lk21slot777slot777slottoto 4dslot thailandslotslot gacor hari inislot gacorslot gacorslot thailandzonawin777zonawin777zonawin777slot777link slot gacor hari inizonawin777slot777slot gacorslot gacorslotzonawin777slot thailandslot gacorslot thailandslot thailandslot thailandsitus totositus totozonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777tempur777slot gacorslot gacorslot gacorslot gacorslot gacoratatotoatatotototo 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtogel 4dtogel 4datatotototo 4dtoto 4dtoto 4datatotototo 4dtoto 4d

Ketum LDII Ajak Para Pemimpin Jadikan Ramadan Benahi Moral Bangsa

Ketum LDII Ajak Para Pemimpin Jadikan Ramadan Benahi Moral Bangsa

- Publisher

Rabu, 22 Maret 2023 - 07:31 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA , Jakarta – Pejabat negara dan keluarganya terungkap memiliki kekayaan yang jauh di atas pendapatannya. Bahkan berujung pada tindak kriminalitas, dari pembunuhan hingga penganiayaan. Bahkan, kerabat mereka memamerkan kekayaan tanpa rasa risih.

“Sangat tidak bijak memamerkan kekayaan atau flexing di tengah ekonomi yang sedang tidak baik-baik saja. Seolah-olah pejabat negara tidak peduli kondisi rakyatnya. Ini bukan perilaku yang elok,” tutur Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso.

Menurut KH Chriswanto, krisis ekonomi global, runtuhnya perbankan di Amerika Serikat, hingga perang di Ukraina, berdampak pada ekonomi dunia termasuk Indonesia, “Meskipun kondisi Indonesia tidak separah negara-negara lain, karena konsumsi masyarakat mampu menggerakkan ekonomi nasional,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menjadi masalah ketika masyarakat yang menggerakkan ekonomi melihat pejabat bergelimang harta, lalu memamerkan kekayaannya, “Uniknya kasus-kasus ini terungkap ke publik bukan karena audit internal atau gerakan KPK, tapi terungkap setelah kerabat mereka pamer kekayaan atau berbuat kriminal. Ini sangat memprihatinkan,” tegas KH Chriswanto.

BACA JUGA :  Hampir Rp6 Miliar Digelontorkan, Depo Arsip Berau Masih Jadi Struktur Beton: PUPR dan Kontraktor Wajib Buka-bukaan‎

Menanggapi fenomena hedonisme pejabat publik itu, KH Chriswanto mengajak bangsa Indonesia menjadikan Ramadan sebagai upaya membersihkan diri, “Ini puncak ibadah, pembersihan diri dari dosa sehingga pada saat Idul Fitri sudah menjadi manusia yang suci kembali. Dan tentu saja diikuti oleh perubahan mental, moral dan akhlak menjadi lebih baik,” papar KH Chriswanto.

Menurutnya, pejabat publik dan keluarganya serta masyarakat Indonesia jangan sampai terlena dengan harta benda mereka, “Kesombongan akibat kepemilikan harta, membuat orang lupa untuk berbagi, bersedekah, bahkan pada satu titik menjadi sombong dan melupakan syukur kepada Allah. Inilah pintu menuju kehancuran peradaban manusia. Sejarah mengajarkan hal itu dengan baik,” tambahnya.

BACA JUGA :  Solidaritas Rakyat Papua: Selamatkan Hutan dan Rawa Dogiyai, Hentikan Kebakaran!

Agar Ramadan menjadi pemicu perubahan mental spiritual, ia mengajak umat Islam menjalankan “5 Sukses Ramadan”, yakni sukses puasa, salat tarawih, tadarus Alquran, meraih lailatul qodar, dan melaksanakan zakat fitrah. Menurutnya, lima sukses Ramadan merupakan ihtiar atau upaya meningkatkan kualitas keimanan, sekaligus meraih keridaan Allah, “Lima hal itu, memungkinkan kita menjalani puasa dengan khusuk dan ikhlas, sekaligus memperkuat iman kita dalam melawan hawa nafsu,” imbuh KH Chriswanto.

