Sejumlah Murid di SMAN 3 Merangin Mengaku Mendapat Perlakuan Kurang Baik di Sekolah 

Kamis, 20 Maret 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, Merangin – Sebelumnya sejumlah wali murid di SMAN 3 Merangin sempat mengeluhkan adanya pungutan di sekolah yang dinilai sangat besar dan memberatkan beberapa wali murid yang notabenenya adalah ekonomi menengah ke bawah, sehingga sekolah yang berada di JL. Beliak Mata Hitam Ulu III Muara Delang, Kecamatan Tabir Selatan, Kabupaten Merangin Provinsi Jambi, yang di pimpin  Sugimin S Pd selaku Kepala Sekolah mendapat sorotan dari banyak kalangan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh media ini dilapangan mendapati jika di SMAN Negeri 3 Merangin tersebut melakukan pungutan iuran Komite sebesar Rp 300 ribu pertahun untuk setiap murid dan SPP Rp. 85 ribu perbulan Untuk setiap murid, dan iuran OSPRAM setiap 3 bulan sebesar Rp 65 ribu per siswa.

BACA JUGA :  Ketua STAI Samarinda: Akreditasi Program Studi Bukan Sekadar Formalitas, Ini Kewajiban Hukum

Kali ini terdapat keluhan dari salah satu murid murid adanya perlakuan yang kurang baik dari oknum guru di sekolah tersebut sehingga membuat murid tertekan.

Kepada Media ini salah satu murid di sekolah tersebut yang namanya di rahasiakan menyampaikan keluhannya jika dirinya sering mendapat perlakukan kurang bagus di sekolah.

BACA JUGA :  PONDOK TAHFIZ MEMBLUDAK

“Dibentak” terus pak, baru bulan ke1 byar ospram udah ditagih, klo blum byar di suruh pisah barisan, kaya dipermalukan gitu pak,

kalo setiap pagi aja kami bersih” dengan pksaan pak, kmi tau kebersihan sebagian dri iman, tapi ini nyuruh bersih” nya ga wjar pak smpe kadang ada perkataan kasar “bodat, longor, dan sebagainya”. (pak ‘R’ yg nagih dan suka marah”),” demikian keluhnya

BACA JUGA :  Usai Pemberitaan Dana PIP Viral, Kepsek SMPN 47 Merangin Blokir Nomor Wartawan, Bantah Terlibat Pencairan

Selain itu menurutnya terkait kegiatan perlombaan yang membawa nama sekolah juga di persulit, sehingga para peserta harus mengocek kantong pribadi untuk pendaftaran kegiatan sekolah.

“Kadang kami kalo mau keluar lomba susah pak katanya harus ada anggaran, padahal uang ospram itu untuk anak” murid yg keluar lomba mewakili sekolah,” demikian keluhan salah satu murid kepada Media ini melalui DM tanpa di edit.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Transformasi IAI TABAH Lamongan Resmi menjadi Universitas Tarbiyatut Tholabah Lamongan
Bahasa Banua Terancam Punah, Sekda Berau: Jangan Biarkan Identitas Daerah Hilang
Komnas PA Kota Batu Berikan Edukasi Perlindungan Anak pada Pertemuan Forum Anak Desa Tlekung
Dosen PBA UNJ Tingkatkan Kompetensi Guru Desa Muktiwari melalui Pembelajaran Digital Berbasis StudyStack
Wartawan SUARA UTAMA Harus Berilmu dan Beretika
Siswi SMAIT Darul Fikri Makassar Raih Juara 3 Duta Baca Pelajar 2026
SMKN 3 Makassar Gelar Pameran P8, Gandeng Pertamina Enduro Tumbuhkan Jiwa Wirausaha Siswa Otomotif
Wakil Walikota Palangkaraya Dukung Penuh Sekolah Alam Alqonita: Milad ke-21 Ditandai Penanaman Pohon

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 22:35

Transformasi IAI TABAH Lamongan Resmi menjadi Universitas Tarbiyatut Tholabah Lamongan

Minggu, 5 Juli 2026 - 16:08

Bahasa Banua Terancam Punah, Sekda Berau: Jangan Biarkan Identitas Daerah Hilang

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:38

Komnas PA Kota Batu Berikan Edukasi Perlindungan Anak pada Pertemuan Forum Anak Desa Tlekung

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:50

Dosen PBA UNJ Tingkatkan Kompetensi Guru Desa Muktiwari melalui Pembelajaran Digital Berbasis StudyStack

Minggu, 28 Juni 2026 - 00:05

Wartawan SUARA UTAMA Harus Berilmu dan Beretika

Berita Terbaru