Pengunjung Pasar Semampir Keluhkan Bau Tak Sedap Akibat Limbah Yang Mengendap 

- Publisher

Senin, 6 Oktober 2025 - 12:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARA UTAMA, Probolinggo –Mengendapnya Limbah di saluran air (drainase) depan pasar Semampir Kraksaan kabupaten Probolinggo menjadi keluhan para pengunjung pasar serta pengguna jalan. limbah yang mengendap menimbulkan bau tak sedap dan bisa menyebabkan masalah kesehatan fisik serta mental. 06/10/2025.

Selain itu, limbah yang berbau merupakan tanda tanda adanya pencemaran lingkungan. Di karenakan bau busuk biasanya disebabkan oleh zat-zat berbahaya atau proses dekomposisi yang mencemari udara, air, dan tanah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keluhan di ungkapkan salah satu pengunjung pasar Semampir “Umi Kulsum” menurut nya, limbah yang mengendap dan menimbulkan bau tak sedap. Ia Sangat menyayangkan sekelas pasar tradisional di ibu kota kabupaten Probolinggo terkesan mengabaikan kesehatan para pengguna pasar.

BACA JUGA :  Direktur RSUD Waluyo Jati Klarifikasi Perihal Oknum Pegawai Non ASN Yang Viral Atas Pengakuan Nya

“Kami hampir setiap hari belanja di pasar Semampir. Namun, kami sangat menyayangkan atas mengendap nya limbah di saluran air depan pasar. limbah itu bau mas, itu kan bisa menimbulkan penyakit buat para pengunjung pasar. seharusnya itu menjadi perhatian bagi pemerintah. “Jelas nya.

Sementara kepala pasar Semampir “Joeli Santoso” saat di konfirmasi Media di ruang kerjanya terkait mengendap nya air tersebut. Ia menegaskan penyebab tidak mengalir nya air dalam saluran (Drainase) depan pasar Semampir yang menimbulkan bau tak sedap.

BACA JUGA :  AKPERSI Sumsel Gelar Musdalub dan Lantik Pengurus Baru 2026 - 2031

“Air itu tidak mengalir mas, lebih tinggi sisi barat ke timbang timur jadi tidak mengalir. Semua sudah tau itu Soal nya pernah di coba menggunakan air dari damkar. Dulu saya sempat komplain mas kepada pelaksana proyek saat itu. terkait ketinggian aliran serta penutup Drainase. “Ucap nya.

BACA JUGA :  Wali Kota Pangkalpinang Lepas 291 Calon Jemaah Haji di Masjid Agung Kubah Timah

Menurutnya kepala pasar, Saat pengerjaan proyek Drainase saat itu, Ia sempat mempertanyakan tutup Drainase kepada pelaksana proyek saat pekerjaan berlangsung. Ia berpendapat, kemungkinan jika tertutup kesemuanya bisa mengurangi bau yang tidak sedap.

“Drainase itu yang tertutup kan hanya di sisi timur, sisi barat tidak ada tutup nya. mungkin kalau ada tutup nya bau nya tidak seberapa. saat itu saya tanya ke pelaksana proyek kenapa hanya bagian timur yang di tutup. jawaban nya, anggaran nya tidak cukup. “pungkas nya.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

pekerja mengaku bekerja di PT BAR site PT BERAU COAL. mengeluhkan pembayaran upah molorrr.!
Akhirnya Kepala Kemenag Kabupaten Probolinggo Buka Suara, Pakopak Ikut Angkat Bicara Terkait Tukin P3K Tahun 2025
Pertamax Rp16.650 per Liter: Rakyat Dipaksa Menyesuaikan. UMKM, Hingga Pengemudi Transportasi Terasa Dampaknya.
Polres Maros Bersihkan Rumah Ibadah Sambut Hari Bhayangkara ke-80
Tukin Diduga Belum Terbayar Selama Lima Bulan di Tahun 2025, P3K di Bawah Naungan Kemenag Kab. Probolinggo Menunggu Kepastian 
Kecewa, Surat Undangan Resmi Terindikasi Tidak di Indahkan Oleh Oknum Kepala SPPG Karanggeger 1 Hingga Mediasi Gagal 
Abaikan Penolakan Lama Warga, Lapangan Japati Caringin Kini Justru Jadi Sumber Petaka Kebakaran Dua Hari Berturut-turut
Air Laut Surut Mendadak Dan naik/ pasang, secara cepat tidak seperti biasa. Usai Gempa, Warga Pesisir Berau Panik.
Berita ini 97 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:17 WIB

pekerja mengaku bekerja di PT BAR site PT BERAU COAL. mengeluhkan pembayaran upah molorrr.!

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:34 WIB

Akhirnya Kepala Kemenag Kabupaten Probolinggo Buka Suara, Pakopak Ikut Angkat Bicara Terkait Tukin P3K Tahun 2025

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:24 WIB

Pertamax Rp16.650 per Liter: Rakyat Dipaksa Menyesuaikan. UMKM, Hingga Pengemudi Transportasi Terasa Dampaknya.

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:39 WIB

Polres Maros Bersihkan Rumah Ibadah Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:25 WIB

Tukin Diduga Belum Terbayar Selama Lima Bulan di Tahun 2025, P3K di Bawah Naungan Kemenag Kab. Probolinggo Menunggu Kepastian 

Berita Terbaru