Mahasiswa KKN Unila di Kampung Moris Jaya, Inovasi Produksi Olahan Daun SingKong Menjadi Tepung 

Pengolahan Produk Olahan (PPO) dari Daun Singkong Sebagai Program Unggulan 

- Publisher

Kamis, 8 Februari 2024 - 15:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, Tulang Bawang- Mahasiswa Universitas Lampung (UNILA) telah mengadakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Tulang Bawang, Lampung, membawa inovasi dan memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat. 

Satu bulan terakhir, Kampung Moris Jaya, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, menjadi tempat pengabdian mahasiswa KKN UNILA. Melalui beberapa inisiatif, kehadiran meraka membawa dampak positif bagi kampung dan elemen masyarakat.

Mahasiswa KKN UNILA Bersama Warga dan Kepala Kampung Moris Jaya, Tulang Bawang (1/2/2024) Foto: MAB (suarautama.id)

Salah satu program kerja unggulan yang telah dilakukan adalah Pengolahan Produk Olahan (PPO) menggunakan bahan dasar daun singkong. Tanaman singkong sendiri adalah tanaman yang banyak ditanam oleh masyarkat di Kampung Moris Jaya. Dari daun singkong ini mahasiswa KKN UNILA Bersama warga berhasil membuat tepung yang dapat digunakan untuk membuat berbagai jenis panganan, kue.

Ketua Kelompok Mahasiswa KKN UNILA di Kampung Moris Jaya, Muhammad Abi Bukhori, (8/2/2024) menjelaskan proses pembuatan tepung dari daun singkong. Dimulai dengan menyortir daun singkong untuk mendapatkan kualitas terbaik, kemudian membersihkannya dan mengeringkannya menggunakan oven dengan suhu yang tepat. Setelah itu, kami menghaluskan daun singkong kering dan menyimpannya dalam kemasan yang aman.

Mahasiswa KKN UNILA Bersama Siswa SDN 01 Moris Jaya Tulang Bawang (2/2024) Foto: MAB (suarautama.id)

“Program Primer KKN kami adalah PPO dari bahan daun singkong diolah menjadi tepung untuk makanan ringan, ini menarik dan mendapatkan apresiasi khususnya ibu-ibu” Kata Bukhori.

BACA JUGA :  Nitezen Ungkap Dugaan Pungli dan Mafia Tanah, Krisis Kepercayaan Terhadap ATR/BPN kabupaten Probolinggo Nampak Jelas

Mahasiswa lain, Marlina Helena Naroba Mahasiswi KKN UNILA, jurusan Ilmu Komunikasi, mengatakan ada beberapa kegiatan lain yang mereka lakukan diantaranya, lomba mewarnai bagi siswa SD, penyuluhan mitigasi bencana, penyuluhan efisiensi daya listrik untuk rumah tangga, penyuluhan literasi digital untuk anak SMAN 1 Banjar Agung, penyuluhan digitalisasi pembukuan untuk UMKM, pembuatan peta tata guna lahan untuk wilayah Kampung, donor darah dan pelaksanaan program kerja kampung berupa jumat berkah dan pengajian rutin, kegiatan pertanian, posyandu, berobat gratis dan pembinaan hidup sehat.

Mahasiswa KKN UNILA Bersama Peserta Sosialisasi pembukuan digital di Kampung Moris Jaya (2/2024) Foto: MAB (suarautama.id)

Sementara itu Kepala Kampung Moris Jaya, Deska Hery Syanda, mengungkapkan rasa senangnya atas kehadiran mahasiswa UNILA yang KKN di kampungnya.

BACA JUGA :  Warga Desa Gading Kulon Jadi Korban Sertifikat PRONA 2010 dan PTSL 2018, Terindikasi Cacat Administrasi dan Yuridis, BPN Jadi Sorotan Publik 

“Program kerja mahasiswa KKN sangat berguna bagi pemerintahan juga bagi masyarakat Kampung Moris Jaya, terimakasih atas kehadiran dan kerjasamanya, semoga apa yang telah dilakukan menambah pengalaman dan motivasi untuk berkarya” kata Deska.

Mahasiswa KKN UNILA Dalam Kegiatan Pengobatan Gratis Bagi Masyarakat Kampung Moris Jaya (2/2024) Foto: MAB (suarautama.id)

Adapun mahasiswa UNILA yang terlibat KKN di Kampung Moris Jaya adalah, Ketua, Muhammad Abi Bukhori (Teknik Elektro), anggota, Farhan Ibnu Hakim (Teknik Geofisika), Azyumara Gumanti (Arsitektur), Vania Marta Julieta (Teknologi Hasil Pertanian), Marlina Helena Naroba (Ilmu Komunikasi), Rivaldi Silva Julian (Teknik Sipil) dan Griselda Ladyonna Maharany (Akuntansi)

 

Berita Terkait

Perjuangan Siswa KIP Berprestasi Arya
Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab
Smart TBN Hadir di Desa Wisata Kampung Raja Prailiu, Waingapu!  
Sengketa Tambang Barsel: Janji “Hibah” Alat Berat Berujung Penolakan di RDP
BEM STIKES Bina Bangsa Majene Bawa Aspirasi Sulawesi Barat di Pratemu Nasional XV BEM Nusantara 2026
Nitezen Ungkap Dugaan Pungli dan Mafia Tanah, Krisis Kepercayaan Terhadap ATR/BPN kabupaten Probolinggo Nampak Jelas
Warga Sapikerep Menunggu Keajaiban Keadilan, Dugaan Penganiayaan Tersangka Pelaku WNA Belum Ada Kepastian Hukum
Dua Pendaki Gunung Piramid Bondowoso Meninggal, Persatuan Kelana Alam Indonesia Ingatkan Pentingnya Keselamatan
Berita ini 257 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:28 WIB

Smart TBN Hadir di Desa Wisata Kampung Raja Prailiu, Waingapu!  

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:28 WIB

Sengketa Tambang Barsel: Janji “Hibah” Alat Berat Berujung Penolakan di RDP

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:21 WIB

BEM STIKES Bina Bangsa Majene Bawa Aspirasi Sulawesi Barat di Pratemu Nasional XV BEM Nusantara 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Nitezen Ungkap Dugaan Pungli dan Mafia Tanah, Krisis Kepercayaan Terhadap ATR/BPN kabupaten Probolinggo Nampak Jelas

Berita Terbaru

mancingjitu slot thailand slot thailand