Gelar Aksi Demonstrasi di Depan Kantor PT PAMA Sangatta, Soroti Sejumlah Kebijakan Perusahaan

Kami meminta perusahaan mendengar suara pekerja dan memperhatikan hak-hak mereka sesuai aturan yang berlaku

- Publisher

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

SUARA UTAMA, BERAU. — Sejumlah massa menggelar aksi demonstrasi di depan kantor PT PAMA Persada Nusantara di wilayah Sangatta, pada Rabu (20/5/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk penyampaian aspirasi terkait sejumlah kebijakan perusahaan yang dinilai merugikan pekerja dan masyarakat.

‎Dalam aksi itu, massa membawa spanduk serta menyampaikan tuntutan melalui pengeras suara. Beberapa poin yang menjadi sorotan di antaranya terkait kebijakan ketenagakerjaan, sistem kerja, hak pekerja, hingga dugaan pengurangan hak normatif karyawan di lapangan.

BACA JUGA :  PUI-PT CPHI Unud Gelar PERNAS JPHIV 2026, Dorong Layanan HIV Bermutu dan Berkeadilan

‎Koordinator aksi menyebut, demonstrasi dilakukan agar pihak perusahaan lebih terbuka terhadap aspirasi para pekerja serta melakukan evaluasi terhadap kebijakan yang dianggap memberatkan.

‎“Kami meminta perusahaan mendengar suara pekerja dan memperhatikan hak-hak mereka sesuai aturan yang berlaku,” ujar salah satu peserta aksi di lokasi.

‎Selain itu, massa juga meminta adanya dialog terbuka antara manajemen perusahaan dan perwakilan pekerja guna mencari solusi bersama atas berbagai persoalan yang muncul.

BACA JUGA :  Pohon Tumbang Timpa Motor di Jalur Bangko-Kerinci, Satu Warga Meninggal Dunia

‎Aksi demonstrasi mendapat pengawalan aparat keamanan untuk menjaga situasi tetap kondusif. Hingga berita ini diturunkan, massa masih terlihat bertahan di sekitar lokasi sambil menyampaikan tuntutan mereka secara bergantian.

‎Sementara itu, pihak perusahaan belum memberikan keterangan resmi terkait aksi demonstrasi maupun sejumlah tuntutan yang disampaikan massa.

‎

Penulis : Rudi. Salam

Sumber Berita: SUARA UTAMA.ID

Berita Terkait

1.800 Polisi Gerebek Kampung Bahari, 26 Orang Diamankan
Kelompok Tumenggung Jon Serahkan 20 Pucuk Senjata Api Rakitan kepada Polres Merangin
Diduga Dikelola Wandri, PETI Excavator di Sungai Ulak Merangin Disorot
Diduga Milik Sukro, Aktivitas PETI di Mentawak Dikeluhkan Warga, Polres Merangin Diminta Bertindak
Ketua Dewan Pakar SUARA UTAMA Kolonel (Purn) Oktovianus Karundeng Berdiskusi dengan Staf Khusus Menteri Agama
DPRD dan Pemprov Babel Dorong Raperda Kelautan hingga Lingkungan Hidup
Bapelkum Bitung Goes to Campus, Bangun Generasi Sadar Hukum di Tengah Berlakunya KUHP Nasional
Wali Kota Pangkal Pinang Tekankan Pentingnya Semangat Gotong Royong dan Jaga Kelestarian Lingkungan di Kecamatan Gerunggang
Berita ini 118 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 14:49 WIB

1.800 Polisi Gerebek Kampung Bahari, 26 Orang Diamankan

Minggu, 1 November 2026 - 11:56 WIB

Kelompok Tumenggung Jon Serahkan 20 Pucuk Senjata Api Rakitan kepada Polres Merangin

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Diduga Dikelola Wandri, PETI Excavator di Sungai Ulak Merangin Disorot

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Diduga Milik Sukro, Aktivitas PETI di Mentawak Dikeluhkan Warga, Polres Merangin Diminta Bertindak

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:49 WIB

DPRD dan Pemprov Babel Dorong Raperda Kelautan hingga Lingkungan Hidup

Berita Terbaru

Penggrebekan Kampung Bahari oleh Polres Jakarta Utara || Sumber : tribratanews.metro.polri.go.id

Berita Utama

1.800 Polisi Gerebek Kampung Bahari, 26 Orang Diamankan

Minggu, 1 Nov 2026 - 14:49 WIB

Chat via WhatsApp