Diduga Proyek Siluman, Pembangunan Sumur Bor di Desa Tanjung Ilir Mangkrak dan Tanpa Papan Informasi

- Publisher

Minggu, 4 Januari 2026 - 05:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA,Merangin – Pembangunan sumur bor yang diduga merupakan proyek siluman terpantau mangkrak di Desa Tanjung Ilir, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin. Berdasarkan hasil investigasi media ini di lapangan pada Sabtu, 3 Januari 2026, ditemukan adanya aktivitas pembangunan sumur bor di kawasan persawahan desa setempat yang hingga kini belum tuntas.

Dari pantauan di lokasi, pembangunan sumur bor tersebut diduga mulai dikerjakan pada akhir tahun 2025 dan dikelola oleh kelompok tani setempat. Namun hingga awal tahun 2026, progres pekerjaan terlihat tidak maksimal dan terkesan ditinggalkan. Di lokasi hanya tampak beberapa tiang listrik dan satu titik sumur bor, tanpa adanya bangunan penunjang lain seperti bak penampungan air maupun sarana pendukung lainnya.

BACA JUGA :  Bedah Rumah Lapas Sarolangun dan BAZNAS Hadirkan Hunian Layak bagi Warga Aur Gading

Ironisnya, pada area pembangunan tersebut tidak ditemukan papan informasi proyek, sehingga menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat terkait sumber anggaran dan pihak yang bertanggung jawab atas pekerjaan tersebut. Kondisi ini memunculkan dugaan bahwa proyek tersebut tidak terbuka terhadap publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Tanjung Ilir, Marwan, mengaku tidak mengetahui asal-usul pembangunan sumur bor tersebut. Ia menegaskan bahwa pemerintah desa tidak pernah dilibatkan dalam kegiatan pembangunan dimaksud.

“Saya tidak tahu itu bangunan dari mana. Yang pasti lokasi tersebut berada di tanah milik saudara Anton, dan Anton itu anak dari Ketua Kelompok Tani setempat yang bernama Amri. Kami dari pemerintah desa tidak dilibatkan dalam pembangunan tersebut,” ujar Marwan kepada media ini.

BACA JUGA :  Jejak Teduh Indonesia Luncurkan Project Planet Proklim di Majene, Perempuan Jadi Garda Terdepan Aksi Iklim dan Ketahanan Pangan

Sebagai upaya konfirmasi lanjutan dan untuk keberimbangan pemberitaan, media ini telah berulang kali menghubungi Anton melalui sambungan WhatsApp. Namun hingga berita ini diturunkan, panggilan tersebut tidak mendapat respons meski nada sambung berdering.

Tidak hanya itu, media ini juga mendatangi kediaman Ketua Kelompok Tani, Amri, guna meminta klarifikasi terkait pembangunan sumur bor tersebut. Namun yang bersangkutan tidak berada di tempat.

BACA JUGA :  100 Hari Kepemimpinan H. M. Sahlan di Kemenag Majene, Perkuat Kolaborasi dan Hadirkan Program Berdampak

Dengan kondisi bangunan yang terkesan terbengkalai, tanpa papan informasi, serta minimnya keterangan resmi, pembangunan sumur bor di Desa Tanjung Ilir ini menimbulkan dugaan kuat sebagai proyek yang tidak transparan.

Hingga kini, belum diketahui secara pasti apakah pembangunan tersebut bersumber dari dana pribadi, kelompok, atau anggaran pemerintah, yang diduga berasal dari dinas terkait, termasuk Dinas Pertanian.

Media ini masih terus berupaya melakukan penelusuran lebih lanjut serta menunggu keterangan resmi dari pihak-pihak yang bertalian langsung dengan pembangunan sumur bor tersebut, guna memastikan kejelasan status dan sumber pendanaannya.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Kalapas Bangko Ajak WBP Jaga Kamtib dan Manfaatkan Masa Pembinaan
Guyup Rukun, Warga Tempel Sukoharjo Sukses Gelar Rangkaian HUT RI ke-81
Lapas Bangko Perkuat Layanan Kesehatan, Pastikan Hak Dasar Warga Binaan Terpenuhi
Dugaan Illegal Logging di Pulau Bayur Bergulir: Ada Upaya Hentikan Pemberitaan, LSM Siapkan Laporan
Warga Resah, Aktivitas PETI Dompeng di Tanjung Lamin Disebut Makin Mendekati Permukiman
Pisah Sambut Kalapas Bangko, Heri Tinggalkan Kesan, Syaikoni Bawa Harapan Baru
Founder Suara Utama Resmikan Reformasi Struktur Manajemen Redaksi Periode 2026 – 2027
Penayangan Film Mencari Jeda Jadi Ruang Apresiasi Karya Cine Vidya 2026
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:39 WIB

Kalapas Bangko Ajak WBP Jaga Kamtib dan Manfaatkan Masa Pembinaan

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Guyup Rukun, Warga Tempel Sukoharjo Sukses Gelar Rangkaian HUT RI ke-81

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:06 WIB

Lapas Bangko Perkuat Layanan Kesehatan, Pastikan Hak Dasar Warga Binaan Terpenuhi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:19 WIB

Dugaan Illegal Logging di Pulau Bayur Bergulir: Ada Upaya Hentikan Pemberitaan, LSM Siapkan Laporan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:41 WIB

Warga Resah, Aktivitas PETI Dompeng di Tanjung Lamin Disebut Makin Mendekati Permukiman

Berita Terbaru

Oplus_131072

Berita Utama

Kalapas Bangko Ajak WBP Jaga Kamtib dan Manfaatkan Masa Pembinaan

Senin, 24 Agu 2026 - 15:39 WIB

mancingjitu slot thailand slot thailand https://www.marcopolodijon.com/