BEMNUS Sulawesi Barat Soroti Rencana Pengangkatan Kembali Nakes PPPK di Mamuju : “Jangan Jadikan Tenaga Kesehatan Korban Kebijakan Anggaran

- Publisher

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:24 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

SUARA UTAMA | Mamuju, 8 Agustus 2026 — Rencana Pemerintah Kabupaten Mamuju untuk kembali mengangkat sebagian tenaga kesehatan berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang sebelumnya diberhentikan akibat keterbatasan anggaran menuai perhatian dari Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara (BEMNUS) Sulawesi Barat.

Melalui Koordinator Bidang Kesehatan dan Keperempuanan BEMNUS Sulawesi Barat, Iksan Prawira, organisasi tersebut menyampaikan apresiasi atas upaya pemerintah dalam memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan di sejumlah puskesmas dan fasilitas pelayanan kesehatan yang masih mengalami kekurangan personel.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun demikian, BEMNUS menilai kebijakan tersebut harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola, perencanaan, dan penganggaran sektor kesehatan di Kabupaten Mamuju.

“Tenaga kesehatan bukan barang mainan yang bisa diangkat ketika dibutuhkan, kemudian diberhentikan saat anggaran mengalami keterbatasan. Mereka adalah tenaga profesional yang berada di garis terdepan pelayanan masyarakat dan berhak memperoleh kepastian status serta perlindungan dalam menjalankan tugas,” tegas Iksan Prawira.

Menurutnya, pemerintah daerah perlu memiliki perencanaan kebutuhan sumber daya manusia kesehatan yang berbasis kebutuhan riil serta didukung kemampuan fiskal yang terukur dan berkelanjutan. Dengan demikian, tenaga kesehatan tidak lagi menjadi pihak yang terdampak akibat perubahan kebijakan anggaran.

BACA JUGA :  Kabut Asap Pekat Selimuti Padang Pariaman, Masyarakat Diimbau Waspadai Gangguan Pernapasan

BEMNUS Sulawesi Barat juga meminta Pemerintah Kabupaten Mamuju untuk membuka secara transparan dasar kebijakan pemberhentian maupun rencana pengangkatan kembali tenaga kesehatan PPPK. Selain itu, pemerintah diharapkan memastikan seluruh hak tenaga kesehatan dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku serta memberikan jaminan agar kebijakan serupa tidak kembali merugikan para tenaga kesehatan di masa mendatang.

BACA JUGA :  Satpolairud Polres Lamongan Bantu Evakuasi Jenazah ABK KM Mayangsari II yang Meninggal Dunia di Perairan Masalembo

“Pelayanan kesehatan merupakan hak dasar setiap warga negara. Oleh karena itu, tenaga kesehatan tidak boleh diposisikan sebagai solusi sementara ketika pemerintah membutuhkan tenaga, lalu dianggap sebagai beban saat kondisi anggaran berubah. Mereka adalah garda terdepan pelayanan publik yang harus dihargai, dilindungi, dan diberikan kepastian dalam menjalankan profesinya,” tutup Iksan Prawira.

Pernyataan tersebut diharapkan menjadi masukan konstruktif bagi Pemerintah Kabupaten Mamuju dalam menyusun kebijakan yang lebih terencana, berkeadilan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Penulis : Hamsir

Editor : Hamsir

Sumber Berita: Suara Utama

Berita Terkait

Dibuka Ramlan Mangkialo, Didoakan Ustaz Hairrudin, Bakubae Idol 2026 Resmi Dilaksanakan
Andre Hariyanto Kantongi Sertifikat UKW Harian Kompas, Resmi Kompeten sebagai Wartawan Dewan Pers
Dongkrak Ekonomi Pedagang UMKM, Perumda Pasar Cita Kota Bitung Hadirkan Idol Cilik 2026
Diduga Terlibat PETI di Sungai Manau, Nama Anwar Pegawai RSUD Bangko Jadi Sorotan Publik!
Diduga PETI Milik Budi dan Hamzah Porak-Porandakan Hutan Adat dan Geopark Merangin di Desa Guguk
Jokowi Perlihatkan Ijazah SD hingga S1 dalam Persidangan Kasus Polemik Ijazah
Budpar Dogiyai Matangkan Persiapan Pekan Kreasi Daerah II
Prabowo Berhentikan Listyo Sigit dari Jabatan Kepala Staf Kepresidenan, Kasus Dugaan Penyadapan Jadi Sorotan
Berita ini 83 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 13:53 WIB

Dibuka Ramlan Mangkialo, Didoakan Ustaz Hairrudin, Bakubae Idol 2026 Resmi Dilaksanakan

Sabtu, 7 November 2026 - 10:45 WIB

Andre Hariyanto Kantongi Sertifikat UKW Harian Kompas, Resmi Kompeten sebagai Wartawan Dewan Pers

Sabtu, 7 November 2026 - 03:21 WIB

Dongkrak Ekonomi Pedagang UMKM, Perumda Pasar Cita Kota Bitung Hadirkan Idol Cilik 2026

Jumat, 6 November 2026 - 17:09 WIB

Diduga Terlibat PETI di Sungai Manau, Nama Anwar Pegawai RSUD Bangko Jadi Sorotan Publik!

Kamis, 5 November 2026 - 18:13 WIB

Jokowi Perlihatkan Ijazah SD hingga S1 dalam Persidangan Kasus Polemik Ijazah

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp