Telan Dana Ratusan Juta Rupiah, Pembangunan Gedung SDN 286 Pulau Bayur Dikerjakan Asal-asalan

- Publisher

Senin, 28 Oktober 2024 - 16:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bangunan di SDN 286/VI Pulau Bayur ll

Foto: Bangunan di SDN 286/VI Pulau Bayur ll

SUARA UTAMA, Merangin – Proyek fisik Kegiatan Pengelolaan Pendidikan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Merangin tahun 2024 pada pembangunan gedung SD Negeri 286/Vl Desa Pulau Bayur, Kecamatan Pamenang Selatan, Kabupaten Merangin,Jambi diduga asal jadi.

Pasalnya, berdasarkan pantauan media ini dilapangan pada Senin (28/10/24) mendapati jika proses pengerjaan plesteran dinding terkesan dikerjakan tidak mementingkan mutu yang penting selesai diplester, kelihatan diantaranya dinding tiang tersebut yang tidak di aci, dari cor kasar langsung di plamir putih.

Ditambah pemasangan triplek plafon yang asal menempel dan terdapat banyak rongga pada ujung sambungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan demikian semakin menguatkan adanya indikasi kekurangan mutu pada proses pengerjaan bangunan, berakibat dinding kemungkinan besar tidak tahan lama seperti mengelupas.

BACA JUGA :  Kalapas Bangko Pimpin Ikrar Bersama Berantas Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan di Lapas

Sebagaimana diketahui, bahwa setiap pembangunan yang menggunakan uang milik negara. Seharusnya semua bahan material yang digunakan harus bermutu dan berkualitas tinggi. Agar ketahanan fisik bangunan tidak mudah rusak serta bisa bertahan lama.

Bangunan atau gedung sekolah merupakan sarana penting untuk menunjang dunia pendidikan. Namun buruknya kualitas bangunan disebabkan oleh bahan material yang digunakan pihak pengelola memiliki mutu rendah, bisa saja berdampak rapuhnya dinding bangunan.

Berdasarkan keterangan dari warga setempat yang enggan di tulis namanya mengatakan jika pekerjaan pembangunan di Sekolah Dasar 286 Pulau Bayur tersebut dikerjakan asal jadi bahkan tidak terpampang papan informasi.

BACA JUGA :  Launching GJB Berqurban untuk Fokus di Pedalaman Timor NTT

“Lihat saja bang, tiang tidak sama, besar kecil kebawah, Kalau dak salah itu Pembangunannya ada tiga item yaitu Kantor, Labor, Gedung Perpustakaan, dan rehap Lokal, semua beda-beda kontraktor, tiga bangunan terlihat semua seperti asal jadi, tapi yang parah pembangunan labor, papan informasi juga dakdo bang,” demikian katanya.

Saat awak media ini kelapangan , juga tidak ditemukan papan informasi. Sehingga menjadi pertanyaan dari masyarakat terutama tenaga pendidik sekolah tersebut. Mereka tidak bisa mengetahui detail tentang proyek tersebut, yang jelasnya tukang bekerja. Padahal papan informasi itu sanggatlah penting untuk keterbukaan informasi publik. (28/10/24).

BACA JUGA :  Sungai Meluap, Hulu Sungai Tengah Kalimantan Selatan Banjir

Berdasarkan informasi dari pekerja di lapangan, kepada Media ini mengatakan bahwa mereka tidak mengetahui berapa anggaran dana untuk bangunan-bangunan di sekolah tersebut.

”Kalau yang bangunan Perpustakaan ini anggarannya Rp.257 juta pak, kalau yang lain saya dak tau pak, soalnya empat bangunan ini beda-beda kontraktor semua,” ucapnya

Sangat disayangkan pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Merangin diduga tidak mengawasi dan mengingatkan pihak kontraktor, apakah karena sudah tergigit lidah sendiri, sehingga terkesan tutup mata dengan proyek yang seharusnya menjadi tanggungjawab pihak Dinas Pendidikan tersebut.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Kebakaran Hutan Meluas, Pemadam Kekurangan Personel.
Oknum Sekdes Gading Kulon Diduga Mafia Tanah kelas Ulung, Ahli Waris Pertanyakan Persyaratan Dasar Pendaftaran Sertifikat 
Gas 3 Kilo Langka, Rakyat Menjerit, Dinas Terkait Bungkam
Wajib Halal Oktober 2026: LPH UIN Alauddin Makassar Siap Percepat Implementasi Jaminan Produk Halal Nasional
Direktur RSUD Waluyo Jati Klarifikasi Perihal Oknum Pegawai Non ASN Yang Viral Atas Pengakuan Nya
Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Menyambangi lokasi Pasca Longsor Susulan. Ditumbit Melayu, kecamatan Teluk bayur.
Misteri Enam Jam di Makodim Sarko, Warga Merangin Keluar dengan Kondisi Mengenaskan
Bangun Generasi Berkarakter, SMA Negeri 1 Gunung Alip Hadirkan Seminar Parenting untuk Orang Tua
Berita ini 586 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 14:59 WIB

Kebakaran Hutan Meluas, Pemadam Kekurangan Personel.

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:58 WIB

Oknum Sekdes Gading Kulon Diduga Mafia Tanah kelas Ulung, Ahli Waris Pertanyakan Persyaratan Dasar Pendaftaran Sertifikat 

Sabtu, 6 Juni 2026 - 13:50 WIB

Gas 3 Kilo Langka, Rakyat Menjerit, Dinas Terkait Bungkam

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:57 WIB

Wajib Halal Oktober 2026: LPH UIN Alauddin Makassar Siap Percepat Implementasi Jaminan Produk Halal Nasional

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:17 WIB

Direktur RSUD Waluyo Jati Klarifikasi Perihal Oknum Pegawai Non ASN Yang Viral Atas Pengakuan Nya

Berita Terbaru

Berita Utama

Kebakaran Hutan Meluas, Pemadam Kekurangan Personel.

Minggu, 7 Jun 2026 - 14:59 WIB