SUARA UTAMA, Malang – Pada bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M, Pimpinan Umum Redaksi Media Suara Utama sekaligus Lembaga Pendidikan dan Pelatihan AR Learning Center, Andre Hariyanto, menyerukan kepada seluruh anggota, mitra, dan masyarakat khususnya umat Muslim untuk memaksimalkan ibadah serta mengurangi aktivitas yang kurang bermanfaat.
Dalam keterangannya, Senin (23/02/2026), Andre Hariyanto menegaskan bahwa Ramadhan merupakan momentum terbaik untuk memperbaiki kualitas diri, memperkuat spiritualitas, serta meningkatkan kedisiplinan dan integritas, baik sebagai pribadi maupun sebagai insan pers.
“Bulan Ramadhan adalah bulan penuh keberkahan. Mari kita maksimalkan dengan memperbanyak ibadah, memperkuat keimanan, menjaga lisan, serta mengurangi aktivitas yang tidak produktif dan tidak membawa manfaat,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ramadhan Bulan Penuh Keutamaan
Ramadhan memiliki kedudukan istimewa dalam Islam. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:
“Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”
(QS. Al-Baqarah: 183)
Ayat tersebut menegaskan bahwa tujuan utama puasa adalah membentuk ketakwaan. Oleh karena itu, Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan diri dari perkataan dan perbuatan yang sia-sia.
Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta dan perbuatan dosa, maka Allah tidak butuh pada puasanya yang hanya meninggalkan makan dan minum.”
(HR. Bukhari)
Hadits ini menjadi pengingat bahwa kualitas ibadah puasa sangat ditentukan oleh sikap dan perilaku sehari-hari.
Momentum Perbaikan Diri dan Profesionalisme
Sebagai pimpinan lembaga pendidikan dan media, Andre Hariyanto juga mengajak seluruh anggota Media Suara Utama dan Lembaga AR Learning Center untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum peningkatan profesionalisme yang dilandasi nilai-nilai spiritual.
Ia menekankan pentingnya menjaga etika jurnalistik, memperbanyak literasi Islami, serta mengisi waktu dengan kegiatan positif seperti membaca Al-Qur’an, memperbanyak sedekah, mengikuti kajian, dan memperdalam ilmu.
Rasulullah SAW juga bersabda:
“Barang siapa berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Dengan semangat tersebut, Mas Andre Hariyanto, demikian sapaannya, berharap seluruh anggota mampu menjaga produktivitas tanpa mengurangi kekhusyukan ibadah.
Mengurangi Hal yang Tidak Bermanfaat
Di era digital saat ini, tantangan terbesar adalah penggunaan waktu yang kurang bijak, seperti berlebihan dalam bermedia sosial atau aktivitas yang tidak mendukung peningkatan diri. Andre mengingatkan agar Ramadhan dijadikan ajang “detoksifikasi” dari kebiasaan-kebiasaan yang kurang produktif.
“Kurangi perdebatan yang tidak perlu, hindari konten negatif, dan perbanyak konten edukatif serta dakwah. Jadikan media sebagai sarana menyebarkan kebaikan,” tambahnya.
Seruan ini diharapkan mampu menjadi motivasi bersama, tidak hanya bagi internal lembaga, tetapi juga bagi masyarakat luas agar Ramadhan benar-benar menjadi bulan perubahan menuju pribadi yang lebih baik, bertakwa, dan bermanfaat bagi sesama.

Penulis : Andre Hariyanto
Editor : Zahwa Qarira Nazhira
Sumber Berita: Redaksi Suara Utama










