Excavator Bantuan Pemprov Jambi di Mampun Baru Hilang Arah, Dana Hasil Sewa Diduga Tak Jelas

- Writer

Kamis, 18 September 2025 - 19:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA,Merangin – Misteri pengelolaan bantuan alat berat berupa excavator yang diberikan Pemerintah Provinsi Jambi melalui program unggulan Jambi Tuntas pada tahun 2018 lalu kini menjadi sorotan warga Desa Mampun Baru, Kecamatan Pamenang Barat, Kabupaten Merangin. Pasalnya, sejak pertama kali bantuan tersebut diserahkan oleh Gubernur Jambi saat itu, Zumi Zola, hingga kini tahun 2025, warga mengaku tidak pernah mengetahui secara jelas ke mana aliran dana hasil pengelolaan alat berat tersebut.

Kepada media ini, salah seorang warga Desa Mampun Baru mengungkapkan bahwa excavator bantuan pemerintah itu dikelola oleh salah satu ketua gabungan kelompok tani (Gapoktan) setempat bernama Sukami. Alat berat tersebut disewakan kepada masyarakat, bahkan hingga keluar desa, untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pembuatan parit, kolam, hingga keperluan perkebunan.

BACA JUGA :  Prabowo Siap ‘Mengejutkan’ Mafia Tambang dan Pengusaha Ilegal

“Sejak 2018 sampai sekarang, kami warga tidak pernah tahu dana yang dihasilkan dari penyewaan excavator itu. Apakah masuk ke desa, kelompok tani, atau justru untuk pribadi. Bahkan ketika ditanya ke pihak desa, jawabannya mereka tidak tahu karena semua dikelola Gapoktan,” tegasnya dengan nada kesal.

Ironisnya, menurut warga lain, saat ini kondisi excavator yang dulu menjadi aset berharga desa sudah berubah menjadi rongsokan besi tua. Kerusakan diduga akibat penggunaan terus-menerus tanpa adanya perawatan maupun perbaikan.

“Kami minta pihak kecamatan dan kabupaten jangan tutup mata. Aset pemerintah yang diturunkan untuk kepentingan masyarakat desa jangan sampai jadi ajang bisnis pribadi. Ini bantuan resmi dari gubernur dulu, tapi sekarang malah terbengkalai,” ujar warga lainnya.

BACA JUGA :  Masyarakat Desa Karang Berahi Kecewa, Aliran Sungai Mandi Ditutup Aktivitas PETI

Hingga berita ini dirilis, pihak media belum berhasil mendapatkan keterangan resmi baik dari Pemerintah Desa Mampun Baru maupun pengurus Gapoktan terkait transparansi dana hasil sewa maupun kondisi terkini aset bantuan tersebut.

Kasus ini menambah daftar panjang dugaan lemahnya pengawasan aset bantuan pemerintah di daerah. Pertanyaan besar pun muncul: untuk siapa sebenarnya bantuan itu diperuntukkan, rakyat atau segelintir orang?

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Proyek Puskesdes Parit Jawa Disorot, PPK Dinkes Belum Beri Penjelasan, Inspektorat Sulit Dikonfirmasi
PETI Lubuk Birah Menggila, Diduga Libatkan Oknum Kades dan Aparat Desa, Akankah Polda Jambi Turun Tangan?
Aliansi Umat Islam Babel Geruduk DPRD, Tolak Keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace
GOW Kota Pangkalpinang Salurkan Bantuan Ramadan di Gerunggang: Wujud Kasih Sayang dan Pererat Silaturahmi
Optimalkan Zakat Produktif, Baznas Pangkalpinang Gelar Fundraising Ramadan 1447 H
Muhammadiyah Mengecam Serangan Amerika-Israel Terhadap Iran
Respon Global Terhadap Serangan Israel dan Amerika Serikat Kepada Iran dan Kematian Pemimpin Iran Ali Khamenei
Hari ke-10 Ramadhan, Komunitas Muslimah Mulia Kembali Bagikan Takjil Magnet Rezeki Box
Berita ini 418 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:02 WIB

Proyek Puskesdes Parit Jawa Disorot, PPK Dinkes Belum Beri Penjelasan, Inspektorat Sulit Dikonfirmasi

Jumat, 6 Maret 2026 - 08:12 WIB

PETI Lubuk Birah Menggila, Diduga Libatkan Oknum Kades dan Aparat Desa, Akankah Polda Jambi Turun Tangan?

Kamis, 5 Maret 2026 - 14:26 WIB

Aliansi Umat Islam Babel Geruduk DPRD, Tolak Keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace

Rabu, 4 Maret 2026 - 18:02 WIB

GOW Kota Pangkalpinang Salurkan Bantuan Ramadan di Gerunggang: Wujud Kasih Sayang dan Pererat Silaturahmi

Selasa, 3 Maret 2026 - 15:16 WIB

Optimalkan Zakat Produktif, Baznas Pangkalpinang Gelar Fundraising Ramadan 1447 H

Berita Terbaru