Kepala Desa Karanggeger Geram Terhadap Statement Oknum Kasubag Tata Usaha ATR/BPN Kabupaten Probolinggo

- Writer

Rabu, 28 Mei 2025 - 08:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

{

{"data":{"pictureId":"31db33bb5a3843069a0b4cf277eecc80","appversion":"4.5.0","stickerId":"","filterId":"","infoStickerId":"","imageEffectId":"","playId":"","activityName":"","os":"android","product":"lv","exportType":"image_export","editType":"image_edit","alias":""},"source_type":"vicut","tiktok_developers_3p_anchor_params":"{"source_type":"vicut","client_key":"aw889s25wozf8s7e","picture_template_id":"","capability_name":"retouch_edit_tool"}"}

 

SUARA UTAMA, Probolinggo –
Kepala Desa karanggeger kecamatan Pajarakan angkat bicara menanggapi statement Oknum kasubag Tata usaha ATR/BPN Kabupaten Probolinggo Yang telah tayang di media online sebelum nya. 28/05/2025.

Statemen Oknum kasubag seksi tata usaha di sampaikan pada tanggal 27 Mei 2025. saat team media mengkonfirmasi terkait proses pembuatan sertipikat melalui oknum notaris/PPAT yang berdampak pada administrasi desa.

ADVERTISEMENT

IMG 20240411 WA00381 Kepala Desa Karanggeger Geram Terhadap Statement Oknum Kasubag Tata Usaha ATR/BPN Kabupaten Probolinggo Suara Utama ID Mengabarkan Kebenaran | Website Resmi Suara Utama

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oknum kasubag tata usaha enggan menyebut kan namanya saat di tanya media. di kutip dari pernyataan oknum tersebut mengatakan bahwa kepala desa seharusnya tau. “Notaris/PPAT memang mitra kami kepala desa sebenarnya tau itu. “Katanya.

Statemen tersebut sempat di pertanyakan media, maksudnya kepala desa tau seperti apa?. namun, lagi lagi oknum kasubag enggan menjawab dengan alasan bukan yang berkompeten.

Statement oknum kasubag tata usaha membuat kepala desa karanggeger “Bawon Santoso” geram dan angkat bicara. menurut nya statement oknum kasubag tersebut di nilai ngawur.

“Bagaimana bisa tau kepala desa jika tidak ada tembusan dari BPN dan Notaris ketika sudah ada perubahan, jangan ngawur, kepala desa jangan di jadikan tumbal perseteruan antara masyarakat satu dengan yang lain nya karena tidak adanya koordinasi BPN dan Notaris dengan pemerintah desa. “ucap nya.

BACA JUGA :  Diduga Tidak Ada Empati, Prank Ulang Tahun Di Gedung DPRD kab. Probolinggo Saat Masyarakat Terkena Musibah 

Kepala Desa Karanggeger mengatakan bahwa Hal tersebut juga terjadi di desa nya. “Contoh nya desa karanggeger pembuatan sertipikat masal tahun 2006. itu kan progam pemerintah, yang membuat adalah BPN, tapi kenapa nama di leter C itu masih nama orang yang lama?. “katanya.

Ia juga menegaskan jika status tanah telah berpindah tangan tidak ada tembusan ke desa nya. “seharusnya kan ada perubahan, artinya apa, tidak ada kordinasi dan sosialisasi yang bagus antara BPN dengan pemerintah desa seharusnya ada pemberitahuan bahwa status tanah itu berubah. makanya kami sebagai pemerintah desa berpatokan pada Leter C. “Tegas nya.

Bawon Santoso menambahkan, belum pernah duduk bareng antara pemerintah desa dengan BPN. “selama ini, saya dua periode menjadi kepala belum pernah ada sosialisasi dari BPN ke desa desa, untuk mengkroscek data yang ada di desa sesuai atau tidak dengan yang ada di BPN. selama ini belum pernah duduk bareng sama BPN untuk mengcleirkan data yang ada di desa dengan BPN. “imbuh nya.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

Diduga Tidak Ada Empati, Prank Ulang Tahun Di Gedung DPRD kab. Probolinggo Saat Masyarakat Terkena Musibah 
Regional UNESCO Jakarta Bersama Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan (PSPK) Adakan Lokakarya Pengarusutamaan Gender dalam Data dan Pendidikan
Bahlil : Menteri yang Amankan Kedaulatan Rakyat
Satgas Jalan Lurus Tanggamus Kunjungi Anak Penderita Thalasemia di Talang Padang
Kades Pesisir Panggil Pembuat Bendungan Yang Diduga Ilegal, Pakopak Sebut Akan Mengambil Jalur Hukum 
Meningkatkan Kualitas Shalat: Hikmah Agung dari Perjalanan Isra Mi‘raj Nabi SAW
Negara untuk Warga atau Warga untuk Negara? Membaca Indonesia Hari Ini lewat Cermin La Politica Aristoteles
Kompak, Warga Desa Liprak Wetan Buat Surat Pernyataan Bersama, Tolak Sumur Bor Irigasi Warga Butuh Air Bersih 
Berita ini 81 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 19:46 WIB

Diduga Tidak Ada Empati, Prank Ulang Tahun Di Gedung DPRD kab. Probolinggo Saat Masyarakat Terkena Musibah 

Rabu, 21 Januari 2026 - 07:11 WIB

Regional UNESCO Jakarta Bersama Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan (PSPK) Adakan Lokakarya Pengarusutamaan Gender dalam Data dan Pendidikan

Rabu, 21 Januari 2026 - 06:27 WIB

Bahlil : Menteri yang Amankan Kedaulatan Rakyat

Selasa, 20 Januari 2026 - 11:40 WIB

Satgas Jalan Lurus Tanggamus Kunjungi Anak Penderita Thalasemia di Talang Padang

Senin, 19 Januari 2026 - 19:51 WIB

Kades Pesisir Panggil Pembuat Bendungan Yang Diduga Ilegal, Pakopak Sebut Akan Mengambil Jalur Hukum 

Senin, 19 Januari 2026 - 16:36 WIB

Meningkatkan Kualitas Shalat: Hikmah Agung dari Perjalanan Isra Mi‘raj Nabi SAW

Minggu, 18 Januari 2026 - 23:47 WIB

Negara untuk Warga atau Warga untuk Negara? Membaca Indonesia Hari Ini lewat Cermin La Politica Aristoteles

Minggu, 18 Januari 2026 - 19:27 WIB

Kompak, Warga Desa Liprak Wetan Buat Surat Pernyataan Bersama, Tolak Sumur Bor Irigasi Warga Butuh Air Bersih 

Berita Terbaru

Berita Utama

Israel Menghancurkan Markas UNRWA

Rabu, 21 Jan 2026 - 18:49 WIB

Fathin Robbani Sukmana, Pengamat Sosial dan Kebijakan Publik yang menyoroti profesi Pustakawan

Berita Utama

Bahlil : Menteri yang Amankan Kedaulatan Rakyat

Rabu, 21 Jan 2026 - 06:27 WIB