lk21slot777slot777slottoto 4dslot thailandslotslot gacor hari inislot gacorslot gacorslot thailandzonawin777zonawin777zonawin777slot777link slot gacor hari inizonawin777slot777slot gacorslot gacorslotzonawin777slot thailandslot gacorslot thailandslot thailandslot thailandsitus totositus totozonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777tempur777slot gacorslot gacorslot gacorslot gacorslot gacoratatotoatatotototo 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtogel 4dtogel 4datatotototo 4dtoto 4dtoto 4datatotototo 4dtoto 4d

Video Dugaan Pelanggaran Kebersihan di Gudang Beras Bulog Merangin Beredar, Aktivis Desak Klarifikasi dan Evaluasi

- Publisher

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

SUARA UTAMA, Merangin— Sebuah video yang dikirimkan oleh seorang warga kepada redaksi memperlihatkan kondisi yang diduga terjadi di area penyimpanan beras Bulog Kabupaten Merangin. Rekaman tersebut memunculkan pertanyaan serius mengenai penerapan standar kebersihan, pengawasan pekerja, serta prosedur penanganan beras yang akan dikonsumsi masyarakat.

Dalam video tersebut, terlihat sejumlah beras tercecer di area penyimpanan. Rekaman itu juga memperlihatkan aktivitas pekerja yang tampak menginjak beras serta seorang pekerja yang terlihat merokok di area kerja. Jika aktivitas tersebut benar terjadi di area penanganan pangan, kondisi ini patut mendapat perhatian serius dan penjelasan dari pihak terkait.

Menanggapi video tersebut, Ativis Merangin, Adha Pratama, menegaskan bahwa pengelolaan beras sebagai komoditas pangan strategis tidak boleh mengabaikan aspek kebersihan, kualitas, dan pengawasan.

“Ini bukan sekadar persoalan beras yang tercecer. Ini menyangkut pangan yang nantinya dikonsumsi masyarakat. Jika benar ada pekerja yang menginjak beras dan merokok di area penanganan pangan, maka hal ini harus dijelaskan secara terbuka dan dievaluasi secara serius,” tegas Adha.

Ia mempertanyakan efektivitas pengawasan terhadap aktivitas pekerja serta sejauh mana standar operasional prosedur (SOP) diterapkan di lapangan. Menurutnya, keberadaan aturan tidak akan berarti jika pelaksanaannya tidak diawasi secara konsisten.

“Kami mempertanyakan bagaimana sistem pengawasan dijalankan. Apakah SOP penanganan beras benar-benar diterapkan? Siapa yang bertanggung jawab mengawasi aktivitas pekerja? Jika aturan sudah ada, maka publik berhak mengetahui bagaimana aturan itu dijalankan di lapangan,” lanjutnya.

BACA JUGA :  Pemimpin Redaksi Suara Utama Andre Hariyanto Dinyatakan Kompeten dalam UKW bersama KG Media

Adha menilai, pengelolaan pangan tidak cukup hanya berorientasi pada ketersediaan stok. Kualitas dan kebersihan beras juga harus menjadi prioritas, terlebih Bulog memiliki peran strategis dalam menjaga ketersediaan dan distribusi pangan bagi masyarakat.

Atas dasar itu, Aktivis Merangin mendesak Bulog Kabupaten Merangin segera memberikan klarifikasi terbuka mengenai video yang beredar. Klarifikasi tersebut dinilai penting untuk memastikan lokasi, waktu, konteks kejadian, serta kesesuaian aktivitas yang terekam dengan prosedur penanganan beras yang berlaku.

“Kami tidak ingin terburu-buru mengambil kesimpulan sepihak. Namun, video ini tidak boleh dibiarkan tanpa penjelasan. Jika aktivitas tersebut sesuai prosedur, sampaikan faktanya kepada publik. Tetapi jika ditemukan kelalaian atau pelanggaran, harus ada evaluasi dan langkah perbaikan yang nyata,” tegas Adha.

BACA JUGA :  Tujuh Terdakwa Kasus Renah Alai Divonis 3 Bulan, JPU Dikabarkan Banding

Persoalan ini menjadi pengingat bahwa pengelolaan pangan merupakan tanggung jawab yang tidak bisa dianggap sepele. Kelalaian dalam menjaga kebersihan dan menerapkan prosedur penanganan beras berpotensi menimbulkan persoalan yang lebih luas, terutama menyangkut kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan cadangan pangan.

Hingga berita ini disusun, publik menantikan penjelasan resmi dari Bulog Kabupaten Merangin terkait video tersebut. Klarifikasi dan evaluasi menyeluruh diperlukan agar fakta kejadian menjadi terang sekaligus memastikan standar kebersihan, pengawasan, dan penanganan beras benar-benar dijalankan sebagaimana mestinya. (Ady Lubis)

Berita Terkait

SMPN 14 Denpasar bersama Unud Kembangkan Kantin Hijau untuk Tekan Sampah Makanan dan Risiko Obesitas
Kalapas Bangko Tinjau Aset Tanah, Siapkan Pengembangan Sarana Asimilasi dan Edukasi
PETI Mengancam Sungai dan Permukiman Tanjung Lamin, Polda Jambi Diminta Turun Tangan
Menkum Supratman, AI dan Teknologi Digital Tak Boleh Gerus Nilai Ekonomi Karya Jurnalistik
Satpolairud Polres Lamongan Bantu Evakuasi Jenazah ABK KM Mayangsari II yang Meninggal Dunia di Perairan Masalembo
Anggaran Rp1,55 Miliar untuk Jalan Mampun Baru–Simpang Meranti, Warga Sampaikan Apresiasi
Ketua SRP Dogiyai Tegaskan Swiping Harus Sesuai SOP dan Terpusat di Moanemani
Solidaritas Rakyat Papua: Selamatkan Hutan dan Rawa Dogiyai, Hentikan Kebakaran!
Berita ini 147 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Video Dugaan Pelanggaran Kebersihan di Gudang Beras Bulog Merangin Beredar, Aktivis Desak Klarifikasi dan Evaluasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:27 WIB

SMPN 14 Denpasar bersama Unud Kembangkan Kantin Hijau untuk Tekan Sampah Makanan dan Risiko Obesitas

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:56 WIB

PETI Mengancam Sungai dan Permukiman Tanjung Lamin, Polda Jambi Diminta Turun Tangan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:57 WIB

Menkum Supratman, AI dan Teknologi Digital Tak Boleh Gerus Nilai Ekonomi Karya Jurnalistik

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Satpolairud Polres Lamongan Bantu Evakuasi Jenazah ABK KM Mayangsari II yang Meninggal Dunia di Perairan Masalembo

Berita Terbaru

https://mancingjitu.com/