Disdikpora Dogiyai Gelar Sosialisasi Hentikan Perundungan dan Kekerasan di Sekolah

Rabu, 17 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTAMA,Dogiyai– Dalam rangka menanggapi meningkatnya pengaruh sosial dan lokal yang berdampak terhadap karakter anak-anak dan generasi muda, Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Dogiyai menyelenggarakan kegiatan sosialisasi penghapusan perundungan dan kekerasan di lingkungan pendidikan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 17 Agustus 2025, bertempat di SMP YPPK Moanemani, dan diikuti oleh peserta dari tingkat SD, SMP, hingga SMA/SMK se-Kabupaten Dogiyai.

Pemuda Katolik Dogiyai Tanam 500 Pohon di Kaki Gunung Maago

Sosialisasi ini bertujuan untuk:
1. Menumbuhkan kesadaran semua pihak tentang bahaya perundungan (bullying) dan kekerasan fisik maupun verbal di sekolah,

2. Membangun lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang siswa, serta

3. Mendorong peran aktif guru, orang tua, dan siswa dalam menciptakan budaya pendidikan yang berkarakter.

Dalam sambutannya, perwakilan Disdikpora Benediktus Goo, menyampaikan bahwa kekerasan dalam bentuk apa pun tidak boleh ditoleransi di dunia pendidikan, karena akan merusak masa depan anak-anak yang merupakan generasi penerus bangsa.

BACA JUGA :  Wabup Subang Dorong PLUT-KUMKM Jadi Motor Penggerak UMKM Lokal

“Kami melihat adanya pengaruh sosial yang mulai mengikis nilai-nilai kasih, toleransi, dan penghargaan antarsesama. Untuk itu, kegiatan ini menjadi langkah awal menciptakan kesadaran kolektif untuk menghentikan perundungan di semua jenjang pendidikan,” ujar Benny Goo dalam Narasumber kegiatan tersebut.

Tingkatkan Disiplin ASN, Satpol PP Dogiyai Gelar RDP dan Raker
Sosialisasi ini juga disertai dengan sesi diskusi interaktif, pemutaran video edukatif, serta pembagian materi kampanye anti-bullying kepada siswa dan guru.

Pemkab dan DPRD Dogiyai Bahas Transparansi Anggaran dalam Rapat Paripurna 

Diharapkan, kegiatan ini menjadi langkah awal dari gerakan yang lebih luas dalam mewujudkan pendidikan yang ramah anak dan berbasis kasih di Kabupaten Dogiyai.

Berita Terkait

Semakin Krisis Kepercayaan Masyarakat, 3 Oknum perangkat desa Banyuanyar tengah Rangkap Jabatan
Warga Ranuagung di Laporkan Warga Tiris Atas Dugaan Tindak Pidana Penipuan 
Jelajah Masjid Pedalaman Nusa Tenggara Timur, Samudera Zam Zam berbagi 4 Ton Sembako 
Menjadi Buah Bibir, Oknum Perangkat Desa Banyuanyar Tengah Diduga Berikan Contoh Langgar Aturan
Safari Pra-Ramadhan di Masjid Al Qodar Oebesa Pedalaman Timor NTT
Oknum Perangkat Desa Banyuanyar Tengah Diduga Merangkap Sebagai Ketua Poktan Jaya Abadi 
Tips Mengenal Wartawan Bodrex dan Wartawan Profesional
Melebar, Oknum SPPG Tiris Diduga Tidak Mengantongi Sertifikat Pelatihan Higiene Sanitasi Pangan

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 16:44

Semakin Krisis Kepercayaan Masyarakat, 3 Oknum perangkat desa Banyuanyar tengah Rangkap Jabatan

Senin, 16 Februari 2026 - 19:20

Warga Ranuagung di Laporkan Warga Tiris Atas Dugaan Tindak Pidana Penipuan 

Senin, 16 Februari 2026 - 18:32

Jelajah Masjid Pedalaman Nusa Tenggara Timur, Samudera Zam Zam berbagi 4 Ton Sembako 

Senin, 16 Februari 2026 - 09:05

Menjadi Buah Bibir, Oknum Perangkat Desa Banyuanyar Tengah Diduga Berikan Contoh Langgar Aturan

Minggu, 15 Februari 2026 - 16:41

Safari Pra-Ramadhan di Masjid Al Qodar Oebesa Pedalaman Timor NTT

Minggu, 15 Februari 2026 - 15:18

Tips Mengenal Wartawan Bodrex dan Wartawan Profesional

Minggu, 15 Februari 2026 - 11:58

Melebar, Oknum SPPG Tiris Diduga Tidak Mengantongi Sertifikat Pelatihan Higiene Sanitasi Pangan

Minggu, 15 Februari 2026 - 09:43

Terindikasi Dugaan Mark Up Harga Bahan Makanan Bergizi, Oknum Aslap SPPG Tiris Memilih Diam

Berita Terbaru