PETI Merajalela di Bukit Batu Sungai Manau, Warga Minta Aparat Telusuri Dugaan Keterlibatan Azral

- Publisher

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:18 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

SUARA UTAMA,Merangin – Gelombang protes dan desakan keras terus menguat dari warga Desa Bukit Batu, Kecamatan Sungai Manau, Kabupaten Merangin. Masyarakat meminta aparat penegak hukum segera mengambil langkah nyata terhadap maraknya aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) yang disebut telah merusak lahan pertanian produktif serta mengancam keseimbangan lingkungan di wilayah tersebut.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari sejumlah warga, masyarakat menyebut terdapat satu nama yang diduga menjadi pihak awal yang membuka akses dan memulai aktivitas penambangan di kawasan itu, yakni seorang warga bernama Azral. Namun demikian, tuduhan tersebut belum dapat diverifikasi secara independen dan belum ada keterangan resmi dari pihak yang disebut.

BACA JUGA :  Nama 'Tiar' Muncul dalam Sorotan PETI Menggunakan Alat Berat di Desa Pulau Baru

“Awalnya hanya satu titik, tetapi kemudian semakin meluas. Sekarang alat berat terus berdatangan dan aktivitas tambang makin ramai,” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga menuturkan, sebelum aktivitas tambang berkembang, kawasan tersebut merupakan hamparan sawah produktif yang menjadi sumber penghidupan masyarakat. Kini sebagian area disebut telah berubah menjadi bekas galian, timbunan tanah, serta akses pertanian yang mengalami kerusakan.

BACA JUGA :  Founder Suara Utama Resmikan Reformasi Struktur Manajemen Redaksi Periode 2026 - 2027

Selain dampak ekonomi, warga juga mengaku khawatir terhadap risiko kerusakan lingkungan yang dapat memicu banjir maupun longsor di kemudian hari.

Di tengah situasi tersebut, sebagian masyarakat mempertanyakan mengapa aktivitas yang mereka sebut telah lama berlangsung itu dinilai belum menunjukkan tanda-tanda berhenti. Bahkan, menurut sejumlah warga, isu aktivitas PETI di wilayah tersebut sebelumnya sempat menjadi perhatian publik dan ramai diperbincangkan di lingkungan pemerintahan setempat.

Kondisi itu memunculkan persepsi di tengah masyarakat bahwa pelaku aktivitas ilegal seolah masih dapat beroperasi tanpa hambatan. Sejumlah warga pun meminta aparat untuk menjawab pertanyaan publik melalui penegakan hukum yang terbuka, profesional, dan berdasarkan fakta di lapangan.

BACA JUGA :  Puluhan Dompeng Rakit Mengobrak-abrik Sungai Tanjung Lamin, Warga Desak Polda Jambi Turun Tangan

Masyarakat mendesak Polres Merangin serta, bila diperlukan, Polda Jambi untuk melakukan penelusuran menyeluruh terhadap aktivitas PETI yang terjadi, termasuk memeriksa pihak-pihak yang diduga terlibat, menghentikan aktivitas yang melanggar aturan apabila terbukti, serta memastikan perlindungan terhadap lahan dan keselamatan warga.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari pihak yang disebut warga maupun dari aparat terkait mengenai perkembangan penanganan dugaan aktivitas tersebut. (Ady Lubis)

Berita Terkait

Bupati Merangin Siapkan Videotron Pertama, Perindah Kota Bangko dan Dorong PAD
Kebakaran Gunung Kawi-Butak hingga Arjuno, Yayasan Suara Utama Indonesia Serukan Kepedulian
PETI Gunakan Ekskavator Milik Cuncun di Pematang Kandis, Beranikah Aparat Bertindak ?
Rapuh Seperti Kue Sagon, Paving Block Anggaran Pokir Dikeluhkan Anggota DPRD Pandeglang
Jenazah Misterius Ditemukan di Pulau Enggano, Tim SAR dan Polisi Lakukan Pencocokan DNA Dengan Delapan Keluarga Korban Hilang Saat Peliputan Eerupsi Gunung Anak Krakatau
Lantik Ketua LPM Baru, Lurah Girian Weru Dua Harapkan Sinergi Kuat
Lapas Bangko Gelar Hening Cipta untuk Mengenang ASN Jayawijaya yang Gugur dalam Tugas
Sisir Rakata, Sertung, hingga Pulau Panjang, Tim Gabungan Belum Temukan 8 Orang yang Hilang
Berita ini 316 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 21:31 WIB

Bupati Merangin Siapkan Videotron Pertama, Perindah Kota Bangko dan Dorong PAD

Selasa, 15 September 2026 - 23:47 WIB

Kebakaran Gunung Kawi-Butak hingga Arjuno, Yayasan Suara Utama Indonesia Serukan Kepedulian

Selasa, 15 September 2026 - 20:34 WIB

PETI Gunakan Ekskavator Milik Cuncun di Pematang Kandis, Beranikah Aparat Bertindak ?

Selasa, 15 September 2026 - 13:05 WIB

Rapuh Seperti Kue Sagon, Paving Block Anggaran Pokir Dikeluhkan Anggota DPRD Pandeglang

Senin, 14 September 2026 - 19:15 WIB

Jenazah Misterius Ditemukan di Pulau Enggano, Tim SAR dan Polisi Lakukan Pencocokan DNA Dengan Delapan Keluarga Korban Hilang Saat Peliputan Eerupsi Gunung Anak Krakatau

Berita Terbaru

https://mancingjitu.com/