Ketua Paguyuban PKDI Tekankan Tegak Lurus, Pakopak Mendukung Visi dan Misi PKDI Kabupaten Probolinggo 

- Publisher

Rabu, 5 November 2025 - 16:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARA UTAMA, Probolinggo – Komunitas Pakopak Kabupaten Probolinggo Mendukung penuh Paguyuban kepala desa yang di kukuhkan pada tanggal 03 November 2025. Dukungan tersebut setelah mendengarkan langsung  Klarifikasi ketua paguyuban Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) kabupaten Probolinggo Jawa Timur. 05/11/2025.

Budi Harianto yang di dampingi Fauzen. Kedua nya di kenal dengan komunitas Pakopak, Mengaku telah mendengar langsung visi dan misi ketua PKDI kabupaten Probolinggo “Sanemo” prihal visi dan misi yang di emban oleh PKDI ke depan untuk kabupaten Probolinggo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“kami telah mendengar langsung Klarifikasi ketua PKDI kabupaten Probolinggo. Oleh karenanya, Kami komunitas Pakopak mendukung visi dan misi tersebut. Mudah mudahan,hadir nya PKDI, benar benar nyata dan berdampak positif bagi warga masyarakat di masing masing Desa. “Ucap nya.

BACA JUGA :  Komnas PA Kota Batu Berikan Edukasi Perlindungan Anak pada Pertemuan Forum Anak Desa Tlekung

Sementara ketua paguyuban Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKD) kabupaten Probolinggo “Sanemo” Menegaskan bahwa AD/RT lengkap dan sesuai aturan yang berlaku. Ia juga mewajibkan kepala desa yang tergabung melaksanakan tugas dengan tegak lurus.

“PKDI sesuai aturan yang ada, AD/RT nya lansung dari pusat. Yang jelas hadirnya PKDI di kabupaten Probolinggo, mewajibkan semua kepala desa tegak lurus melaksanakan, mengawal, semua progam progam yang di berikan pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten Probolinggo. “Tegas nya.

Ia juga meminta Kepala desa yang tergabung di PKDI, menciptakan program program baru yang sekiranya bermanfaat bagi masyarakat kabupaten Probolinggo khusus nya di desa yang di pimpin nya. Selain itu, Ia mengaku PKDI mempunyai misi dan visi jangka pendek dan jangka panjang.

BACA JUGA :  Sidang Lanjutan Konflik Renah Alai: Enam Terdakwa Akui Rusak Pondok dan Tebang Pohon Kopi Milik Korban

“Visi dan Misi Jangka pendek, kita PKDI segera melaksanakan konsilidasi, pertemuan, untuk merangkul semua kepala desa di masing masing kecamatan. agar supaya progam yang di berikan oleh Bupati Probolinggo SAE, segera terlaksana dengan sempurna. “Ucap nya.

Lebih lanjut kata “Sanemo” selalu memaparkan Visi dan misi jangka panjang. PKDI mendukung percepatan progam yang telah di cetuskan oleh Bupati Probolinggo menjadi Probolinggo lebih baik.

“Untuk jangka panjang, semua kepala desa yang tergabung di PKDI agar supaya, kita sebagai kepala desa, membuat kabupaten Probolinggo menjadi yang lebih baik dan terbaik sesuai visi dan misi yang di berikan oleh Bupati Probolinggo. “Papar nya.

Ia juga menekan, semua kepala desa yang tergabung di PKDI agar merubah mental nya, dari perbuatan yang tidak baik menjadi perbuatan yang lebih baik dan bermanfaat bagi warga masyarakat yang di pimpin nya.

BACA JUGA :  Tarif Nol Rupiah untuk Pencatatan Lagu Mulai Disosialisasikan, DJKI Dorong Perlindungan Hak

“Mengisi mental kita sebagai kepala desa dengan keagamaan dan membuang jauh jauh jauh perbuatan kita yang kurang baik. agar supaya perbuatan kita yang tidak baik di tiru oleh masyarakat. Karena kita sebagai suri tauladan bagi masyarakat. “Ucap Sanemo.

Ia menambahkan, bahwa PKDI tidak ada gesekan dengan organisasi lain. untuk bergabung dengan paguyuban PKDI menurut nya tidak ada paksaan.

“Yang jelas kami tidak mengurus dan tidak tau dengan organisasi yang lain. Yang mau bergabung dengan PKDI Monggo. Yang tidak mau bergabung ya Monggo tidak ada paksaan. Yang pasti maksud dan tujuan nya insyaallah sama. “Imbuh nya.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab
Sengketa Tambang Barsel: Janji “Hibah” Alat Berat Berujung Penolakan di RDP
BEM STIKES Bina Bangsa Majene Bawa Aspirasi Sulawesi Barat di Pratemu Nasional XV BEM Nusantara 2026
Nitezen Ungkap Dugaan Pungli dan Mafia Tanah, Krisis Kepercayaan Terhadap ATR/BPN kabupaten Probolinggo Nampak Jelas
Warga Sapikerep Menunggu Keajaiban Keadilan, Dugaan Penganiayaan Tersangka Pelaku WNA Belum Ada Kepastian Hukum
Dua Pendaki Gunung Piramid Bondowoso Meninggal, Persatuan Kelana Alam Indonesia Ingatkan Pentingnya Keselamatan
Saudi Edu Expo 2026 Sukses Digelar, Antusiasme Pengunjung Melonjak Tiga Kali Lipat
Terindikasi Arogansi dan Tidak Kooperatif, ATR/BPN Kabupaten Probolinggo Enggan Bertanggung jawab 
Berita ini 115 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:28 WIB

Sengketa Tambang Barsel: Janji “Hibah” Alat Berat Berujung Penolakan di RDP

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:21 WIB

BEM STIKES Bina Bangsa Majene Bawa Aspirasi Sulawesi Barat di Pratemu Nasional XV BEM Nusantara 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Nitezen Ungkap Dugaan Pungli dan Mafia Tanah, Krisis Kepercayaan Terhadap ATR/BPN kabupaten Probolinggo Nampak Jelas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Warga Sapikerep Menunggu Keajaiban Keadilan, Dugaan Penganiayaan Tersangka Pelaku WNA Belum Ada Kepastian Hukum

Berita Terbaru

mancingjitu slot thailand slot thailand