Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”

- Publisher

Minggu, 24 Mei 2026 - 02:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA – Btung Sulawesi Utara — Ketua Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Kota Bitung, Fahry Lamato SH, meminta masyarakat tidak terburu-buru mempercayai isu dugaan pernyataan bernuansa SARA yang menyeret nama Komandan Satuan Patroli (Dansatrol) Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) VIII, Kolonel Laut Marvil Marfell.

Menurut Fahry, rekaman percakapan yang beredar luas di masyarakat perlu diuji secara menyeluruh untuk memastikan keaslian suara maupun konteks pembicaraan sebenarnya.

“Saya mewakili keluarga besar GMBI Distrik Kota Bitung dan Wilter Sulut tidak percaya jika beliau menyampaikan pernyataan yang menyinggung suku tertentu, khususnya suku Jawa,” kata Fahry kepada wartawan di Bitung, Jumat (22/5/2026).

Fahry menilai, sebagai putra daerah Sulawesi Utara yang berhasil meraih pangkat Kolonel Laut di usia relatif muda, Marvil Marfell dikenal sebagai sosok terpelajar dan memahami pentingnya menjaga persatuan di tengah masyarakat yang majemuk.

Karena itu, ia meminta publik tidak langsung menarik kesimpulan hanya berdasarkan rekaman yang beredar di media sosial maupun aplikasi percakapan.

BACA JUGA :  PKK dan Pemdes Rasau Dinilai Abai Pendampingan UMKM, Baru Datang Saat Usaha Berkembang

“Perlu ada pemeriksaan oleh tim ahli agar semuanya menjadi jelas dan terang. Jangan sampai masyarakat terprovokasi oleh informasi yang belum dipastikan kebenarannya,” ujarnya.

Fahry juga menduga adanya pihak tertentu yang sengaja menyebarkan potongan rekaman untuk membentuk opini negatif terhadap Dansatrol Kodaeral VIII.
Ia menilai penyebaran rekaman tanpa konteks utuh berpotensi memicu kesalahpahaman dan memperkeruh situasi sosial di masyarakat.

“Kalau memang rekaman itu dipotong lalu disebarluaskan dengan tujuan tertentu, tentu itu sangat disayangkan. Apalagi jika sampai menimbulkan kegaduhan dan perpecahan,” katanya.

BACA JUGA :  Lapas Bangko Gelar Doa Bersama untuk Keselamatan Jurnalis dan Awak Kapal yang Hilang Kontak

Menurut Fahry, persoalan tersebut sebenarnya telah diselesaikan secara kekeluargaan melalui kegiatan buka puasa bersama yang digelar Satrol Kodaeral VIII bersama tokoh masyarakat Jawa, LSM, dan awak media beberapa waktu lalu.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga situasi yang kondusif dan tidak mudah terpengaruh isu yang belum terverifikasi.

“Masyarakat harus tetap berpikir jernih dan tidak mudah menghakimi sebelum fakta yang sebenarnya benar-benar terungkap,” ujar Fahry.

Penulis : Arman Pramana Sulu

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Bupati Merangin Siapkan Videotron Pertama, Perindah Kota Bangko dan Dorong PAD
Kebakaran Gunung Kawi-Butak hingga Arjuno, Yayasan Suara Utama Indonesia Serukan Kepedulian
PETI Gunakan Ekskavator Milik Cuncun di Pematang Kandis, Beranikah Aparat Bertindak ?
Rapuh Seperti Kue Sagon, Paving Block Anggaran Pokir Dikeluhkan Anggota DPRD Pandeglang
Jenazah Misterius Ditemukan di Pulau Enggano, Tim SAR dan Polisi Lakukan Pencocokan DNA Dengan Delapan Keluarga Korban Hilang Saat Peliputan Eerupsi Gunung Anak Krakatau
Lantik Ketua LPM Baru, Lurah Girian Weru Dua Harapkan Sinergi Kuat
Lapas Bangko Gelar Hening Cipta untuk Mengenang ASN Jayawijaya yang Gugur dalam Tugas
Sisir Rakata, Sertung, hingga Pulau Panjang, Tim Gabungan Belum Temukan 8 Orang yang Hilang
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 21:31 WIB

Bupati Merangin Siapkan Videotron Pertama, Perindah Kota Bangko dan Dorong PAD

Selasa, 15 September 2026 - 23:47 WIB

Kebakaran Gunung Kawi-Butak hingga Arjuno, Yayasan Suara Utama Indonesia Serukan Kepedulian

Selasa, 15 September 2026 - 20:34 WIB

PETI Gunakan Ekskavator Milik Cuncun di Pematang Kandis, Beranikah Aparat Bertindak ?

Selasa, 15 September 2026 - 13:05 WIB

Rapuh Seperti Kue Sagon, Paving Block Anggaran Pokir Dikeluhkan Anggota DPRD Pandeglang

Senin, 14 September 2026 - 19:15 WIB

Jenazah Misterius Ditemukan di Pulau Enggano, Tim SAR dan Polisi Lakukan Pencocokan DNA Dengan Delapan Keluarga Korban Hilang Saat Peliputan Eerupsi Gunung Anak Krakatau

Berita Terbaru

https://mancingjitu.com/