OMK St.petrus Leuwayan Melepas kontingen Qasidah Rebana Remaja Mesjid Namira Leuwayan

- Publisher

Kamis, 18 April 2024 - 17:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, Lembata- OMK (Orang Muda Katholik) St.petrus Leuwayan mengantar Remaja Mesjid Namira Leuwayan pada Ajang Perlombaan Qasidah Rebana Tingkat Kecamatan Omesuri Yang Di selenggarakan Oleh PHBI Atau panitia Hari Besar Islam Kecamatan omesuri Yang berlokasi Di desa Leubatang kecamatan omesuri kabupaten Lembata. Senin Tanggal 08 April 2024 yang berlokasi di halaman mesjid Namira Leuwayan. Turut hadir Bapak Imam Mesjid Namira Leuwayan,Bapak sekretaris Desa Leuwayan dan Jamaah Mesjid Namira Leuwayan dan Ummat st.petrus Leuwayan.

Menurut Abdurrahman Sekretaris Badan pengurus mesjid Namira Leuwayan mengatakan bahwa Leuwayan sebagai Desa Moderasi Beragama maka hal semacam ini sudah menjadi tradisi Atau sudah menjadi Ajaran dari nenek moyang terdahulu bahwa Hidup berdampingan adalah sebuah takdir jadi hal hal yg keliatan kecil namun Dampaknya besar harus tetap di jaga dan di rawat selama lamanya.

saat ditemui, Ketua OMK St.petrus Leuwayan juga manambahkan bahwa mengantar Remaja mesjid Namira Leuwayan ke lokasi perlombaan adalah bagian dari bentuk suport atau dukungan tersendiri dari teman teman OMK.

BACA JUGA :  Oknum Petugas PTSL 2023 Ngaku Kecolongan, Menteri ATR/BPN di Minta Bereskan dan Selesaikan Permasalahan di Probolinggo 

“ini merupakan salah satu bagian dari dukungan kami teman-teman OMK kepada Remaja Masjid Namira Leuwayan”

Rahmania Mone PLH Remaja Mesjid Namira Leuwayan sekaligus ketua Kontingen Perlombaan juga mengungkapkan bahwa Remaja Mesjid Namira Leuwayan Dan Orang Muda Katholik st.petrus Leuwayan adalah ibarat satu tubuh yg tak bisa di pisahkan sehingga dukungan dan doa dari teman teman adalah menjadi semangat tersendiri Buat Remaja Mesjid Namira Leuwayan apalagi Leuwayan sebagai Desa Moderasi Beragama yg hidup berdampingan maka hal semacam ini sudah menjadi tradisi yg akan terus di rawat khususnya kami para kaum muda.

BACA JUGA :  Gerebek Rumah di Sambaliung, Satresnarkoba Polres Berau Amankan Dua Pengedar Sabu

lebih lanjut Menurut bapak sekretaris Desa Leuwayan beliau mengatakan bahwa Orang Muda Katholik dan Remaja Mesjid adalah kesatuan Pemuda – pemudi Desa Yg harus selalu di support kegiatan kegiatannya.oleh karena itu setelah di sampaikan bahwa remaja mesjid Namira Leuwayan mau mengikuti Perlombaan maka pemerintah desa Leuwayan langsung merespon positif Dengan mendukung, mendoakan serta mengantar dan melepaskan kontingen ke lokasi perlombaan.

Penulis : Dr. Musafir

Sumber Berita: Abd rahman

Berita Terkait

Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab
Sengketa Tambang Barsel: Janji “Hibah” Alat Berat Berujung Penolakan di RDP
BEM STIKES Bina Bangsa Majene Bawa Aspirasi Sulawesi Barat di Pratemu Nasional XV BEM Nusantara 2026
Nitezen Ungkap Dugaan Pungli dan Mafia Tanah, Krisis Kepercayaan Terhadap ATR/BPN kabupaten Probolinggo Nampak Jelas
Warga Sapikerep Menunggu Keajaiban Keadilan, Dugaan Penganiayaan Tersangka Pelaku WNA Belum Ada Kepastian Hukum
Jemput Aspirasi Masyarakat, Efrinaldi Politisi Nasdem Laksanakan Reses di Desa Naumbai
Dua Pendaki Gunung Piramid Bondowoso Meninggal, Persatuan Kelana Alam Indonesia Ingatkan Pentingnya Keselamatan
Saudi Edu Expo 2026 Sukses Digelar, Antusiasme Pengunjung Melonjak Tiga Kali Lipat
Berita ini 118 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:28 WIB

Sengketa Tambang Barsel: Janji “Hibah” Alat Berat Berujung Penolakan di RDP

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:21 WIB

BEM STIKES Bina Bangsa Majene Bawa Aspirasi Sulawesi Barat di Pratemu Nasional XV BEM Nusantara 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Nitezen Ungkap Dugaan Pungli dan Mafia Tanah, Krisis Kepercayaan Terhadap ATR/BPN kabupaten Probolinggo Nampak Jelas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Warga Sapikerep Menunggu Keajaiban Keadilan, Dugaan Penganiayaan Tersangka Pelaku WNA Belum Ada Kepastian Hukum

Berita Terbaru

mancingjitu slot thailand slot thailand