Maraknya Cari Gas Kemana-mana, Warga Anggana Keluhkan Susahnya Tabung LPG 3 Kilo!

- Publisher

Senin, 10 Juni 2024 - 22:58 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suarautama, Anggana – Susahnya cari gas, membuat warga Desa Sungai Meriam, kecamatan Anggana, Provinsi Kalimantan Timur sempat mengalami krisis Gas LPG pada Senin 10 Juni 2024.

Pasalnya, kelangkaan tersebut di akibatkan antusias pembeli tabung dalam mempersiapkan jelang Iduladha serta habisnya stok dari warung, sedangkan agen tidak siapkan ketersediaan gas tersebut.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Orang pembeli dari luar, kadang-kadang bawa motor, atau bawa mobil, disitu mungkin bikin kelangkaan, mungkin salah satu warung atau toko yang jual tabung mereka taunya satu misal Rp 25 ribu, mereka hanya menjual”, Ungkap Sunyoto salah satu penduduk desa tersebut (10/6/2024).

BACA JUGA :  Babak Akhir Gugatan Eks Kades Sungai Kapas, Bukti Baru Perkuat Dalil SK Pemberhentian Cacat Hukum

Ujar Sunyoto, masyarakat setempat harus menunggu pemangkalan gas tersebut, Pangkalan LGP Rahman, Pangkalan LPG 3 kg Hamidah, serta LPG 3 kg PT Bahtera Jaya yang menjadi pusat pemasokan gas khususnya di wilayah kecamatan Anggana tersebut.

BACA JUGA :  Polres Bitung Perkuat Soliditas Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Tekankan Pengabdian untuk Masyarakat
Foto: Kunjungan Wartawan Suara Utama Dalam Liputan Kelangkaan Gas LPG di kecamatan Anggana, Provinsi Kalimantan Timur (Suarautama.id)

“Yang jelasnya yang saya dengar dari orang-orang itu, dari segi kanan kiri, yang beli dari orang lain kita tidak tau domisilinya dari mana, akhirnya kosong”, Tuturnya.

Tidak hanya itu saja, pedagang kaki lima, atau penjual lainnya kini harus merasakan dampaknya dalam kelangkaan Gas LPG tersebut. Namun, para pedagang kaki lima tetap menunggu agen, kapan gas tersebut di jual belikan.

BACA JUGA :  Penayangan Film Mencari Jeda Jadi Ruang Apresiasi Karya Cine Vidya 2026

“Belakangan ini setiap mendekati lebaran, acara hari besar, belakangan ini memang agak susah, mungkin keterlambatan dari sananya”, Pungkasnya.

Kejadian yang menimpa di kecamatan Anggana dalam minimnya pencarian gas memberikan suatu peranan penting dalam lebih antisipasi. Semoga kedepannya tidak sulit serta lancar wacana dari pemerintah yang dapat mencari solusi dari kelangkaan tersebut.

Berita Terkait

Dorong Ekraf dan UMKM, Pemkot Pangkalpinang Gelar Festival Gema Ekraf II 2026
Hampir Rp6 Miliar Digelontorkan, Depo Arsip Berau Masih Jadi Struktur Beton: PUPR dan Kontraktor Wajib Buka-bukaan‎
Kalapas Bangko Ajak WBP Jaga Kamtib dan Manfaatkan Masa Pembinaan
Guyup Rukun, Warga Tempel Sukoharjo Sukses Gelar Rangkaian HUT RI ke-81
Lapas Bangko Perkuat Layanan Kesehatan, Pastikan Hak Dasar Warga Binaan Terpenuhi
Dugaan Illegal Logging di Pulau Bayur Bergulir: Ada Upaya Hentikan Pemberitaan, LSM Siapkan Laporan
Warga Resah, Aktivitas PETI Dompeng di Tanjung Lamin Disebut Makin Mendekati Permukiman
Pisah Sambut Kalapas Bangko, Heri Tinggalkan Kesan, Syaikoni Bawa Harapan Baru
Berita ini 354 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Dorong Ekraf dan UMKM, Pemkot Pangkalpinang Gelar Festival Gema Ekraf II 2026

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Hampir Rp6 Miliar Digelontorkan, Depo Arsip Berau Masih Jadi Struktur Beton: PUPR dan Kontraktor Wajib Buka-bukaan‎

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:39 WIB

Kalapas Bangko Ajak WBP Jaga Kamtib dan Manfaatkan Masa Pembinaan

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Guyup Rukun, Warga Tempel Sukoharjo Sukses Gelar Rangkaian HUT RI ke-81

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:06 WIB

Lapas Bangko Perkuat Layanan Kesehatan, Pastikan Hak Dasar Warga Binaan Terpenuhi

Berita Terbaru

Oplus_131072

Berita Utama

Kalapas Bangko Ajak WBP Jaga Kamtib dan Manfaatkan Masa Pembinaan

Senin, 24 Agu 2026 - 15:39 WIB

mancingjitu slot thailand slot thailand https://www.marcopolodijon.com/