SUARA UTAMA,Merangin— Curahan hati pemilik Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Naqi Cake, Makrifatul Hasanah atau yang akrab disapa Mbak Rifah, akhirnya mendapat respons cepat dari Pemerintah Kabupaten Merangin.
Tak butuh waktu lama setelah kisah perjuangan Naqi Cake ramai diberitakan, Bupati Merangin H.M. Syukur, SH., MH. langsung turun mengunjungi usaha rumahan tersebut di Desa Rasau, Kecamatan Renah Pamenang, Kabupaten Merangin, Senin (31/8/2026).
Kunjungan tersebut menjadi perhatian tersendiri bagi para pekerja dan warga setempat. Mereka tampak terkejut ketika mengetahui orang nomor satu di Kabupaten Merangin tersebut datang langsung ke tempat produksi Naqi Cake.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati H.M. Syukur datang didampingi sang istri, Hj. Lativah Syukur, Kepala Dinas Perindagkop, Sekretaris Kecamatan Renah Pamenang, Kepala Desa Rasau, Kepala Dusun serta sejumlah jajaran dan pegawai Pemerintah Kabupaten Merangin.
Kedatangan rombongan tersebut bukan sekadar kunjungan seremonial. Bupati dan jajaran melihat langsung aktivitas produksi sekaligus kondisi UMKM yang selama ini dirintis Mbak Rifah secara mandiri.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Merangin memberikan apresiasi terhadap perjuangan Mbak Rifah yang mampu mengembangkan Naqi Cake dari usaha rumahan hingga mampu mempekerjakan belasan orang.
Bupati juga memberikan bantuan berupa uang sebagai bentuk dukungan awal terhadap pengembangan usaha Naqi Cake.
Di hadapan pemilik usaha, Bupati meminta agar seluruh kebutuhan pengembangan Naqi Cake disampaikan melalui proposal resmi.
Menurutnya, proposal tersebut penting agar pemerintah dapat mengetahui secara jelas kebutuhan usaha, baik sarana produksi maupun fasilitas lain yang memang dibutuhkan untuk menunjang perkembangan UMKM.
“Silakan dibuat proposal. Apa saja yang dibutuhkan untuk pengembangan usaha ini disampaikan secara jelas. Nanti kita lihat dan kita pelajari apa yang bisa dibantu melalui program pemerintah,” ujar H.M. Syukur.
Bupati menegaskan, pemerintah daerah harus memberikan perhatian kepada UMKM yang benar-benar tumbuh dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Usaha seperti ini harus kita dukung. Apalagi sudah berjalan, produksinya ada dan sudah mempekerjakan masyarakat. Pemerintah tentu harus hadir memberikan support,” katanya.
Menurut Bupati, berkembangnya sebuah UMKM tidak hanya memberikan manfaat kepada pemilik usaha, tetapi juga kepada para pekerja dan keluarga yang menggantungkan penghasilan dari usaha tersebut.
Ia berharap Naqi Cake dapat terus berkembang, meningkatkan kapasitas produksi dan bila memungkinkan membuka lapangan pekerjaan yang lebih luas bagi masyarakat.
Sebelumnya, curahan hati Mbak Rifah terkait kondisi usaha Naqi Cake menjadi perhatian setelah diberitakan.
Dalam curhatnya, Mbak Rifah menceritakan bagaimana usaha tersebut dibangun sejak 2013 dengan modal pribadi.
Berawal dari mixer sederhana dan oven warisan nenek, Naqi Cake kini telah berkembang menggunakan peralatan produksi yang lebih besar.
Produksi roti sobek bahkan disebut mampu mencapai sekitar 600 hingga 700 kotak per hari, dengan sekitar 12 orang pekerja yang membantu proses produksi.
Mbak Rifah sebelumnya juga menyampaikan harapan yang sangat sederhana kepada pemerintah, yakni bantuan tiga meja stainless untuk menunjang proses produksi.
Namun, di balik permintaan sederhana tersebut terdapat persoalan yang lebih besar, yakni harapan agar pemerintah melihat dan memberikan perhatian terhadap UMKM yang selama ini berkembang dengan kekuatan sendiri.
Kini, keluhan tersebut mendapatkan respons langsung. Bupati bukan hanya mendengar, tetapi datang melihat langsung kondisi Naqi Cake.
