Oknum Kasubag Tata Usaha ATR/ BPN Enggan Menjawab Konfirmasi media Kecuali Melalui Hotlen dan Surat Resmi

- Publisher

Selasa, 27 Mei 2025 - 17:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARA UTAMA, Probolinggo – Jejak Trabas salah satu program dari komunitas jurnalis Nusantara trabas Mendatangi kantor ATR/BPN kabupaten Probolinggo pada hari Selasa tanggal 27 Mei 2025 sekitar pukul 13. 30 wib. untuk mengklarifikasi/mengkonfirmasi terkait adanya polemik pembuatan sertipikat tanah melalui Oknum Notaris/PPAT.

yang mana pembuatan sertipikat melalui Oknum Notaris/PPAT diduga berdampak terhadap administrasi desa, pasal nya, setelah transaksi jual beli tidak ada tembusan atau pemberitahuan terhadap pemerintah desa. sehingga pemerintah desa menjadi tumpuan warganya ketika muncul permasalahan di kemudian hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

beberapa informasi dari kepala desa yang di himpun oleh team media yang Tergabung di Komunitas Jurnalis jejak Trabas. mengeluhkan hal yang sama terkait proses pembuatan sertipikat tersebut. salah satunya di sampaikan oleh desa karang pranti kecamatan Pajarakan di saat team media Jejak Trabas Live streaming.

BACA JUGA :  Tak Terima Lahan Dikuasai Pihak Lain, Ahli Waris Amer Husin di Kelurahan Mampun Siap Seret Merry-Tomy ke Ranah Hukum

Pihak nya mengatakan “kami kehilangan jejak ketika proses pembuatan sertipikat melalui Oknum notaris/PPAT. dikarenakan tidak ada pemberitahuan atau tembusan ke desa. kami juga kebingungan untuk menarik pajak nya ketika SPPT turun dan Nama pemilik nya sudah barubah. parah nya lagi, ketika muncul permasalahan yang menjadi tumpuan warga itu kami. “Tegas nya.

BACA JUGA :  PFII Dinilai Jadi Solusi Pembiayaan Daerah, SMSI Dorong Sinergi Percepat Penerbitan Obligasi Daerah

Saat team media mendatangi kantor ART/BPN kabupaten Probolinggo yang temui oknum kasubag Seksi tata usaha yang enggan menyebutkan namanya. Ia mengatakan bahwa Kepala ART/BPN sedang ada kegiatan. “Kepala BPN sedang ada kegiatan dan saya tidak mempunyai kewenangan untuk menjawab karena saya bukan yang berkompeten. “katanya.

Oknum tersebut nampak kebingungan untuk menjawab konfirmasi media, ia nampak menelpon seseorang yang di duga membidangi nya. tak lama kemudian ia meninggalkan ruangan dengan alasan mencari pegawai yang berkompeten. setelah memasuki ruangan ia mengatakan bahwa semua nya sedang menjalankan tugas di luar.

BACA JUGA :  Lapas Kelas IIB Bangko dan BPS Merangin Perkuat Sinergi Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Oknum kasubag seksi tata usaha kembali mengatakan bahwa kepala desa seharusnya tau. Namun ketika di tanya media tau nya kepala desa seperti apa ia enggan menjawab nya lagi. “Notaris/PPAT memang mitra kami kepala desa sebenarnya tau itu. “Katanya.

Mirisnya, ia menegaskan enggan menjawab kecuali dengan surat resmi dan melalui hotlen pengaduan. “Kami sudah mempunyai media yang bermitra, dan jika ada pengaduan melalui hotlen, kami menjawab nya di sana. atau kepala desa itu bersurat secara resmi, nanti kami jawab secara resmi. “Pungkas nya.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab
Sengketa Tambang Barsel: Janji “Hibah” Alat Berat Berujung Penolakan di RDP
BEM STIKES Bina Bangsa Majene Bawa Aspirasi Sulawesi Barat di Pratemu Nasional XV BEM Nusantara 2026
Nitezen Ungkap Dugaan Pungli dan Mafia Tanah, Krisis Kepercayaan Terhadap ATR/BPN kabupaten Probolinggo Nampak Jelas
Warga Sapikerep Menunggu Keajaiban Keadilan, Dugaan Penganiayaan Tersangka Pelaku WNA Belum Ada Kepastian Hukum
Dua Pendaki Gunung Piramid Bondowoso Meninggal, Persatuan Kelana Alam Indonesia Ingatkan Pentingnya Keselamatan
Saudi Edu Expo 2026 Sukses Digelar, Antusiasme Pengunjung Melonjak Tiga Kali Lipat
Terindikasi Arogansi dan Tidak Kooperatif, ATR/BPN Kabupaten Probolinggo Enggan Bertanggung jawab 
Berita ini 87 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:28 WIB

Sengketa Tambang Barsel: Janji “Hibah” Alat Berat Berujung Penolakan di RDP

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:21 WIB

BEM STIKES Bina Bangsa Majene Bawa Aspirasi Sulawesi Barat di Pratemu Nasional XV BEM Nusantara 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Nitezen Ungkap Dugaan Pungli dan Mafia Tanah, Krisis Kepercayaan Terhadap ATR/BPN kabupaten Probolinggo Nampak Jelas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Warga Sapikerep Menunggu Keajaiban Keadilan, Dugaan Penganiayaan Tersangka Pelaku WNA Belum Ada Kepastian Hukum

Berita Terbaru

mancingjitu slot thailand slot thailand