Belum Seumur Jagung, Oknum Kepala PDAM  Unit Pedagangan Terindikasi Dugaan Melakukan Praktek Pungli di Dusun Nangger 

- Publisher

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:26 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARA UTAMA, Probolinggo – Beredar informasi oknum Kepala PDAM Unit Pedagangan Tiris kabupaten Probolinggo Jawa Timur yang baru bertugas (belum seumur jagung) diduga telah melakukan Pungutan liar (Pungli). Dengan cara meminta sejumlah uang tambahan pada konsumen melebihi tarif resmi kurang lebih sekira Rp. 820.000 (Delapan ratus dua puluh ribu rupiah). 02/05/2026.

Tindakan tersebut diduga terjadi di dusun Nangger Desa Tegalwatu kecamatan Tiris dengan cara, meminta uang tambahan pada konsumen saat pemasangan kilometer air PDAM yang baru. Tidak hanya itu, pada saat pemasangan Kap atau box penutup meteran air, Konsumen juga di mintai sejumlah uang dengan total sekira Rp. 250.000 (Dua ratus lima puluh ribu rupiah).

Praktek tersebut dapat dikategorikan sebagai Pungutan Liar (Pungli) yang menyalahgunakan wewenang untuk memaksa konsumen membayar lebih dari tarif resmi. Maka berpotensi dapat dijerat dengan pasal tindak pidana korupsi dan pemerasan dalam jabatan, utamanya Pasal 12 huruf e undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Dugaan tersebut di sampaikan warga setempat (Desa Tegalwatu) yang enggan di publikasikan identitas nya. Namun, Ia juga sebagai konsumen PDAM Unit Pedagangan. Ia mengaku mendapat informasi bahwa, diduga telah terjadi praktek pungli pada konsumen baru PDAM Unit Pedagangan.

“Disini ada warga yang pasang kilometer air baru. informasi yang beredar, Konsumen yang baru ini selain di kenakan tarif resmi, diduga di mintai uang tambahan saat pemasangan kilometer air dan pada saat pemasangan kap/box. Terus peralon dari pipa induk ke kilometer air beli sendiri. Sementara informasi nya ada jatah peralon sekira 4 meter. Kenapa konsumen ini di suruh beli sendiri. “Katanya.

BACA JUGA :  Konsumen Sebut Oknum Kepala Unit Pedagangan Terindikasi Tidak Berintegritas, Air Sering Mati dan Tunggakan Perlu Dikaji Penyebab Nya

Ia sebagai konsumen di Desa Tegalwatu, Mempertanyakan untuk apa uang tambahan tersebut dan kemana jatah peralon dari PDAM yang panjang nya sekira 4 meter. bahkan ia juga mempertanyakan aturan dan prosedur saat pemasangan kilometer air baru.

“Adanya dugaan permintaan uang tambahan oleh oknum kepala PDAM Unit Pedagangan, Kami sebagai konsumen timbul tanda tanya. apakah memang seperti itu prosedur atau SOP nya saat pemasangan kilometer air dan kap/box harus bayar uang tambahan. “Imbuh nya.

BACA JUGA :  Alhamdulillah, Siswi SDN 01 Tiuh Balak Pasar Raih Juara 2 Lampung Student Olympic (LSO)

Sementara, melalui pesan singkat whatsap, team media mengkonfirmasi oknum kepala PDAM Unit Pedagangan “AR” Perihal adanya dugaan permintaan uang tambahan di saat pemasangan kilometer air dan box, yang patut di duga (Pungli). serta jatah peralon yang panjang nya sekira 4 meter.

Namun, oknum kepala PDAM Unit Pedagangan enggan untuk menjawab ke peruntukan nya uang tambahan tersebut. Ia hanya menjawab bahwa konsumen peralon nya beli sendiri. “Untuk peralon yang beli orang nya sendiri, saya terima sendiri. “Jawab nya.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

UKW Kompas, KG Media dan Google Digelar di Surabaya, Diikuti 45 Peserta
Andre Hariyanto Dinyatakan Kompeten dalam Uji Kompetensi Wartawan
Team Ngorek Audio: Sebaiknya Volume Sound Horeg Sewajarnya
Persebaya Optimis Juara di Musim Menuju Usia 100 Tahun
Kebakaran Gunung Kawi-Butak hingga Arjuno, Yayasan Suara Utama Indonesia Serukan Kepedulian
5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liputan Gunung Anak Krakatau, Founder YSUI Ajak Insan Pers Panjatkan Doa
Dedikasi Membuahkan Hasil: Delegasi SMA Ar Rohmah Guncang Panggung Asean Olympiad 2026 dengan Sederet Kemenangan
Yayasan Suara Utama Indonesia Soroti Polemik Sound Horeg dan Etika, Pernyataan “Goblok” Jadi Sorotan
Berita ini 423 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 00:50 WIB

UKW Kompas, KG Media dan Google Digelar di Surabaya, Diikuti 45 Peserta

Sabtu, 19 September 2026 - 20:11 WIB

Andre Hariyanto Dinyatakan Kompeten dalam Uji Kompetensi Wartawan

Jumat, 18 September 2026 - 16:52 WIB

Team Ngorek Audio: Sebaiknya Volume Sound Horeg Sewajarnya

Jumat, 18 September 2026 - 15:39 WIB

Persebaya Optimis Juara di Musim Menuju Usia 100 Tahun

Selasa, 15 September 2026 - 23:47 WIB

Kebakaran Gunung Kawi-Butak hingga Arjuno, Yayasan Suara Utama Indonesia Serukan Kepedulian

Berita Terbaru

FOTO: Andre Hariyanto mengenakan batik cokelat saat mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan dinyatakan kompeten. UKW diselenggarakan Lembaga Uji Kompetensi Wartawan Kompas bersama KG Media dan Google. (Dok. Pribadi Andre Hariyanto)

Berita Utama

Andre Hariyanto Dinyatakan Kompeten dalam Uji Kompetensi Wartawan

Sabtu, 19 Sep 2026 - 20:11 WIB

FOTO: Truk sound horeg pawai Agustusan di Jawa Timur. (Sumber Wikipedia)

Berita Utama

Team Ngorek Audio: Sebaiknya Volume Sound Horeg Sewajarnya

Jumat, 18 Sep 2026 - 16:52 WIB

FOTO:Memakai Kaos Hitam Wakil Direktur Persebaya, Nanang Priyanto saat jumpa Pers di Amaris Hotel Surabaya, Jawa Timur pada Jum'at 18 September 2026 (Andre Hariyanto/SUARA UTAMA)

Nasional

Persebaya Optimis Juara di Musim Menuju Usia 100 Tahun

Jumat, 18 Sep 2026 - 15:39 WIB

https://mancingjitu.com/