Proyek Jalan Setapak di Pasar Baru Tabir Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Warga Keluhkan Kualitas Pekerjaan

- Penulis

Rabu, 23 Juli 2025 - 08:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, Merangin — Proyek pembangunan jalan setapak di Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin, yang dikerjakan oleh CV Masyarakat Merangin Mandiri pada tahun 2024 dengan anggaran sebesar Rp100 juta, diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang ditetapkan.

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa bangunan yang baru selesai beberapa bulan lalu tersebut sudah mengalami keretakan di berbagai titik. Kondisi ini memicu keluhan dari sejumlah warga setempat yang merasa kecewa dengan hasil pembangunan yang dinilai tidak tahan lama dan tidak berkualitas.

“Baru beberapa bulan selesai, tapi sudah banyak retak di mana-mana. Kami sebagai warga tentu kecewa. Ini jalan untuk masyarakat, seharusnya dikerjakan dengan baik,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Warga menduga bahwa pihak pelaksana proyek hanya mementingkan keuntungan semata tanpa memperhatikan kualitas pekerjaan. Mereka menuntut agar pihak pemborong bertanggung jawab atas kerusakan yang terjadi.

Proyek ini diketahui dikerjakan oleh CV Masyarakat Merangin Mandiri, dengan Aris Kurniawan sebagai pihak yang bertanggung jawab atas pelaksanaan pekerjaan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kontraktor maupun dinas terkait mengenai dugaan pelanggaran spesifikasi dalam pembangunan jalan setapak ini.

Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk menindaklanjuti keluhan tersebut dan memastikan kualitas proyek-proyek infrastruktur yang menggunakan dana publik benar-benar memenuhi standar.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita : Wartawan SUARA UTAMA

Berita Terkait

Tim Medis IDI Cabang Kota Bogor Kirim Dokter ke Lokasi Bencana di Sibolga
Darurat Banjir Boentuka, Majelis Ulama Indonesia Kabupaten TTS, Buka Program Bantuan
Kasus Dugaan Perdagangan Anak Libatkan Warga SAD, Mijak Tampung SH: “Ini Harus Diberantas!”
Eben Diduga Jadi Penampung Emas Ilegal di Desa Lantak Seribu, Warga Mendesak APH Bertindak
Perkuat Struktur Organisasi, DMI TTS Gelar Meeting Perdana
Humanitalk Lampung di Rujak Petir: Dompet Dhuafa Lampung Gaungkan Aksi Peduli Bencana Sumatera
Roadshow Peduli Sumatera 2025: Dompet Dhuafa Lampung Gandeng Fathur untuk Gerakkan Solidaritas Anak Muda
Cahaya Hijrah Launching Sanlat Akhir Tahun di Batuputih
Berita ini 153 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 21:08 WIB

Tim Medis IDI Cabang Kota Bogor Kirim Dokter ke Lokasi Bencana di Sibolga

Selasa, 9 Desember 2025 - 20:45 WIB

Darurat Banjir Boentuka, Majelis Ulama Indonesia Kabupaten TTS, Buka Program Bantuan

Senin, 8 Desember 2025 - 20:58 WIB

Kasus Dugaan Perdagangan Anak Libatkan Warga SAD, Mijak Tampung SH: “Ini Harus Diberantas!”

Senin, 8 Desember 2025 - 07:35 WIB

Eben Diduga Jadi Penampung Emas Ilegal di Desa Lantak Seribu, Warga Mendesak APH Bertindak

Minggu, 7 Desember 2025 - 21:00 WIB

Perkuat Struktur Organisasi, DMI TTS Gelar Meeting Perdana

Minggu, 7 Desember 2025 - 20:02 WIB

Humanitalk Lampung di Rujak Petir: Dompet Dhuafa Lampung Gaungkan Aksi Peduli Bencana Sumatera

Minggu, 7 Desember 2025 - 16:36 WIB

Roadshow Peduli Sumatera 2025: Dompet Dhuafa Lampung Gandeng Fathur untuk Gerakkan Solidaritas Anak Muda

Minggu, 7 Desember 2025 - 15:56 WIB

Cahaya Hijrah Launching Sanlat Akhir Tahun di Batuputih

Berita Terbaru