Dua Pendaki Gunung Piramid Bondowoso Meninggal, Persatuan Kelana Alam Indonesia Ingatkan Pentingnya Keselamatan

Founder Komunitas Pecinta Alam Persatuan Kelana Alam Indonesia (PKAI), Andre Hariyanto, turut menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga kedua korban

- Publisher

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:21 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO; Dua Pendaki Gunung Piramid Bondowoso Ditemukan Meninggal Dunia, Persatuan Kelana Alam Indonesia Imbau Pendaki Utamakan Keselamatan (Andre Hariyanto/SUARA UTAMA)

FOTO; Dua Pendaki Gunung Piramid Bondowoso Ditemukan Meninggal Dunia, Persatuan Kelana Alam Indonesia Imbau Pendaki Utamakan Keselamatan (Andre Hariyanto/SUARA UTAMA)

SUARA UTAMA, Bondowoso – Dua pendaki yang sebelumnya dilaporkan hilang saat mendaki Gunung Piramid, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (4/8/2026).

FOTO: Persatuan Kelana Alam Indonesia Buka Open Recruitment Kepengurusan, Admin, dan Relawan Tahun 2026, Ajak Pecinta Alam dari Seluruh Indonesia Bergabung (Andre Hariyanto/SUARA UTAMA)
FOTO: Persatuan Kelana Alam Indonesia Buka Open Recruitment Kepengurusan, Admin, dan Relawan Tahun 2026, Ajak Pecinta Alam dari Seluruh Indonesia Bergabung (Andre Hariyanto/SUARA UTAMA)

Kedua korban yakni Maliya Finda (51), warga Surabaya, dan Irfan Nasrul Laili (35), pemandu lokal asal Desa Traktakan, Kecamatan Wonosari, Bondowoso. Keduanya diketahui mulai melakukan pendakian pada Minggu (2/8/2026), lansir berbagai sumber berita.

FOTO; Dua Pendaki Gunung Piramid Bondowoso Ditemukan Meninggal Dunia, Persatuan Kelana Alam Indonesia Imbau Pendaki Utamakan Keselamatan (Andre Hariyanto/SUARA UTAMA)
FOTO; Dua Pendaki Gunung Piramid Bondowoso Ditemukan Meninggal Dunia, Persatuan Kelana Alam Indonesia Imbau Pendaki Utamakan Keselamatan (Andre Hariyanto/SUARA UTAMA)

Kapolres Bondowoso AKBP Aryo Dwi Wibowo mengatakan, kedua korban ditemukan sekitar pukul 13.00 WIB di bawah kawasan Punggung Naga dengan kedalaman sekitar 60 meter.

Kedua jenazah ditemukan dalam posisi tertelungkup dan tersangkut di ranting pohon dengan jarak sekitar lima meter. Tim SAR gabungan kemudian menuju lokasi untuk melakukan pembungkusan terhadap jenazah.

Perstauan Kelana Alam Indonesia Imbau Pendaki Utamakan Keselamatan

Atas peristiwa tersebut, Founder Komunitas Pecinta Alam Persatuan Kelana Alam Indonesia (PKAI) dan Admin pengurus Backpackers Indonesia (BPI) Chapter Malang Raya, Andre Hariyanto, turut menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga kedua korban.

Persatuan Kelana Alam Indonesia juga mengimbau seluruh pendaki, baik pemula maupun yang sudah berpengalaman, agar selalu mengutamakan kehati-hatian serta tidak memaksakan diri ketika kondisi fisik maupun situasi di gunung tidak memungkinkan.

BACA JUGA :  Ketua Umum FOR SANTRI Kukuhkan Pengurus Subkorwil V Jawa Timur di Kota Batu

“Jangan terlalu memaksakan diri saat mendaki atau mengejar ketinggian dan memaksakan harus sampai puncak. Kesehatan dan keselamatan jauh lebih penting,” pesannya.

Menurutnya, pendaki perlu mempersiapkan kondisi fisik, perlengkapan, logistik, serta memperhatikan cuaca dan kondisi medan sebelum melakukan pendakian.

“Puncak bukan tujuan utama jika keselamatan harus dipertaruhkan. Pulang dengan selamat adalah pencapaian yang paling penting,” tegasnya.

BACA JUGA :  Pernyataan Hotman Paris, Pemred SUARA UTAMA Ajak Hormati Profesi Wartawan

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh pencinta alam untuk selalu mengedepankan keselamatan, memahami kemampuan diri, serta mengambil keputusan secara bijak selama berada di alam bebas.

Sekilas tentang Puncak Gunung Piramid 1521 Mdpl atau Puncak Ranggeno di Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur adalah tempat wisata alam ekstrem yang terkenal dengan jalur pendakian sempit bernama Punggung Naga, pemandangan indah dari ketinggian 1.521 meter di atas permukaan laut, serta kewaspadaan tinggi karena jalurnya yang sangat curam dan berbahaya.

(Redaksi Suara Utama)

Penulis : Zhafran Saif Ghazi Al-Amin

Editor : Zahwa Qarira Nazhira

Sumber Berita: Redaksi Suara Utama

Berita Terkait

Menkum Percepat Digitalisasi Layanan, 470 Layanan Hukum Beralih Penuh Mulai September 2026
Saudi Edu Expo 2026 Sukses Digelar, Antusiasme Pengunjung Melonjak Tiga Kali Lipat
Terindikasi Arogansi dan Tidak Kooperatif, ATR/BPN Kabupaten Probolinggo Enggan Bertanggung jawab 
Kades Pematang Kancil Minta Bank Mandiri Segera Selesaikan Hak Warga Korban Dugaan Penyimpangan Dana
DJKI Dorong Komersialisasi Paten Lewat Indonesia Patent Awards 2026
IJS Majene Tempuh Jalur Hukum, Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik Organisasi ke Polres
BPN Merangin Disorot, Keluhan Warga dan Kritik DPRD Menguat di Tengah Program Percepatan Menteri ATR
Diduga Ada Permainan Judi Bola Bowling di Arena Pasar Malam Muara Delang, Warga Minta Aparat Bertindak
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 01:10 WIB

Menkum Percepat Digitalisasi Layanan, 470 Layanan Hukum Beralih Penuh Mulai September 2026

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:21 WIB

Dua Pendaki Gunung Piramid Bondowoso Meninggal, Persatuan Kelana Alam Indonesia Ingatkan Pentingnya Keselamatan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:57 WIB

Saudi Edu Expo 2026 Sukses Digelar, Antusiasme Pengunjung Melonjak Tiga Kali Lipat

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:07 WIB

Kades Pematang Kancil Minta Bank Mandiri Segera Selesaikan Hak Warga Korban Dugaan Penyimpangan Dana

Senin, 3 Agustus 2026 - 23:01 WIB

DJKI Dorong Komersialisasi Paten Lewat Indonesia Patent Awards 2026

Berita Terbaru

mancingjitu slot thailand slot thailand