Proyek Miliaran di SLB Pinang Merah Diduga Gunakan Pondasi Batu Bata, Kepala Sekolah Bungkam Saat Dikonfirmasi

- Publisher

Rabu, 3 September 2025 - 07:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, Merangin — Proyek pembangunan sekolah yang menyerap anggaran lebih dari Rp1 miliar di Sekolah Luar Biasa (SLB) Pinang Merah, Desa Pinang Merah, Kecamatan Pamenang Barat, Kabupaten Merangin, Jambi, kini tengah disorot tajam. Diduga, lima bangunan yang sedang dikerjakan dengan alokasi dana APBN tersebut tidak sesuai spesifikasi teknis, dan mengandalkan pondasi dari batu bata, bukan beton atau batu kali sebagaimana mestinya.

Pantauan media di lapangan menunjukkan bahwa seluruh bangunan—mulai dari ruang keterampilan hingga kantin—dibangun di atas pondasi batu bata, yang secara teknis sangat tidak ideal untuk menopang struktur bangunan jangka panjang. Hal ini memunculkan kekhawatiran dari masyarakat, terutama karena bangunan tersebut diperuntukkan bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

BACA JUGA :  Tebar 45 Ekor Sapi Kurban, Ridwan Wittiri: Idul Adha Momentum Perkuat Solidaritas dan Kemanusiaan

“Ini bangunan sekolah untuk anak-anak SLB, kenapa dibangun dengan pondasi yang tidak layak? Sangat disayangkan,” ujar salah satu warga sekitar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kekhawatiran semakin menguat ketika ditemukan indikasi penggunaan material besi yang tak sesuai standar. Saat dikonfirmasi, kepala tukang proyek bernama All berdalih bahwa besi tersebut “nanti akan diganti”. Namun, tidak ada jaminan apakah penggantian benar-benar akan dilakukan setelah media meninggalkan lokasi.

BACA JUGA :  Diduga Kebal Hukum, Aktivitas Dompeng Milik Ta'at Dekat Pesantren Dhuafa Bangko Resahkan Warga

Ironisnya, ketika media mencoba meminta klarifikasi kepada Kepala Sekolah SLB Pinang Merah, Nelly, S.Pd, yang seharusnya menjadi pihak yang paling bertanggung jawab dalam pengawasan proyek ini, yang bersangkutan memilih bungkam. Tak hanya menolak menjawab, beberapa wartawan bahkan mengaku nomor mereka diblokir oleh sang kepala sekolah setelah mencoba menghubungi.

Sikap tidak kooperatif ini justru menimbulkan kecurigaan publik. Mengapa seorang pejabat publik yang mengelola dana negara memilih diam, alih-alih memberikan penjelasan terbuka? Apakah ada hal-hal yang sengaja ditutupi dari proyek senilai miliaran rupiah ini?

BACA JUGA :  Waisak 2570 BE Jadi Momentum Umat Buddha Peduli Anak Yatim Piatu

Atas berbagai temuan dan dugaan penyimpangan ini, media ini mendesak Dinas Pendidikan Provinsi Jambi untuk segera mengevaluasi kinerja Kepala Sekolah SLB Pinang Merah. Selain itu, Dinas PUPR dan instansi teknis terkait perlu segera turun tangan mengecek langsung kondisi fisik bangunan agar tidak terjadi kerusakan sebelum waktunya.

Keterbukaan informasi publik adalah kewajiban, bukan pilihan. Maka dari itu, kepala sekolah sebagai pejabat publik harus bertanggung jawab dan transparan, bukan justru menghindar dari pertanyaan media dan menutup akses komunikasi.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”
Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan
Self Healing Talk & Workshop Bouquet untuk Muslimah
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Berau. Terbitkan Surat Edaran Pelaku Usaha dan Industri Wajib Kelola Sampah Mandiri Mulai 16 Maret 2026
Tebar 45 Ekor Sapi Kurban, Ridwan Wittiri: Idul Adha Momentum Perkuat Solidaritas dan Kemanusiaan
Ratusan Massa Akan Kepung Balaikota dan PDAM Makassar, GEMPAK-HAM Soroti Krisis Air Bersih
PREDIKSI JITU dan AKURAT: Persib Menuju Singgasana Keabadian Hat-trick Champion, Rekor Tak Terkalahkan di Kandang, dan Dipastikan Terima Bintang Kelima Besok Sore!
Polres Gowa Laksanakan Simulasi Sispam Mako untuk Antisipasi Gangguan Kamtibmas
Berita ini 287 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 02:13 WIB

Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:13 WIB

Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:20 WIB

Self Healing Talk & Workshop Bouquet untuk Muslimah

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:12 WIB

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Berau. Terbitkan Surat Edaran Pelaku Usaha dan Industri Wajib Kelola Sampah Mandiri Mulai 16 Maret 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:07 WIB

Tebar 45 Ekor Sapi Kurban, Ridwan Wittiri: Idul Adha Momentum Perkuat Solidaritas dan Kemanusiaan

Berita Terbaru