Sementara itu, Hj. Lativah Syukur turut memberikan perhatian terhadap keberadaan Naqi Cake, khususnya karena usaha tersebut juga memberikan kesempatan kerja kepada sejumlah perempuan.
Menurutnya, apa yang dilakukan Mbak Rifah patut diapresiasi. Sebab, usaha tersebut tidak hanya menjadi sumber penghasilan bagi pemilik, tetapi juga membantu masyarakat memperoleh pekerjaan dan penghasilan tambahan.
“Menurut saya, usaha seperti ini sangat bagus. Ibu-ibu dan perempuan di sini bisa bekerja, mendapatkan penghasilan dan membantu ekonomi keluarga,” ujar Hj. Lativah.
Ia berharap Naqi Cake terus berkembang dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas.
Hj. Lativah juga menyampaikan rencana untuk kembali mengunjungi Naqi Cake pada kesempatan mendatang.
“Insyaallah nanti saya akan datang lagi ke sini. Saya ingin melihat bagaimana perkembangannya dan apa saja yang masih menjadi kebutuhan mereka. Mudah-mudahan usaha ini semakin maju,” ungkapnya.
Menurutnya, pelaku UMKM perempuan seperti Mbak Rifah perlu mendapatkan motivasi dan dukungan agar mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
“Perempuan-perempuan seperti Mbak Rifah ini harus kita dukung. Karena ketika usahanya berkembang, yang mendapatkan manfaat juga banyak orang,” tuturnya.
Bagi Mbak Rifah, kedatangan Bupati Merangin bersama istri dan jajaran pemerintah daerah merupakan sesuatu yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya.
Ia mengaku terkejut sekaligus terharu melihat Bupati datang langsung ke tempat usahanya.
Mbak Rifah pun menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati H.M. Syukur, Hj. Lativah Syukur serta seluruh jajaran yang telah memberikan perhatian kepada Naqi Cake.
“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati, Ibu Lativah dan seluruh jajaran yang sudah datang langsung ke tempat kami. Ini benar-benar di luar dugaan kami,” ungkap Mbak Rifah.
Menurutnya, kehadiran Bupati menjadi bentuk perhatian yang sangat berarti bagi dirinya dan seluruh pekerja Naqi Cake.
“Selama ini kami berusaha sendiri, dengan modal sendiri, dari kecil sampai sekarang bisa berkembang. Hari ini kami merasa senang karena akhirnya ada perhatian dari pemerintah,” katanya.
Ia juga menyatakan siap mengikuti arahan Bupati untuk membuat proposal terkait kebutuhan pengembangan usaha.
Mbak Rifah berharap bantuan dan dukungan yang diberikan pemerintah menjadi awal baru bagi Naqi Cake untuk semakin berkembang dan mampu membuka lebih banyak lapangan pekerjaan.
“Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Insyaallah akan kami gunakan sebaik-baiknya untuk usaha. Terima kasih Pak Bupati sudah mau datang dan menoleh kepada usaha kecil kami,” ucapnya.
Kunjungan Bupati Merangin ke Naqi Cake menjadi perkembangan penting setelah sebelumnya muncul sorotan mengenai minimnya perhatian terhadap usaha tersebut.
Apa yang awalnya merupakan curahan hati seorang pelaku UMKM akhirnya membuka ruang komunikasi langsung antara pelaku usaha dengan pemerintah daerah.
Kini, Mbak Rifah tinggal menindaklanjuti arahan Bupati dengan menyusun proposal kebutuhan usaha. Selanjutnya, pemerintah akan melihat dan menilai kebutuhan tersebut sesuai dengan program serta ketentuan yang berlaku.
Kisah Naqi Cake juga menjadi pengingat bahwa UMKM tidak selalu tumbuh dari fasilitas yang lengkap. Ada usaha yang lahir dari dapur rumah, dibangun dengan modal pribadi, dikerjakan dengan tenaga sendiri, kemudian perlahan berkembang hingga mampu menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat lain.
Dan kunjungan Bupati Merangin pada Senin (31/8/2026) setidaknya menjadi bukti bahwa ketika suara pelaku UMKM didengar, pemerintah dapat hadir langsung untuk melihat, berdialog dan mencari jalan agar usaha masyarakat bisa terus berkembang.
Penulis : Ady Lubis
Sumber Berita: Wartawan Suara Utama











