Nama ‘Tiar’ Muncul dalam Sorotan PETI Menggunakan Alat Berat di Desa Pulau Baru

- Publisher

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA,Merangin– Isu penambangan emas tanpa izin (PETI) di Kabupaten Merangin kembali memanas. Kali ini, fokus perhatian tidak hanya tertuju pada kerusakan lingkungan, melainkan juga mengerucut pada satu nama: Tiar. Warga setempat menyebut nama tersebut sebagai pemilik alat berat jenis excavator merek Zoomlion yang diduga aktif beroperasi di wilayah Desa Pulau Baru, Kecamatan Batang Masumai.

Berdasarkan pantauan di lapangan, keberadaan excavator Zoomlion tersebut menjadi bukti fisik adanya aktivitas tambang skala yang lebih masif dibandingkan metode tradisional. Sejumlah warga yang dimintai keterangan secara spontan menyebutkan bahwa alat berat itu merupakan milik Tiar dan digunakan untuk mendukung kegiatan penggalian emas ilegal di kawasan tersebut.

“Informasi yang beredar di tengah masyarakat, excavator itu punya Tiar. Dia yang menyediakan alat untuk menambang di sana,” ungkap salah seorang warga lokal kepada media ini.

Meski demikian, klaim warga ini masih berstatus sebagai dugaan awal. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi maupun klarifikasi langsung dari pihak Tiar maupun otoritas terkait mengenai kebenaran kepemilikan alat tersebut serta perannya dalam rantai pasok aktivitas PETI. Namun, munculnya nama spesifik dalam percakapan publik menunjukkan bahwa masyarakat telah memiliki persepsi kuat mengenai siapa aktor di balik operasional alat berat tersebut.

Jika dugaan ini terbukti benar, keterlibatan pemilik modal atau penyedia alat berat seperti Tiar menempatkan kasus ini bukan sekadar pelanggaran administratif biasa, melainkan kejahatan terstruktur yang merusak ekosistem secara sistematis. Penggunaan excavator diketahui mampu mengubah kontur tanah dengan cepat, merusak daerah aliran sungai (DAS), dan meninggalkan lubang-lubang raksasa yang berbahaya bagi keselamatan warga sekitar.

BACA JUGA :  Di Tengah Gencarnya Penertiban PETI, Excavator Sany Diduga Milik Ijal Beroperasi di Pulau Baru

Kasus ini kemudian memicu pertanyaan kritis mengenai efektivitas pengawasan aparat. Bagaimana sebuah alat berat berukuran besar dapat beroperasi tanpa hambatan? Apakah ada kelalaian dalam pengawasan, atau justru ada pembiaran?

Masyarakat mendesak Polri, mulai dari Polsek Bangko, Polres Merangin, hingga Polda Jambi, untuk tidak lagi bersikap pasif. Publik menuntut agar penyelidikan tidak berhenti pada penangkapan operator atau buruh tambang kelas bawah. Aparat hukum diminta untuk menelusuri jejak kepemilikan alat, mengonfirmasi peran Tiar, serta membongkar jaringan pemodal dan pengelola di balik aktivitas tersebut.

BACA JUGA :  Diduga Pungut Iuran dari Bos PETI untuk Rehab Jembatan Gantung, Pemdes Mudo Jadi Sorotan Publik

“Jangan biarkan ini menjadi drama hukum berulang. Jika Tiar memang terlibat, proses hukum harus berjalan transparan. Jika tidak, berikan klarifikasi agar nama baik seseorang tidak dicemarkan oleh isu liar,” tegas perwakilan masyarakat.

Penegakan hukum yang adil dan berbasis bukti menjadi kunci utama. Masyarakat menunggu respons nyata dari aparat: apakah akan ada verifikasi lapangan segera untuk membuktikan atau membantah keterlibatan Tiar, ataukah kasus ini akan tenggelam begitu saja seiring meredanya sorotan media?

Kerusakan alam di Desa Pulau Baru tidak bisa menunggu. Begitu pula dengan kepastian hukum. Bola kini berada di tangan penegak hukum untuk menjawab keraguan publik: siapa sebenarnya yang bertanggung jawab atas rusaknya bumi Merangin ini?

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Viral! Dugaan Aktivitas Dompeng di Tengah Kota Bangko Disorot Publik, Warga Khawatir Anak-Anak Jadi Korban
Suara Utama Buka Ruang Berkarya bagi Penulis, Jurnalis dan Wartawan di Indonesia
Peduli Kesehatan di Tengah Kabut Asap, Lapas Bangko Bagikan Masker dan Vitamin kepada Masyarakat
Jaga Kesehatan, Perkuat Pembinaan. Warga Binaan Lapas Bangko Jalani Pemeriksaan Kesehatan
Lapas Bangko Gelar Doa Bersama untuk Keselamatan Jurnalis dan Awak Kapal yang Hilang Kontak
Dedikasi Membuahkan Hasil: Delegasi SMA Ar Rohmah Guncang Panggung Asean Olympiad 2026 dengan Sederet Kemenangan
Yayasan Suara Utama Indonesia Soroti Polemik Sound Horeg dan Etika, Pernyataan “Goblok” Jadi Sorotan
Puluhan Dompeng Rakit Gegerkan Tanjung Lamin, Warga Sebut Oknum BPD dan RT Terlibat PETI: “Jangan Hanya Imbauan!”
Berita ini 289 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:48 WIB

Viral! Dugaan Aktivitas Dompeng di Tengah Kota Bangko Disorot Publik, Warga Khawatir Anak-Anak Jadi Korban

Jumat, 11 September 2026 - 18:16 WIB

Suara Utama Buka Ruang Berkarya bagi Penulis, Jurnalis dan Wartawan di Indonesia

Jumat, 11 September 2026 - 14:36 WIB

Peduli Kesehatan di Tengah Kabut Asap, Lapas Bangko Bagikan Masker dan Vitamin kepada Masyarakat

Jumat, 11 September 2026 - 14:30 WIB

Jaga Kesehatan, Perkuat Pembinaan. Warga Binaan Lapas Bangko Jalani Pemeriksaan Kesehatan

Jumat, 11 September 2026 - 14:25 WIB

Lapas Bangko Gelar Doa Bersama untuk Keselamatan Jurnalis dan Awak Kapal yang Hilang Kontak

Berita Terbaru

https://mancingjitu.com/