Menguatkan Peran Guru dalam Pendidikan: Refleksi Hari Guru Nasional 2024

- Publisher

Rabu, 27 November 2024 - 18:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Farhan Alkatiri, diektur Eksekutif Lembaga Pendidikan Mahasiswa Islam Cabang Yogyakarta - Direktur Eksekutif Lembaga Pendidikan Mahasiswa Islam Cabang Yogyakarta

Farhan Alkatiri

Oleh : Farhan Alkatiri* 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

SUARA UTAMA, Setiap tanggal 25 November, Indonesia memperingati Hari Guru Nasional sebagai wujud penghormatan atas dedikasi guru dalam mencerdaskan bangsa. Tahun 2024, pemerintah mengusung tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat”, menyoroti peran strategis guru dalam memperkuat kualitas pendidikan untuk masa depan bangsa.

Hari Guru berakar pada pembentukan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) tahun 1945, yang mencerminkan perjuangan guru sebagai pilar utama pendidikan nasional. Guru tak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga membangun karakter generasi muda yang bermoral dan berdaya saing.

BACA JUGA :  Dugaan Yang Sama Mencuat ke Publik, BPN No comment Atas Klarifikasi Media Perihal Sertifikat PRONA dan PTSL Desa Gading Kulon 

Namun, tantangan besar masih dihadapi, seperti kesejahteraan guru yang belum merata, beban administrasi yang tinggi, hingga isu perlindungan hukum. Banyak guru honorer yang belum mendapatkan perhatian layak, memengaruhi motivasi mereka dalam mendidik. Selain itu, kekerasan terhadap guru menjadi isu mendesak yang perlu segera diatasi.

BACA JUGA :  Suara Masyarakat Jadi Prioritas, Bapelkum Bitung Ikut Forum Nasional "Pasti Ada Solusi"

Melalui tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat,” pemerintah mendorong sinergi seluruh elemen masyarakat untuk mendukung guru dengan meningkatkan kesejahteraan, menyediakan pelatihan, dan menciptakan lingkungan kerja yang aman. Dukungan ini diharapkan melahirkan generasi muda yang unggul dan mampu menghadapi tantangan global.

BACA JUGA :  MOU Bukan Sekadar Formalitas — Advokat Samarinda Ingatkan Risiko Hukum yang Sering Diabaikan

Hari Guru bukan sekadar seremonial, tetapi momentum refleksi bersama untuk memperbaiki ekosistem pendidikan. Mari apresiasi jasa para pahlawan tanpa tanda jasa ini dengan langkah nyata demi pendidikan Indonesia yang lebih baik.

* Direktur Eksekutif Lembaga Pendidikan Mahasiswa Islam Cabang Yogyakarta 

Penulis : Farhan Alkatiri

Editor : Redaksi Suara Utama

Berita Terkait

Perjuangan Siswa KIP Berprestasi Arya
Koperasi Desa: Kesejahteraan atau Kontrol Negara?
Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab
Smart TBN Hadir di Desa Wisata Kampung Raja Prailiu, Waingapu!  
Sengketa Tambang Barsel: Janji “Hibah” Alat Berat Berujung Penolakan di RDP
BEM STIKES Bina Bangsa Majene Bawa Aspirasi Sulawesi Barat di Pratemu Nasional XV BEM Nusantara 2026
Nitezen Ungkap Dugaan Pungli dan Mafia Tanah, Krisis Kepercayaan Terhadap ATR/BPN kabupaten Probolinggo Nampak Jelas
Warga Sapikerep Menunggu Keajaiban Keadilan, Dugaan Penganiayaan Tersangka Pelaku WNA Belum Ada Kepastian Hukum
Berita ini 164 kali dibaca
mancingjitu slot thailand slot thailand