Prabowo Tegaskan Tak Dendam: Kritik Anies “Nilai 11” Tak Sejalan dengan Fakta Kinerja Pertahanan

Selasa, 30 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta –

Presiden terpilih sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, kembali menanggapi kritik keras Anies Baswedan yang pernah menilai kinerjanya sebagai Menteri Pertahanan hanya “11 dari 100” dalam debat Pilpres 2024 lalu.(29/09/25)

Dalam pidato penutupan Musyawarah Nasional VI Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Prabowo menegaskan bahwa dirinya tidak menyimpan dendam, meskipun penilaian itu jelas tidak proporsional dan cenderung bernuansa politik kampanye.

> “Saya enggak dendam sama Anies. Waktu itu beliau kasih nilai 11 dari 100, saya terima. Itu bagian dari dinamika politik,” tegas Prabowo.

Kritik Anies Tidak Sejalan Fakta

Capaian Kementerian Pertahanan di era Prabowo menunjukkan hal sebaliknya dari klaim “nilai 11”:

Modernisasi Alutsista – Pemerintah menandatangani kontrak pembelian 42 unit jet tempur Rafale, 2 kapal selam Scorpene, serta 36 pesawat F-15EX untuk memperkuat pertahanan udara.

Cadangan Komponen Pertahanan Rakyat – Melalui program Komponen Cadangan (Komcad), ribuan warga dilatih setiap tahun untuk memperkuat pertahanan semesta.

Kerja Sama Internasional – Indonesia memperluas kerja sama pertahanan dengan negara-negara besar, termasuk Prancis, Korea Selatan, dan Amerika Serikat, untuk transfer teknologi dan latihan bersama.

BACA JUGA :  KEGIATAN BERMAIN MEMBUAT SINOM SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP  LAMBANG BILANGAN PADA ANAK KELOMPOK A DITKIT TARUNA SAKINAH SURABAYA

Peningkatan Anggaran Pertahanan – Kemenhan berhasil mengamankan anggaran strategis jangka panjang (blueprint modernisasi pertahanan hingga 2045).

Peningkatan Industri Pertahanan Dalam Negeri – Dorongan revitalisasi BUMNIS (industri strategis) seperti PT Pindad, PAL, dan Dirgantara Indonesia, termasuk proyek kendaraan tempur Harimau dan kapal fregat Merah Putih.

Data ini menunjukkan bahwa klaim “11 dari 100” sama sekali tidak mencerminkan realitas kinerja Kementerian Pertahanan di bawah kepemimpinan Prabowo.

Prabowo Pilih Jalur Negarawan

Meski diserang dengan kritik yang dianggap tidak berbasis data, Prabowo menolak terjebak dalam konflik pribadi. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak dendam, dan justru mengedepankan rekonsiliasi serta kepentingan bangsa di atas rivalitas politik.

Pesan Politik

1. Kritik Anies Tak Objektif – Angka “11 dari 100” tidak berdasar pada fakta capaian Kemenhan.

2. Prabowo Tunjukkan Kedewasaan – Merespons kritik keras dengan sikap lapang dada.

3. Negarawan vs Retorika Politik – Publik bisa menilai siapa yang tampil sebagai negarawan sejati dalam menghadapi perbedaan pandangan.

Penulis : Ziqro fernando

Editor : Ziqro fernando

Berita Terkait

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya
Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial
P3N Desa Lubuk Birah M. Aidil Fitra Diduga Gelapkan Uang Adminitrasi Nikah  
Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah
Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah
‎Proyek Jalan Setapak Beton Kelurahan Sungai Nibung Banyak yang Rusak, Lurah: Nanti Kita Perbaiki
Diduga Milik Jayak, Dua Excavator PETI Bebas Beroperasi di Pamenang Selatan, Warga Tantang Aparat Bertindak
Aman Beroperasi, Ateng Diduga Jadi Penampung dan Pembakar Emas PETI di Desa Langling

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:06

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:41

Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:41

P3N Desa Lubuk Birah M. Aidil Fitra Diduga Gelapkan Uang Adminitrasi Nikah  

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:20

Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:25

‎Proyek Jalan Setapak Beton Kelurahan Sungai Nibung Banyak yang Rusak, Lurah: Nanti Kita Perbaiki

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:54

Diduga Milik Jayak, Dua Excavator PETI Bebas Beroperasi di Pamenang Selatan, Warga Tantang Aparat Bertindak

Kamis, 29 Januari 2026 - 07:26

Aman Beroperasi, Ateng Diduga Jadi Penampung dan Pembakar Emas PETI di Desa Langling

Rabu, 28 Januari 2026 - 23:08

Media Suara Utama Buka Kesempatan Bergabung bagi Jurnalis dan Kontributor di Seluruh Indonesia

Berita Terbaru