Proyek Ruas Jalan Condong Segaran Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi dan Abaikan K3

- Writer

Jumat, 1 Agustus 2025 - 22:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

{

{"data":{"pictureId":"fd4625a3bf054750976cfd49e1a9c78d","appversion":"0.0.1","stickerId":"","filterId":"","infoStickerId":"","imageEffectId":"","playId":"","activityName":"","os":"android","product":"lv","exportType":"image_export","editType":"image_edit","alias":""},"source_type":"vicut","tiktok_developers_3p_anchor_params":"{"source_type":"vicut","client_key":"aw889s25wozf8s7e","picture_template_id":"","capability_name":"retouch_edit_tool"}"}

 

SUARA UTAMA, Probolinggo –
Beredar informasi pekerjaan proyek peningkatan ruas jalan Condong -Segaran diduga tidak sesuai spesifikasi. proyek tersebut di kerjakan oleh CV. Makmur, Sementara Konsultan pengawas CV Limit Consultant. Dengan anggaran Rp. 1.714.856. 550. Sumber dana, pendapatan bagi hasil pajak rokok tahun anggaran 2025, dengan panjang 1200 Meter dan lebar 3,5 Meter.

Oleh karenanya, Team media yang tergabung di Komunitas Jurnalis Nusantara Trabas melalui Program Jejak Trabas mendatangi lokasi pekerjaan proyek tersebut yang berlokasi di perbatasan antara Desa Jangkang dengan Desa Wedusan Kecamatan Tiris pada hari Jum’at tanggal 01 Agustus 2025.

ADVERTISEMENT

IMG 20240411 WA00381 Proyek Ruas Jalan Condong Segaran Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi dan Abaikan K3 Suara Utama ID Mengabarkan Kebenaran | Website Resmi Suara Utama

SCROLL TO RESUME CONTENT

Miris nya, sesampainya di lokasi Team media menemukan Material yang diduga tidak sesuai spesifikasi. Diantarnya, Agregat terdapat 2 (dua) Jenis. Yaitu, Produk luar Daerah dan produk lokal. Namun, Walaupun Produk lokal yang di duga tidak sesuai Standarisasi/kwalitas jelek, masih tetap di pergunakan.

Adapun temuan selanjut, Paving block dengan ketebalan 8 Cm. Diduga tidak sesuai mutu K. 300. pasal nya, Nampak di lokasi ada beberapa Paving Block yang telah patah sebelum di pergunakan. selain itu, para pekerja nampak tidak menggunakan K3 (keselamatan dan kesehatan kerja), Sehingga terkesan mengabaikan keselamatan tenaga kerja.

Salah satu warga “UM” asli kelahiran wilayah kecamatan Tiris, Mengapresiasi pemerintah kabupaten Probolinggo dan berharap proyek peningkatan ruas jalan Condong – Segaran di kerjakan dengan baik serta sesuai spesifikasi.

“Kami, Sangat mengapresiasi pemerintah kabupaten Probolinggo yang telah memperbaiki ruas jalan Condong – Segaran yang puluhan tahun tidak tersentuh. Namun, Kami berharap Kontraktor CV bekerja dengan baik sesuai spesifikasi. Kami melihat ada beberapa Paving Block yang patah dan Agregat yang kami duga sebagian tidak sesuai spesifikasi. “Harap nya.

BACA JUGA :  RSUD Waluyo jati Diduga belum Memenuhi Prasarana IPAL dan Oknum Tenaga Kesehatan Belum Memiliki Ijazah Diploma lll 

Sementara Pelaksana Proyek peningkatan ruas jalan Condong -Segaran dari CV.Makmur.”Andi” saat di konfirmasi team media prihal temuan tersebut. Ia menjelaskan bahwa agregat yang ada di desa Jangkang belum finishing dan nanti nya akan ada pemadatan kembali.

