Potret Buruk Pendidikan di Kabupaten Merangin: SD Negeri 201 Lubuk Napal Belajar di Lorong dan Rumah Guru

- Writer

Jumat, 8 Agustus 2025 - 08:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

SUARA UTAMA,Merangin — Potret buram dunia pendidikan kembali terjadi di Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi. Ironisnya, hal ini terjadi di tengah gembar-gembor pembangunan infrastruktur pendidikan dan gelontoran dana miliaran rupiah dari pemerintah pusat ke daerah. Namun, kondisi yang dialami para murid SD Negeri 201 Lubuk Napal, Kecamatan Tabir, Merangin, justru sangat memprihatinkan.

Pantauan media ini pada Kamis (7/8) menunjukkan bagaimana puluhan siswa SD Negeri 201 Lubuk Napal terpaksa belajar di ruangan yang sama sekali tidak layak. Beberapa di antaranya belajar di lorong sekolah yang disekat seadanya, bahkan sebagian lagi menempati rumah dinas guru yang sudah usang dan nyaris roboh.

“Ya pak, lihatlah sendiri bagaimana anak-anak belajar. Ada yang di lorong yang kami sekat untuk dijadikan lokal, ada juga yang di rumah guru yang kondisinya sudah tidak layak,” ujar salah satu guru dengan nada prihatin. “Terus terang kami kasihan melihat murid-murid harus belajar dalam kondisi seperti ini. Tapi bagaimana lagi, permohonan ruang kelas baru untuk sekolah kami selalu diabaikan.”

ADVERTISEMENT

IMG 20240411 WA00381 Potret Buruk Pendidikan di Kabupaten Merangin: SD Negeri 201 Lubuk Napal Belajar di Lorong dan Rumah Guru Suara Utama ID Mengabarkan Kebenaran | Website Resmi Suara Utama

SCROLL TO RESUME CONTENT

SD Negeri 201 Lubuk Napal merupakan satu-satunya sekolah dasar di desa tersebut. Kondisi ini menambah keprihatinan karena tidak ada alternatif lain bagi anak-anak desa untuk memperoleh pendidikan yang layak.

BACA JUGA :  Cara Pasang Twibbon Semarak Ultah AR Learning Center dan Grand Launching Suara Utama

Lebih tragisnya lagi, di tengah keterbatasan ini, muncul dugaan korupsi dana pendidikan oleh oknum pejabat di lingkup Dinas Pendidikan Kabupaten Merangin. Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa saat ini beberapa pejabat sedang dalam bidikan Kejaksaan Negeri Merangin karena diduga telah memanipulasi dana pembangunan sekolah.

“80 tahun Indonesia merdeka, namun anak-anak calon penerus bangsa masih harus belajar di tempat seperti ini. Sementara itu, dana pendidikan yang digelontorkan pemerintah pusat ke daerah justru diduga dikorupsi untuk kepentingan pribadi,” keluh salah satu warga desa setempat.

Masyarakat dan para tenaga pendidik di SD Negeri 201 Lubuk Napal berharap agar Bupati Merangin, H. M. Syukur, segera mengambil tindakan nyata. Mereka meminta agar pembangunan ruang kelas baru segera direalisasikan demi masa depan pendidikan anak-anak di desa tersebut.

“Mohon kepada Pak Bupati, bantu kami. Ini satu-satunya SD di desa ini. Kalau bukan pemerintah yang peduli, siapa lagi?” harap sang guru.

Potret seperti ini menjadi cermin bahwa masih banyak PR besar di sektor pendidikan, khususnya di daerah-daerah pelosok yang kerap luput dari perhatian.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita : Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Negara untuk Warga atau Warga untuk Negara? Membaca Indonesia Hari Ini lewat Cermin La Politica Aristoteles
Cegah Luka Psikis Akibat Bullying, Mahasiswa UMAHA Lakukan Penyuluhan Hukum
Perpustakaan sebagai Ruang Alternatif Pembelajaran di Masa Liburan
Implikasi Kosongnya Jabatan Kepala Sekolah Definitif Terhadap Pengelolaan Satuan Pendidikan dan Manajerial Sekolah
Pemkab Nagekeo Survei Aset Daerah untuk Sekolah Rintisan Sekolah Rakyat
Pembagian Rapor di Ponpes Al-Firdaus Matas Dimeriahkan Khotmil Qur’an, Apresiasi Santri, dan Launching Mars Pesantren
PENGADILAN PAJAK TETAPKAN MASA RESES SIDANG JELANG NATAL DAN TAHUN BARU
HIMASOS Bangun Tradisi Kritis dan Solidaritas Lewat Kegiatan Sosiologi in The Area di Pacet
Berita ini 82 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 23:47 WIB

Negara untuk Warga atau Warga untuk Negara? Membaca Indonesia Hari Ini lewat Cermin La Politica Aristoteles

Selasa, 13 Januari 2026 - 23:05 WIB

Cegah Luka Psikis Akibat Bullying, Mahasiswa UMAHA Lakukan Penyuluhan Hukum

Selasa, 6 Januari 2026 - 13:36 WIB

Perpustakaan sebagai Ruang Alternatif Pembelajaran di Masa Liburan

Minggu, 21 Desember 2025 - 09:41 WIB

Implikasi Kosongnya Jabatan Kepala Sekolah Definitif Terhadap Pengelolaan Satuan Pendidikan dan Manajerial Sekolah

Sabtu, 20 Desember 2025 - 18:19 WIB

Pemkab Nagekeo Survei Aset Daerah untuk Sekolah Rintisan Sekolah Rakyat

Sabtu, 20 Desember 2025 - 13:49 WIB

Pembagian Rapor di Ponpes Al-Firdaus Matas Dimeriahkan Khotmil Qur’an, Apresiasi Santri, dan Launching Mars Pesantren

Jumat, 19 Desember 2025 - 18:24 WIB

PENGADILAN PAJAK TETAPKAN MASA RESES SIDANG JELANG NATAL DAN TAHUN BARU

Kamis, 18 Desember 2025 - 17:34 WIB

HIMASOS Bangun Tradisi Kritis dan Solidaritas Lewat Kegiatan Sosiologi in The Area di Pacet

Berita Terbaru

Berita Utama

Israel Menghancurkan Markas UNRWA

Rabu, 21 Jan 2026 - 18:49 WIB

Fathin Robbani Sukmana, Pengamat Sosial dan Kebijakan Publik yang menyoroti profesi Pustakawan

Berita Utama

Bahlil : Menteri yang Amankan Kedaulatan Rakyat

Rabu, 21 Jan 2026 - 06:27 WIB