Arnoldus Douw: Belajar dan Bekerja Bagi Negri Papua

- Publisher

Sabtu, 28 Januari 2023 - 19:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

foto bareng setelah usai materi 2 saat seminar dan diskusi ipmanapandode jog-lo
Yang hari ketiga

foto bareng setelah usai materi 2 saat seminar dan diskusi ipmanapandode jog-lo Yang hari ketiga

SUARA UTAMA, YOGYAKARTA – Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Nabire Paniai Dogiyai dan Deiyai (IPMANAPANDODE) kota studi Yogyakarta dan Solo  Melangsungkan seminar dengan tema “Peran Intelektual Berbasis Kreatifitas Lokal di Era Revolusi Industri 4.0” Bertempat Asrama Dogiyai. Kamis, 26-28 Januari 2023.

Materi ini disampaikan oleh Arnoldus Douw selaku ketua KAPP Kab Dogiyai kepada mahasiswa dan Pelajar Ipmanapandode Yogyakarta dan Solo. Diskusi ini diarahkan sdr Vitalis Tatogo dan diringkas sdr Yance Kudiai.

Ipmanapandode Sukses Gelar 11 Materi Seminar dan Diskusi di Yogyakarta

Arnoldus Douw selaku pemateri mengatakan, Orang (asing) luar negri hidup dengan karya mereka. Zaman ini dituntut harus punya karya. Kita anak papua harus punya karya sendiri. Jangan kita tunggu orang bergerak duluan. Kita anak papua harus bergerak cepat, jelasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lanjut Douw mantan ketua Ipmanapandode Jakarta dalam materi mengatakan,  Kekagetan budaya dari luar seperti misionaris hadir di papua dan lainnya sehingga kita lupa budaya. Kita jangan seperti ini terus. Kita harus bangkit melalui kekuatan budaya kita dengan moto kita orang Mee “Dou” “Gai” “Ekowai”.

Untuk itu, Orang non papua membuka usaha dengan bebas di Papua. Lalu bagaimana kami yang anak asli daerah, apakah kita nonton mereka main bola. Bagaimana dengan ilmu dan skill kita. Jelas Arnoldus Douw selaku Founder sekaligus CFO Nexfood di Nabire.

Pelatihan Pentingnya Foto Prodak Pengembangan Bisnis Digital Marketing Bekerja Dengan Tim Nexfood&

Lanjut Arnold, Mental dan mindsetnya ketergantungan semenjak 1969 setelah pepera hingga rakyat papua masih ketergantungan sehingga produksi korek api saja belum ada di papua.

BACA JUGA :  Sidang Lanjutan Konflik Renah Alai: Enam Terdakwa Akui Rusak Pondok dan Tebang Pohon Kopi Milik Korban

Untuk itu lanjut, Birokrasi patrimonial atau birokrasi tradisional terdapat pada cara merekrut orang untuk duduk dalam birokrasi, jelas Douw pendiri perpustakaan rakyat Kamapi Topi.

Saran Arnold bagi pelajar dan mahasiswa harus banyak membaca buku, diskusi, ikut tour, pelatihan, kursus dan lainya.

BACA JUGA :  Jalan Tambal Sulam di Jalur Trans-Sulawesi Pangkep–Barru Disorot, Warga Pertanyakan Penggunaan Anggaran

Lanjut Arnold bph, moderator organisasi, senioritas dan lainnya ilmu dan skil bisa praktekan secara kontektual ke Papuaan.

Yance Kudiai; Terpilih Menjadi Badan Formatur Ipmado Joglo

“Kerja sama yang baik tetap kita pertahankan. Ada semacam kelas dengan melibatkan senior di organisasi Ipmanapandode menjadi pergerakan dan membina intelektual  demi Papua”.

Jurusan manajemen otomoti dan IT kerja kolaborasi menciptakan satu visi besar dalam satu tujuan sangat baik dan berguna, beber Arnold disela materi.

Lanjut Douw, Pengembangan dan peningkatan bisa dilakukan maka, harus membuat grup untuk satukan visi untuk mengembangkan satu tujuan, Jelas Arnold selaku penasehat koperasi Kamapi Ekowai Enaimo.

Fais Asohul Beri materi Pengolahan Arsip dan Perpustakaan Kepada Organisasi Ipmanapandode Jog-Lo

Yosia Tebai selaku “mantan Ketua Ipmanapabdode Yogyakarta Solo” menyanyakan, mengapa pulang papua pergerakannya sempit? Kalau kita mau keluar dari zona nyaman. Setelah kita tiba didaerah kita punya konsep. kita harus mulai dari diri dan sesama. Kita harus keluar dengan konsep. Konsep itu mengantarkan kita mewujutkan cita cita kita, kata pemateri.

BACA JUGA :  Diduga Gudang Solar Skala Besar Milik Budi Beroperasi di Desa Birun, APH Diminta Turun Tangan

Mengapa di papua banyak penangguran? Selain pemerintah membuka lapangan kerja, kita sendiri membuka lapangan kerja. Itu mengurangi kemiskinan di papua adalah salah satunya, Yang dijawab Arnold Douw.

Ipmanapandode Bali Jember gelar Kegiatan Besar berjalan Lancar

Omnibuslaw dan pemekaran sasarannya di Pulau Kalimantan dan Papua. Sedikit lagi papua hancur. Kita harus tekuni bidang masing masing. Ini adalah salah satu langkah untuk membentengi diri kita dan alam papua, jelas Arnold direktur PT Cahaya Tanaka Abadi.

Akhir kata “Belajar bagi negriku dan bekerja bagi negriku” adalah kalimat awal dan akhir yang disampaikan oleh pemateri untuk memberikan semangat kepada peserta materi. Tutupnya.

Berita Terkait

Progam PRONA 2010 dan PTSL 2018 Desa Gading Kulon, Diduga Merugikan Negara, Masyarakat dan Ahli Waris Hingga Ratusan Juta Rupiah 
Warkop Anggota DPR RI di Pettarani Tak Aman, Helm Wartawan Hilang Digondol Maling
Polda Sulsel Gelar Ziarah Rombongan, Teguhkan Semangat Pengabdian di Hari Bhayangkara Ke-80
Siswi SMAIT Darul Fikri Makassar Raih Juara 3 Duta Baca Pelajar 2026
HUT Bhayangkara ke-80, Polres Barsel Kumpulkan 26 Kantong Darah Lewat Donor Massal
Posbankum Jadi Jembatan Keadilan, Bapelkum dan BNN Ajak Warga Lawan Narkoba
Aliansi Lingkungan Soroti Rencana PT Conch di Barru
Berkumpul tokoh sentral adat, PYM Datu Amir MA (Sultan Sambaliung), PYM Adji Raden M. Bahkrun (Sultan Gunung Tabur), serta H. Datu Dissan Hasanudin Maulana (Sultan Bulungan)
Berita ini 139 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:37 WIB

Progam PRONA 2010 dan PTSL 2018 Desa Gading Kulon, Diduga Merugikan Negara, Masyarakat dan Ahli Waris Hingga Ratusan Juta Rupiah 

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:11 WIB

Warkop Anggota DPR RI di Pettarani Tak Aman, Helm Wartawan Hilang Digondol Maling

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:41 WIB

Polda Sulsel Gelar Ziarah Rombongan, Teguhkan Semangat Pengabdian di Hari Bhayangkara Ke-80

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:44 WIB

Siswi SMAIT Darul Fikri Makassar Raih Juara 3 Duta Baca Pelajar 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:17 WIB

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Barsel Kumpulkan 26 Kantong Darah Lewat Donor Massal

Berita Terbaru