“Kendala di ruas jalan nya pak, jalan nya satu arah saja, kita tidak bisa lewat Condong untuk material. untuk pemadatan kita finishing nya dari sana (wedusan) karena di sini (Jangkang) di buat akses jalan material terus. Nanti pasti ada pemadatan lagi jika sudah finishing. jika finishing nya dari sini, di lewati terus pasti hancur. “Jelas nya.

Lebih lanjut kata pelaksana proyek, prihal temuan team media penggunaan material lokal yang di duga tidak sesuai spesifikasi dan beberapa Paving block yang patah di titik yang berbeda. Ia mengaku awal nya pakai agregat lokal dan paving block patah dengan alasan di buat ganjel.

“Untuk Agregat yang warna coklat itu lokal dari pakuniran. awal nya kita coba beberapa Dump Truk pada saat traiyel, material itu kita tes masuk, masih ada kelayakan. Tapi sekarang kita sudah pakai Agregat yang dari Jember. untuk paving block kita ngambil dari pabrik langsung K 300, kemarin juga kita tes hasil nya, Alhamdulillah maksimal lebih dari 300 juga ada. untuk Paving block yang patah karena di buat ganjel. “Tutur nya.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

Diduga Tidak Ada Empati, Prank Ulang Tahun Di Gedung DPRD kab. Probolinggo Saat Masyarakat Terkena Musibah 
Regional UNESCO Jakarta Bersama Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan (PSPK) Adakan Lokakarya Pengarusutamaan Gender dalam Data dan Pendidikan
Bahlil : Menteri yang Amankan Kedaulatan Rakyat
Satgas Jalan Lurus Tanggamus Kunjungi Anak Penderita Thalasemia di Talang Padang
Kades Pesisir Panggil Pembuat Bendungan Yang Diduga Ilegal, Pakopak Sebut Akan Mengambil Jalur Hukum 
Meningkatkan Kualitas Shalat: Hikmah Agung dari Perjalanan Isra Mi‘raj Nabi SAW
Negara untuk Warga atau Warga untuk Negara? Membaca Indonesia Hari Ini lewat Cermin La Politica Aristoteles
Kompak, Warga Desa Liprak Wetan Buat Surat Pernyataan Bersama, Tolak Sumur Bor Irigasi Warga Butuh Air Bersih 
Berita ini 137 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 19:46 WIB

Diduga Tidak Ada Empati, Prank Ulang Tahun Di Gedung DPRD kab. Probolinggo Saat Masyarakat Terkena Musibah 

Rabu, 21 Januari 2026 - 07:11 WIB

Regional UNESCO Jakarta Bersama Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan (PSPK) Adakan Lokakarya Pengarusutamaan Gender dalam Data dan Pendidikan

Selasa, 20 Januari 2026 - 11:40 WIB

Satgas Jalan Lurus Tanggamus Kunjungi Anak Penderita Thalasemia di Talang Padang

Senin, 19 Januari 2026 - 19:51 WIB

Kades Pesisir Panggil Pembuat Bendungan Yang Diduga Ilegal, Pakopak Sebut Akan Mengambil Jalur Hukum 

Senin, 19 Januari 2026 - 16:36 WIB

Meningkatkan Kualitas Shalat: Hikmah Agung dari Perjalanan Isra Mi‘raj Nabi SAW

Minggu, 18 Januari 2026 - 23:47 WIB

Negara untuk Warga atau Warga untuk Negara? Membaca Indonesia Hari Ini lewat Cermin La Politica Aristoteles

Minggu, 18 Januari 2026 - 19:27 WIB

Kompak, Warga Desa Liprak Wetan Buat Surat Pernyataan Bersama, Tolak Sumur Bor Irigasi Warga Butuh Air Bersih 

Minggu, 18 Januari 2026 - 15:40 WIB

Jelang Ramadhan 1447 H, Cahaya Hijrah Launching 7 Program Keumatan dan Kemasjidan 

Berita Terbaru

Berita Utama

Israel Menghancurkan Markas UNRWA

Rabu, 21 Jan 2026 - 18:49 WIB