Warga Mengeluh, SPBU Pematang Kandis Bangko Semrawut Tanpa Pengaturan

Rabu, 27 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_2

oplus_2

SUARA UTAMA,Merangin – Sejumlah warga pengguna BBM mengeluhkan kondisi pelayanan di SPBU 24-37326 Pematang Kandis, Kota Bangko, Kabupaten Merangin, Jambi. Pantauan di lapangan, aktivitas di SPBU tersebut berlangsung semrawut tanpa aturan yang jelas.

Mobil dan motor yang hendak mengisi BBM tampak bersilang-silang, mengganggu antrean dan menimbulkan kemacetan di dalam area SPBU. Tidak terlihat adanya petugas keamanan maupun pengatur lalu lintas kendaraan. Akibatnya, antrean kendaraan roda dua dan roda empat berantakan, bahkan berbelok-belok seperti ular tanpa arah.

Seorang warga mengaku kesulitan masuk ke area pengisian. “Saya bawa motor saja mau masuk susah, harus mutar ke depan. Itupun terhalang mobil yang antre semaunya. Antriannya sudah tidak karuan, ada yang belok dari samping, ada yang nyelip dari belakang. Kami pengguna motor terjepit di tengah, susah bergerak,” keluhnya.

BACA JUGA :  Paradoks PERTAMINA Bagaikan Srigala di Hati Rakyat, 7 Tersangka sudah ditetapkan Kejagung dan 2 lainnya Menyusul ?

Kondisi diperparah dengan minimnya jumlah karyawan SPBU. Satu petugas bahkan terlihat harus melayani dua pompa sekaligus. Hal ini menimbulkan keterlambatan pelayanan, membuat antrean makin panjang, dan memicu keresahan pengguna BBM.

Warga mendesak manajemen SPBU Pematang Kandis untuk segera menata sistem antrean dan menambah tenaga pengatur kendaraan. “SPBU ini berada di tengah kota, jadi harusnya lebih tertib. Jangan dibiarkan kacau begini,” tegas warga.

Selain itu, warga juga meminta pihak Pertamina turun tangan mengawasi operasional SPBU tersebut agar tidak merugikan masyarakat yang sehari-hari bergantung pada BBM untuk aktivitas mereka.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita : Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026
Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya
Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial
P3N Desa Lubuk Birah M. Aidil Fitra Diduga Gelapkan Uang Adminitrasi Nikah  
Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah
Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah
‎Proyek Jalan Setapak Beton Kelurahan Sungai Nibung Banyak yang Rusak, Lurah: Nanti Kita Perbaiki
Diduga Milik Jayak, Dua Excavator PETI Bebas Beroperasi di Pamenang Selatan, Warga Tantang Aparat Bertindak

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:15

AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:06

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:41

Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:20

Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:20

Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:25

‎Proyek Jalan Setapak Beton Kelurahan Sungai Nibung Banyak yang Rusak, Lurah: Nanti Kita Perbaiki

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:54

Diduga Milik Jayak, Dua Excavator PETI Bebas Beroperasi di Pamenang Selatan, Warga Tantang Aparat Bertindak

Kamis, 29 Januari 2026 - 07:26

Aman Beroperasi, Ateng Diduga Jadi Penampung dan Pembakar Emas PETI di Desa Langling

Berita Terbaru