Warga Desa Matekan Yang Atap Nya Ambruk Akhir Mendapat Kiriman Matrial RTLH, Anggaran Masih Misterius 

- Publisher

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARA UTAMA, Probolinggo – Setelah Viral atap rumah nya ambruk pada tanggal 27 Februari 2026. Warga Dusun matekan Utara RT 014 RW 003 Desa matekan kecamatan besuk kabupaten Probolinggo Jawa Timur. Akhirnya korban mendapat bantuan RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) yang meterial pasir dan batu bata nya sudah di kirim. 08/03/2026.

Informasi yang di himpun oleh team media, bahwa korban “Abdullah” tidak tercatat sebagai penerima manfaat bantuan sosial PKH ataupun BPNT. Korban beserta keluarga tercatat sebagai penerima PBI (BPJS). Pada tahun 2025 Korban tercatat sebagai penerima BLT Kesra yang di tahun 2026 sudah tidak di salurkan kembali.

Sementara untuk RTLH yang kini material nya telah di kirim ke rumah korban “Abdullah” Pasir satu truck, batu bata sekitar 1500 biji. Namun, Matrial tersebut masih penuh misteri, siapa yang mengirim nya?. berapa besar anggaran untuk RTLH?. Dan Dari mana sumber dana nya?..

BACA JUGA :  AMAN Majene Dorong Penetapan Hutan Adat, Tiga Komunitas Adat Resmi Ajukan Usulan ke Kementerian Kehutanan

Salah satu narasumber media suara utama “KNT” menyampaikan bahwa matrial RTLH kediaman “Abdullah” Desa matekan kecamatan besuk telah datang. Namun, Ia mengaku tidak tau bantuan tersebut dari mana dan berapa besar anggaran nya.

“Pasir nya sudah datang satu truck, tadi batu bata sekitar 1500 biji. material ini dari dinas atau dari mana kami masih belum tau. berapa besar nya anggaran dan sumber dana nya dari mana.”Ucap nya.

BACA JUGA :  Polres Maros Bersihkan Rumah Ibadah Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Kepala Desa Matekan “Dani Dila Arifin” saat di konfirmasi media melalui pesan singkat whatsap. Perihal besar nya anggaran untuk RTLH rumah korban?. Sumber dananya dari DD atau provinsi?. Namun, Ia mengaku tidak tau. Tau nya dari pemilik rumah bahwa ada yang mengirim matrial.

“Waalaikumsalam. Dari perkim pak, tak tanya info nya lagi. Soal nya tidak ada info ngirim bahan. cuman pihak korban (Abdullah) telpon ada yang ngirim pasir. “Ucap nya.

Penulis : Ali Minso

Berita Terkait

Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab
Sengketa Tambang Barsel: Janji “Hibah” Alat Berat Berujung Penolakan di RDP
BEM STIKES Bina Bangsa Majene Bawa Aspirasi Sulawesi Barat di Pratemu Nasional XV BEM Nusantara 2026
Nitezen Ungkap Dugaan Pungli dan Mafia Tanah, Krisis Kepercayaan Terhadap ATR/BPN kabupaten Probolinggo Nampak Jelas
Warga Sapikerep Menunggu Keajaiban Keadilan, Dugaan Penganiayaan Tersangka Pelaku WNA Belum Ada Kepastian Hukum
Dua Pendaki Gunung Piramid Bondowoso Meninggal, Persatuan Kelana Alam Indonesia Ingatkan Pentingnya Keselamatan
Saudi Edu Expo 2026 Sukses Digelar, Antusiasme Pengunjung Melonjak Tiga Kali Lipat
Terindikasi Arogansi dan Tidak Kooperatif, ATR/BPN Kabupaten Probolinggo Enggan Bertanggung jawab 
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:28 WIB

Sengketa Tambang Barsel: Janji “Hibah” Alat Berat Berujung Penolakan di RDP

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:21 WIB

BEM STIKES Bina Bangsa Majene Bawa Aspirasi Sulawesi Barat di Pratemu Nasional XV BEM Nusantara 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Nitezen Ungkap Dugaan Pungli dan Mafia Tanah, Krisis Kepercayaan Terhadap ATR/BPN kabupaten Probolinggo Nampak Jelas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Warga Sapikerep Menunggu Keajaiban Keadilan, Dugaan Penganiayaan Tersangka Pelaku WNA Belum Ada Kepastian Hukum

Berita Terbaru

mancingjitu slot thailand slot thailand