PETI Mengganas di Desa Seling, Puluhan Rakit Dompeng Porak-porandakan Sawah Warga

- Publisher

Minggu, 24 Agustus 2025 - 19:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

SUARA UTAMA, Merangin – Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) kian merajalela di Desa Seling, Kecamatan Tabir Lintas, Kabupaten Merangin. Berdasarkan pantauan langsung media ini di lapangan, terlihat puluhan dompeng darat dan rakit beroperasi bebas, memporak-porandakan sawah milik warga sekitar.

Sejumlah warga yang ditemui mengaku prihatin sekaligus resah dengan maraknya PETI di wilayah mereka. Tidak hanya di Desa Seling, aktivitas serupa juga terlihat di desa tetangga seperti Desa Koto Baru dan Dusun Ganduk. Diperkirakan, hampir 50 set dompeng beroperasi di kawasan tersebut.

BACA JUGA :  Diduga Terlibat PETI di Sungai Manau, Nama Anwar Pegawai RSUD Bangko Jadi Sorotan Publik!

“Kalau dibiarkan, sawah kami hancur. Kami juga takut akan terjadi bencana banjir karena tanah dan sungai sudah rusak,” ungkap salah satu warga dengan nada khawatir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga berharap aparat penegak hukum, khususnya Polres Merangin, tidak hanya sebatas memberikan himbauan di lapangan. Mereka mendesak agar ada tindakan tegas berupa penangkapan terhadap para pelaku penambangan emas ilegal.

“Kalau cuma dihimbau, mereka tidak akan jera. Kami minta polisi benar-benar turun tangan, tangkap pelaku PETI supaya ada efek jera,” tegas warga lainnya.

BACA JUGA :  Kejati Jambi Sita Dua Mobil Hybrid dan Puluhan Barang Bukti dalam Kasus Dugaan Korupsi Anggaran DPRD Merangin

Fenomena PETI di Merangin ini bukan hanya mengancam lahan pertanian, tapi juga menimbulkan potensi kerusakan lingkungan jangka panjang. Warga pun berharap langkah nyata segera diambil agar desa mereka tidak semakin hancur akibat aktivitas tambang emas ilegal yang makin tak terbendung.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Jokowi Perlihatkan Ijazah SD hingga S1 dalam Persidangan Kasus Polemik Ijazah
Prabowo Berhentikan Listyo Sigit dari Jabatan Kepala Staf Kepresidenan, Kasus Dugaan Penyadapan Jadi Sorotan
Kejati Jambi Sita Dua Mobil Hybrid dan Puluhan Barang Bukti dalam Kasus Dugaan Korupsi Anggaran DPRD Merangin
Tak Ada yang Kebal Hukum! Tumenggung Jang dan 7 Perusuh Lainnya Digulung ke Polda Jambi
Perkara Dugaan Penganiayaan Jawariah Naik ke Penyidikan, Polsek Tabir Terbitkan SP2HP
Kejari Merangin Eksekusi 7 Terpidana Kasus Renah Alai ke Lapas Bangko
Geger di Desa Mampun Baru! Pria Luka Serius Dibacok Istri Siri, Polres Merangin Ungkap Kronologi
Kejati Jambi Tetapkan Enam Tersangka Korupsi Anggaran Setwan DPRD Merangin, Kerugian Negara Capai Rp19,54 Miliar
Berita ini 302 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 18:13 WIB

Jokowi Perlihatkan Ijazah SD hingga S1 dalam Persidangan Kasus Polemik Ijazah

Rabu, 4 November 2026 - 16:53 WIB

Prabowo Berhentikan Listyo Sigit dari Jabatan Kepala Staf Kepresidenan, Kasus Dugaan Penyadapan Jadi Sorotan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:57 WIB

Kejati Jambi Sita Dua Mobil Hybrid dan Puluhan Barang Bukti dalam Kasus Dugaan Korupsi Anggaran DPRD Merangin

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Tak Ada yang Kebal Hukum! Tumenggung Jang dan 7 Perusuh Lainnya Digulung ke Polda Jambi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:33 WIB

Perkara Dugaan Penganiayaan Jawariah Naik ke Penyidikan, Polsek Tabir Terbitkan SP2HP

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp