem Marhamah, yang juga merupakan Anggota Komisi IX MPR DPR RI, menyambut baik kerjasama ini dan berharap program sertifikasi UMKM dapat sukses. “Kerjasama ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas produk Indonesia dan mempersiapkan pelaku usaha kecil menengah untuk memasuki pasar global,” kata Ibu Neng.

BACA JUGA :  Ahmad Fahmi Soroti PKS "Nakal" di Merangin, Desak Pemkab Bertindak Tegas Perjuangkan Harga TBS Sawit

Direktur Utama GHC, Gusper Nandes, berjanji akan melaksanakan sertifikasi secara jujur, transparan, profesional, dan tuntas. “Kerjasama ini bertujuan untuk mensukseskan program BPJPH menerapkan SJPH dengan benar, sehingga produk-produk Indonesia dapat berdaya saing tinggi di pasar global,” kata Gusper.

Kerjasama ini juga bertujuan untuk mempersiapkan pelaku usaha kosmetik, obat-obatan, dan UMKM barang gunaan untuk memenuhi standar halal yang akan berlaku pada tahun 2026.

Acara penandatanganan PKS ini juga dihadiri oleh Komisaris Utama GHC (Global Halal Centre), Ibu Kartina Djahamad. GHC sendiri adalah para konsultan halal Proposional yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Dengan kerjasama ini, diharapkan produk-produk Indonesia dapat meningkatkan kualitas dan daya saing di pasar global, serta memenuhi standar halal yang diwajibkan.

BACA JUGA :  SUARA UTAMA Buka Rekrutmen Redaksi Nasional dan Internasional, Siapkan Jurnalis Profesional Berintegritas

“Kerjasama ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kemampuan UMKM Indonesia dalam memenuhi standar halal global,” kata Ibu Neng.

Gusper Nandes menambahkan bahwa GHC akan memberikan dukungan teknis dan pelatihan kepada pelaku usaha UMKM untuk mempersiapkan mereka dalam memenuhi standar halal.

Dengan demikian, diharapkan produk-produk Indonesia dapat meningkatkan kualitas dan daya saing di pasar global, serta memenuhi standar halal yang diwajibkan.

Berita Terkait

BEMNUS Sulawesi Barat Soroti Rencana Pengangkatan Kembali Nakes PPPK di Mamuju : “Jangan Jadikan Tenaga Kesehatan Korban Kebijakan Anggaran
Bapelkum Bitung Dorong Pelayanan Hukum Makin Dekat dengan Masyarakat
Jam Pelayanan Masih Berlangsung, BEMNUS Sulbar Soroti Kosongnya Loket Layanan Disdikpora Majene
Semangat Pengayoman Menggelora, Bapelkum Bitung Meriahkan Fun Walk Sambut HUT RI ke-81
Semarak HUT RI ke-81, Lapas Kelas IIB Bangko Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk Warga Binaan, Keluarga dan Masyarakat
Bapelkum Bitung Tebar Kepedulian, Bagikan Sembako untuk Security dan TAD Sambut HUT RI ke-81
Bapelkum Bitung dan BNNK Perkuat Sinergi Sambut HUT RI ke-81
Diduga Minim Pelayanan Saat Jam Kerja, Warga Kampung Baruh Desak Evaluasi Kinerja Lurah dan Pegawai
Berita ini 298 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:24 WIB

BEMNUS Sulawesi Barat Soroti Rencana Pengangkatan Kembali Nakes PPPK di Mamuju : “Jangan Jadikan Tenaga Kesehatan Korban Kebijakan Anggaran

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:19 WIB

Bapelkum Bitung Dorong Pelayanan Hukum Makin Dekat dengan Masyarakat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 00:07 WIB

Jam Pelayanan Masih Berlangsung, BEMNUS Sulbar Soroti Kosongnya Loket Layanan Disdikpora Majene

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:47 WIB

Semangat Pengayoman Menggelora, Bapelkum Bitung Meriahkan Fun Walk Sambut HUT RI ke-81

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:39 WIB

Semarak HUT RI ke-81, Lapas Kelas IIB Bangko Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk Warga Binaan, Keluarga dan Masyarakat

Berita Terbaru

mancingjitu slot thailand slot thailand