Unik, Sobirin Petambak Udang Dipasena Rajin Ganti Motor Setiap 20 Bulan, Ini Kiatnya

Rabu, 9 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sobirin Petambak Udang Dipasena, Lampung Rajin Ganti Motor Setiap 20 Bulan

Sobirin Petambak Udang Dipasena, Lampung Rajin Ganti Motor Setiap 20 Bulan

SUARA UTAMA, Tulang Bawang-

Sobirin, seorang petambak udang asal Kampung Bumi Dipasena Makmur, Rawajitu Timur, Lampung, dikenal memiliki kebiasaan unik—ia mengganti motor barunya setiap 20 bulan sekali. Sejak tahun 2013, ia telah mengganti motornya sebanyak 10 kali. Kebiasaan ini bukanlah hasil dari gaya hidup boros, melainkan dari perencanaan yang matang dan disiplin keuangan yang ia terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Di usianya yang kini menginjak 50 tahun, Sobirin tetap giat bekerja dan menerapkan prinsip penting: setiap hari harus ada uang yang masuk. Dengan begitu, ia bisa menyisihkan setidaknya Rp20 ribu per hari untuk membeli motor baru. Bagi Sobirin, pengelolaan finansial yang baik tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tapi juga untuk menjaga kelancaran transportasi yang ia gunakan.

IMG 20241009 113143 Unik, Sobirin Petambak Udang Dipasena Rajin Ganti Motor Setiap 20 Bulan, Ini Kiatnya Suara Utama ID Mengabarkan Kebenaran | Website Resmi Suara Utama
Tangkap layar dari status FB Sobirin, Motor lama dan motor barunya.

Namun, yang menarik adalah manajemen sederhana yang ia gunakan untuk mengganti motornya. Setiap kali membeli motor baru, ia menganggap kendaraan tersebut sebagai sewa jangka panjang. Dalam kurun waktu 20 bulan, motor yang ia gunakan mengalami penyusutan nilai sekitar Rp10 juta. Dengan membagi angka ini ke dalam 20 bulan, Sobirin perlu menyisihkan sekitar Rp500 ribu per bulan, atau Rp17 ribu per hari. Sistem ini memungkinkan dia untuk selalu memiliki kendaraan baru tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk perawatan yang signifikan.

“Kalau dihitung-hitung, saya tidak pernah keluar biaya lebih dari Rp17 ribu per hari untuk motor. Kalau kita kredit, hitungannya malah lebih tinggi dan merugikan,” ungkap Sobirin.

Sobirin lebih memilih untuk membeli motor secara tunai dibanding kredit, karena menurutnya, biaya yang dikeluarkan akan lebih besar jika melalui kredit. Dia juga selalu memastikan untuk menjual motornya sebelum perawatan besar dibutuhkan. Seperti pada motor terakhir yang ia ganti pada Selasa (8/10/2024), ia menyebutkan bahwa jika ia mempertahankan motor tersebut selama 4 bulan lagi, ia harus mengganti ban, cakram, dan membayar pajak, yang totalnya bisa mencapai Rp1,4 juta.

BACA JUGA :  Momen Libur Natal, Ribuan Wisatawan Padati Pantai Manggar Segara Sari, Suasana Penuh Keceriaan

“Ini bukan soal sok pamer atau sekedar gonta ganti kendaraan, ini soal alat tranportasi dan bicara soal uang, kalau dihitung-hitung, biaya perbaikan itu akan menurunkan nilai jual motor. Jadi lebih baik saya tukar tambah sebelum pengeluaran besar itu tiba,” lanjut Sobirin.

Bagi Sobirin, proses tukar tambah motor di dealer sangat menguntungkan. Dealer motor pun senang karena bisa mendapatkan motor bekas yang masih dalam kondisi baik, ditambah keuntungan dari penjualan motor baru. “Dealer cuma lihat tahun pembuatan, kilometer motor, dan kondisi body. Kalau semuanya oke, saya bisa langsung bawa pulang motor baru.”

Dalam kurun waktu sejak 2013 hingga kini, Sobirin telah menggunakan motor Honda BeAT sebanyak enam kali dan Honda Vario empat kali. Semua dengan manajemen sederhana namun efektif yang membuatnya selalu berkendara dengan motor baru tanpa beban finansial besar.

IMG 20241009 WA0055 scaled Unik, Sobirin Petambak Udang Dipasena Rajin Ganti Motor Setiap 20 Bulan, Ini Kiatnya Suara Utama ID Mengabarkan Kebenaran | Website Resmi Suara Utama

Cerita Sobirin adalah contoh nyata bagaimana kedisiplinan dan perencanaan finansial bisa membantu seseorang tetap menjaga kualitas hidup tanpa harus terjerat utang atau biaya yang tak terduga dari sebuah resiko biaya penyusutan.

 

 

 

Penulis : Nafian Faiz

Berita Terkait

Pemuda Katolik Komcab Dogiyai Desak Pemprov Papua Tengah Segera Selesaikan Sengketa Tanah Ulayat Mee & Kamoro
Kolaborasi Kebaikan Ramadhan 1447 H: Mushida Bersama MT Az-Zahrah dan Komite Sekolah Sukses Gelar Baksos dan Bazar
KNPB Wilayah Dogiyai Gelar Pelantikan Pengurus dan Pergantian Nama Sektor Puga Yamo
Hari Pers Nasional 2026, Suara Utama Konsisten Mengabarkan Kebenaran untuk Publik
Kepala Inspektorat Beri Tanggapan Terkait Proyek Peningkatan Jalan RT 07 Desa Tungkal I Pangkal Babu
Ruang GTK, BCKS, dan Tantangan Kepemimpinan Sekolah
Konferensi MWC NU Kota Agung : Langkah Awal Membangun Kepengurusan yang Solid
Lowongan Pekerjaan Wartawan dan Jurnalis Dibuka di Seluruh Indonesia

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 06:29

Pemuda Katolik Komcab Dogiyai Desak Pemprov Papua Tengah Segera Selesaikan Sengketa Tanah Ulayat Mee & Kamoro

Rabu, 11 Februari 2026 - 07:39

Kolaborasi Kebaikan Ramadhan 1447 H: Mushida Bersama MT Az-Zahrah dan Komite Sekolah Sukses Gelar Baksos dan Bazar

Selasa, 10 Februari 2026 - 11:46

KNPB Wilayah Dogiyai Gelar Pelantikan Pengurus dan Pergantian Nama Sektor Puga Yamo

Minggu, 8 Februari 2026 - 20:02

Hari Pers Nasional 2026, Suara Utama Konsisten Mengabarkan Kebenaran untuk Publik

Minggu, 8 Februari 2026 - 16:58

Kepala Inspektorat Beri Tanggapan Terkait Proyek Peningkatan Jalan RT 07 Desa Tungkal I Pangkal Babu

Minggu, 8 Februari 2026 - 10:35

Ruang GTK, BCKS, dan Tantangan Kepemimpinan Sekolah

Sabtu, 7 Februari 2026 - 20:20

Konferensi MWC NU Kota Agung : Langkah Awal Membangun Kepengurusan yang Solid

Sabtu, 7 Februari 2026 - 17:35

Lowongan Pekerjaan Wartawan dan Jurnalis Dibuka di Seluruh Indonesia

Berita Terbaru