Warga Soroti Dugaan Setoran Tambang PETI di Area Cetak Sawah Dam Sesah, Nilainya Capai Puluhan Juta Rupiah

- Publisher

Jumat, 17 April 2026 - 06:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

Oplus_131072

Oplus_131072

SUARA UTAMA, Merangin – Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan cetak sawah baru Dam Sesah, Kecamatan Tabir, kembali menjadi sorotan. Sejumlah pekerja dompeng dan warga sekitar mengungkap adanya dugaan praktik setoran uang keamanan kepada oknum tertentu agar aktivitas tambang ilegal tersebut dapat berjalan lancar tanpa gangguan razia.

Menurut pengakuan salah seorang pekerja dompeng yang identitasnya dirahasiakan, setiap mesin dompeng diwajibkan menyetor uang keamanan sebesar Rp1 juta per Set Dompeng setiap bulannya, Pembayaran disebut dilakukan secara rutin setiap awal bulan, baik melalui transfer rekening maupun penyerahan langsung.

“Setiap tanggal satu biasanya kami diminta setor uang keamanan, bisa lewat rekening atau langsung. Kalau setor, kerja aman, tidak ada razia,” ujar salah seorang pekerja.

Pekerja tersebut juga mengaku bahwa jika tidak melakukan setoran, maka alat dompeng mereka tidak akan mendapat perlindungan saat razia berlangsung.

“Pernah ada yang tidak setor, waktu razia mesinnya dibakar dan tidak dibela,” ungkapnya.

Selain pekerja, warga sekitar juga mempertanyakan besarnya dugaan setoran dari aktivitas PETI di kawasan Dam Sesah. Menurut seorang warga, jumlah mesin dompeng yang beroperasi di lokasi tersebut diperkirakan mencapai 40 hingga 50 unit.

BACA JUGA :  Diduga Terlibat PETI di Sungai Manau, Nama Anwar Pegawai RSUD Bangko Jadi Sorotan Publik!

“Kalau satu mesin setor satu juta dan ada sekitar 40 sampai 50 mesin, berarti bisa sampai Rp40 juta sampai Rp50 juta per bulan ke satu orang. Itu jumlah yang sangat besar,” ujar seorang warga.

Warga lainnya menilai besarnya dugaan aliran uang dari aktivitas PETI di kawasan cetak sawah baru Dam Sesah menunjukkan adanya pihak yang diduga membekingi operasi tambang ilegal tersebut.

“Kalau benar satu juta per mesin dan jumlah mesinnya puluhan, tentu uang yang masuk luar biasa besar. Wajar masyarakat curiga ada yang mengamankan,” kata warga lainnya.

Masyarakat berharap aparat penegak hukum segera menindaklanjuti dugaan praktik setoran tersebut serta menertibkan aktivitas PETI di wilayah Dam Sesah yang dinilai semakin terbuka.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai dugaan pungutan keamanan dalam aktivitas PETI di kawasan cetak sawah baru Dam Sesah. Warga meminta aparat penegak hukum dan instansi terkait melakukan penyelidikan agar tidak muncul kesan adanya pembiaran terhadap aktivitas tambang ilegal di wilayah tersebut.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

DPRD Pangkalpinang Beri Dukungan Penuh Kontingen Porprov VII, Targetkan Juara Umum dan Junjung Sportivitas
Ribuan Atlet Bersaing di Porprov VII Babel 2026, Ajang Pembinaan Prestasi dan Penggerak Ekonomi Daerah
Dibuka Ramlan Mangkialo, Didoakan Ustaz Hairrudin, Bakubae Idol 2026 Resmi Dilaksanakan
Andre Hariyanto Kantongi Sertifikat UKW Harian Kompas, Resmi Kompeten sebagai Wartawan Dewan Pers
Dongkrak Ekonomi Pedagang UMKM, Perumda Pasar Cita Kota Bitung Hadirkan Idol Cilik 2026
Diduga Terlibat PETI di Sungai Manau, Nama Anwar Pegawai RSUD Bangko Jadi Sorotan Publik!
Diduga PETI Milik Budi dan Hamzah Porak-Porandakan Hutan Adat dan Geopark Merangin di Desa Guguk
Jokowi Perlihatkan Ijazah SD hingga S1 dalam Persidangan Kasus Polemik Ijazah
Berita ini 251 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 11:21 WIB

DPRD Pangkalpinang Beri Dukungan Penuh Kontingen Porprov VII, Targetkan Juara Umum dan Junjung Sportivitas

Minggu, 8 November 2026 - 11:15 WIB

Ribuan Atlet Bersaing di Porprov VII Babel 2026, Ajang Pembinaan Prestasi dan Penggerak Ekonomi Daerah

Sabtu, 7 November 2026 - 13:53 WIB

Dibuka Ramlan Mangkialo, Didoakan Ustaz Hairrudin, Bakubae Idol 2026 Resmi Dilaksanakan

Sabtu, 7 November 2026 - 10:45 WIB

Andre Hariyanto Kantongi Sertifikat UKW Harian Kompas, Resmi Kompeten sebagai Wartawan Dewan Pers

Jumat, 6 November 2026 - 17:09 WIB

Diduga Terlibat PETI di Sungai Manau, Nama Anwar Pegawai RSUD Bangko Jadi Sorotan Publik!

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp