Sekda Majene Hadiri Upacara Adat Pattera’ Pappuangang dan Patamma di Limboro Rambu-Rambu

Minggu, 21 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, MAJENE – Sekretaris Daerah Kabupaten Majene, H. Ardiansyah, menghadiri kegiatan Upacara Adat Pattera’ Pappuangang dan Patamma yang digelar di Desa Limboro Rambu-Rambu, Kecamatan Sendana, Minggu (21/06/2026).

Kegiatan adat yang sarat dengan nilai budaya dan kearifan lokal tersebut berlangsung khidmat serta mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat setempat. Upacara ini menjadi salah satu bentuk pelestarian tradisi warisan leluhur yang hingga kini tetap dijaga oleh masyarakat Desa Limboro Rambu-Rambu.

BACA JUGA :  LSM SIDIK Desak Polda Sulsel Ungkap Jaringan Penipuan Online Skema Segitiga, Korban Tersebar di Berbagai Daerah

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Barat, Bau Akram Dai, Anggota DPRD Kabupaten Majene Syarifuddin, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Majene H. Ahmad Djamaan, Camat Sendana Nardi, Kapolsek Sendana IPTU H. Ashari, Kepala Desa Limboro Rambu-Rambu, para tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta sejumlah undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Majene H. Ardiansyah menyampaikan apresiasi atas komitmen masyarakat dalam menjaga dan melestarikan tradisi adat sebagai bagian dari identitas budaya daerah. Menurutnya, keberadaan upacara adat seperti Pattera’ Pappuangang dan Patamma tidak hanya memiliki nilai historis dan spiritual, tetapi juga berpotensi menjadi daya tarik wisata budaya yang dapat memperkenalkan kekayaan tradisi Majene kepada masyarakat luas.

BACA JUGA :  Polri dan Mitra Kamtibmas Perkuat Sinergi di Manggala

Pelaksanaan upacara adat ini diharapkan dapat terus diwariskan kepada generasi muda sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai budaya yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Mandar sejak dahulu. Selain mempererat tali silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi momentum memperkuat persatuan dan kebersamaan dalam menjaga warisan budaya daerah.

BACA JUGA :  SMSI dan Mahkamah Agung Bersinergi Cetak Mediator Bersertifikat di Seluruh Indonesia

Dengan dukungan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat, tradisi adat yang menjadi kebanggaan masyarakat Limboro Rambu-Rambu ini diharapkan tetap lestari dan terus berkembang di tengah arus modernisasi.

Penulis : Hamsir

Editor : Hamsir

Sumber Berita: Suara Utama

Berita Terkait

Transformasi IAI TABAH Lamongan Resmi menjadi Universitas Tarbiyatut Tholabah Lamongan
Presiden DPP Aliansi Alam Bersatu Jaya Minta Polisi Usut Tuntas Kebakaran Kantor Organisasi
Wamenlu: Tugas Jurnalis Mengantar Publik dari Pendangkalan Menuju Pendalaman
TPA Langling Kian Memprihatinkan, Tumpukan Sampah Diduga Tak Terkelola, Akses Warga ke Kebun Lumpuh
Satu Unit HD Diduga Terbalik di Area Operasional PT PSG, Proses Investigasi Masih Berlangsung
Deklarasi Balla Menggema, Masyarakat Adat Sulselbar Desak Negara Hentikan Perampasan Wilayah Adat
Ahmad Fahmi Kecam Keras Provokasi Kades Renah Alai yang Picu Pengeroyokan Wartawan
Polisi Bergerak Cepat, Terduga Pelaku Penikaman di Kafe Sambaliung Ditangkap Kurang dari 1×24 Jam

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 22:35

Transformasi IAI TABAH Lamongan Resmi menjadi Universitas Tarbiyatut Tholabah Lamongan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:29

Presiden DPP Aliansi Alam Bersatu Jaya Minta Polisi Usut Tuntas Kebakaran Kantor Organisasi

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:36

Wamenlu: Tugas Jurnalis Mengantar Publik dari Pendangkalan Menuju Pendalaman

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:22

TPA Langling Kian Memprihatinkan, Tumpukan Sampah Diduga Tak Terkelola, Akses Warga ke Kebun Lumpuh

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:59

Satu Unit HD Diduga Terbalik di Area Operasional PT PSG, Proses Investigasi Masih Berlangsung

Berita Terbaru