Sesaat Indah

- Publisher

Jumat, 30 Agustus 2024 - 00:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penyair

Jhon Minggus Keiya

Singaraja, 25 Agustus 2024

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dikala sabbath, daku merenung seorang

Sang fajar tersenyum menawan bebalik gunung yang menjulang

Pancaran sinarnya nyaris menggugah remang

Aku sapa sinar pagi “Rahajeng semeng”

 

Sayang… Tak ada sautan dari si Jegeg

Hanya suara hembusan angin dan desiran ombak menghiburku

BACA JUGA :  Tarif Merek UMKM Tak Naik, Pencatatan Hak Cipta Lagu Gratis Mulai Agustus 2026

Aku lepas seutas kata dihelai kertas

dinding “Inikah rasanya perjuangan sedetik dan menjauh”

 

Kini aku paham, betapa fajar mengajarkanku arti kehidupan ini

Laut Selatan menawarkan sejuta insani

“Kasihilah aku, rawatlah aku kita akan bersama-sama hidup”

Mengertipun tidak cukup menafsirkan naluri ini

 

Aku seorang pujangga

Tidaklah Sia-sia daku mengembara

Ku daki gunung, ku jejaki lembah, ku sebrangi lautan hingga ke samudera

BACA JUGA :  DJKI Dorong Komersialisasi Paten Lewat Indonesia Patent Awards 2026

 

Dusta…

Dikau berdusta

Kau menghilang dari utara ke selatan selamanya

 

Aku bahagia hanya sesaat memandang elok tubuhmu

Wahai mustikaku

Tak kupungkiri harapan dalam rasa tak memiliki yang ditamu

Bila penantian Indah ini tak kunjung akhir disapu

Tak daku peduli hingga uban bertumbuh

BACA JUGA :  Korban PTSL Mendesak Selesaikan Semua Permasalahan, ATR/BPN Kabupaten Probolinggo Jangan Kejar Terget PTSL 2026

 

Menyesal tak sempat aku meminjam pundakmu

Bersandar, biar aku paham arti nyaman itu

Inikah yang disebut rasa “Indah sesaat”

Aku dalam duniamu bagaikan pujangga tersesat

 

Andai nyaman terus menemani

Aku berjanji, bersedia terus mewarnai

Walau coretan tinta cerita ini hanya Sepanggal

Aku sadar, semuanya tak seindah mimpi dan khayal

Penulis : Jhon Minggus Keiya

Berita Terkait

Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab
Sengketa Tambang Barsel: Janji “Hibah” Alat Berat Berujung Penolakan di RDP
BEM STIKES Bina Bangsa Majene Bawa Aspirasi Sulawesi Barat di Pratemu Nasional XV BEM Nusantara 2026
Nitezen Ungkap Dugaan Pungli dan Mafia Tanah, Krisis Kepercayaan Terhadap ATR/BPN kabupaten Probolinggo Nampak Jelas
Warga Sapikerep Menunggu Keajaiban Keadilan, Dugaan Penganiayaan Tersangka Pelaku WNA Belum Ada Kepastian Hukum
Dua Pendaki Gunung Piramid Bondowoso Meninggal, Persatuan Kelana Alam Indonesia Ingatkan Pentingnya Keselamatan
Saudi Edu Expo 2026 Sukses Digelar, Antusiasme Pengunjung Melonjak Tiga Kali Lipat
Terindikasi Arogansi dan Tidak Kooperatif, ATR/BPN Kabupaten Probolinggo Enggan Bertanggung jawab 
Berita ini 1,276 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:28 WIB

Sengketa Tambang Barsel: Janji “Hibah” Alat Berat Berujung Penolakan di RDP

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:21 WIB

BEM STIKES Bina Bangsa Majene Bawa Aspirasi Sulawesi Barat di Pratemu Nasional XV BEM Nusantara 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Nitezen Ungkap Dugaan Pungli dan Mafia Tanah, Krisis Kepercayaan Terhadap ATR/BPN kabupaten Probolinggo Nampak Jelas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Warga Sapikerep Menunggu Keajaiban Keadilan, Dugaan Penganiayaan Tersangka Pelaku WNA Belum Ada Kepastian Hukum

Berita Terbaru

mancingjitu slot thailand slot thailand