Senada dengan Ketua Umum DPP LDII, Sekretaris Umum DPP LDII Dody Taufik Wijaya mengatakan, “5 Sukses Ramadan” merupakan program yang kerap disuarakan oleh para ulama, “Kami menegaskannya lagi dalam bentuk program bagi warga LDII dan seluruh umat Islam. Agar Ramadan menjadi pengubah sikap mental, moral dan akhlak kita, dalam menghadapi problematika kebangsaan,” ujar Dody.

BACA JUGA :  Kalapas Bangko Ajak WBP Jaga Kamtib dan Manfaatkan Masa Pembinaan

Menurutnya, menjadi keprihatinan semua pihak ketika bangsa Indonesia sedang berjuang melewati beragam masalah yang dipicu pandemi, perang, hingga krisis perbankan internasional. Namun, ada sebagian kecil kerabat pejabat publik, justru tidak menghiraukan nasib orang lain.

“Mereka pamer kekayaan di tengah buruh yang sedang menghadapi PHK, karena pasar ekspor mengalami krisis. Ataupun masyarakat bawah yang menghadapi inflasi, harus melihat pameran kekayaan. Ini menunjukkan tidak adanya simpati, empati, dan tenggang rasa,” tutur Dody.

Padahal bangsa Indonesia, menurut Dody memiliki warisan luhur berupa gotong-royong, saling menghargai, tenggang rasa, dan memiliki empati yang tinggi. Hedonisme yang dipamerkan di media sosial, merupakan lampu kuning bahwa bangsa ini sedang menghadapi dekadensi moral dan akhlak, “Ramadan ini merupakan pijakan agar berubah menjadi lebih baik, kembali ke nilai-nilai luhur yang dimiliki bangsa Indonesia.

Berita Terkait

Suara Utama Gelar Rapat Kerja Pengurus Redaksi, Bahas Program Kerja 2026-2027 dan Transformasi Digital
Antrean BBM Mengular di Denpasar dan Badung, Pengelola SPBU Ungkap Kendala Pasokan
Video Dugaan Pelanggaran Kebersihan di Gudang Beras Bulog Merangin Beredar, Aktivis Desak Klarifikasi dan Evaluasi
SMPN 14 Denpasar bersama Unud Kembangkan Kantin Hijau untuk Tekan Sampah Makanan dan Risiko Obesitas
Kalapas Bangko Tinjau Aset Tanah, Siapkan Pengembangan Sarana Asimilasi dan Edukasi
PETI Mengancam Sungai dan Permukiman Tanjung Lamin, Polda Jambi Diminta Turun Tangan
Menkum Supratman, AI dan Teknologi Digital Tak Boleh Gerus Nilai Ekonomi Karya Jurnalistik
Satpolairud Polres Lamongan Bantu Evakuasi Jenazah ABK KM Mayangsari II yang Meninggal Dunia di Perairan Masalembo
Berita ini 39 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Suara Utama Gelar Rapat Kerja Pengurus Redaksi, Bahas Program Kerja 2026-2027 dan Transformasi Digital

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:05 WIB

Antrean BBM Mengular di Denpasar dan Badung, Pengelola SPBU Ungkap Kendala Pasokan

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Video Dugaan Pelanggaran Kebersihan di Gudang Beras Bulog Merangin Beredar, Aktivis Desak Klarifikasi dan Evaluasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:27 WIB

SMPN 14 Denpasar bersama Unud Kembangkan Kantin Hijau untuk Tekan Sampah Makanan dan Risiko Obesitas

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Kalapas Bangko Tinjau Aset Tanah, Siapkan Pengembangan Sarana Asimilasi dan Edukasi

Berita Terbaru

https://mancingjitu.com/