15 Anggota DPRD Pangkalpinang Diperiksa, Penyidikan Dugaan Korupsi Anggaran Perjalanan Dinas Terus Berlanjut

- Publisher

Rabu, 1 April 2026 - 11:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, PANGKALPINANG – Proses pemeriksaan terhadap anggota DPRD Kota Pangkalpinang dalam penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan anggaran perjalanan dinas tahun anggaran 2024-2025 terus berlanjut. Pada Rabu (01/04/26), dua legislator kembali memenuhi panggilan tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkalpinang.

Kedua anggota dewan tersebut adalah Ediyansyah dari Fraksi PDI-P dan Eko Suprasetyo dari Fraksi NasDem. Berdasarkan pantauan di lokasi, mereka tiba di kantor Kejari Pangkalpinang tepat pukul 09.03 WIB.

Saat ditemui awak media, Ediyansyah dan Eko Suprasetyo tampak irit bicara. Keduanya hanya memberikan keterangan singkat bahwa kedatangan mereka semata-mata untuk memenuhi panggilan resmi penyidik.

“Kami datang ke sini hanya untuk dimintai klarifikasi terkait penggunaan anggaran perjalanan dinas tahun 2024-2025,” ujar mereka secara bersamaan tanpa memberikan penjelasan lebih rinci.

Kedatangan Ediyansyah dan Eko Suprasetyo merupakan kelanjutan dari rangkaian pemanggilan yang telah berlangsung sejak beberapa hari terakhir. Sebelumnya, pada Senin (30/03/26) dan Selasa (31/03/26), tim penyidik telah memeriksa enam anggota dewan lainnya, yakni Dio Febrian, Rocky Husada, Mohammad Belia Murantika, Muhammad Iqbal, Daryanto, dan Pamenangi.

BACA JUGA :  Pemdes Desa Rasau Gelar Malam Renungan HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Proses “pemanggilan maraton” ini sejatinya telah dimulai sejak awal Maret 2026. Kejari Pangkalpinang sebelumnya juga telah memeriksa sejumlah nama lain, di antaranya Sukardi, Panji Akbar, Achmad Faisal, Dwi Pramono, Siti Aisyah, dan Riska Amelia. Sementara itu, seorang anggota dewan bernama Adi Irawan tercatat berhalangan hadir karena alasan kesehatan.

Hingga berita ini diturunkan, total sudah tercatat 15 anggota DPRD Kota Pangkalpinang yang telah menjalani proses klarifikasi dalam kasus ini. Penyelidikan bermula dari temuan awal terkait dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana perjalanan dinas di lingkungan DPRD Kota Pangkalpinang untuk tahun anggaran 2024 – 2025.

BACA JUGA :  AKAMSI Gelar unjuk rasa di Kantor Kementerian ATR/BPN: Usut tuntas pembongkaran Pura Sambiyangan dan Pura Ketapang Kembar

Sampai saat ini, Kasi Intelijen Kejari Pangkalpinang, Anjasra Karya, belum memberikan tanggapan atau konfirmasi lebih lanjut terkait perkembangan penyidikan yang tengah dijalankan. Tim penyidik masih terus melanjutkan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak yang dianggap relevan untuk melengkapi bahan penyelidikan.

Penulis : Rozi

Editor : Aisyah Putri Widodo

Sumber Berita: Redaksi Suara Utama

Berita Terkait

Bupati Merangin Siapkan Videotron Pertama, Perindah Kota Bangko dan Dorong PAD
Kebakaran Gunung Kawi-Butak hingga Arjuno, Yayasan Suara Utama Indonesia Serukan Kepedulian
PETI Gunakan Ekskavator Milik Cuncun di Pematang Kandis, Beranikah Aparat Bertindak ?
Rapuh Seperti Kue Sagon, Paving Block Anggaran Pokir Dikeluhkan Anggota DPRD Pandeglang
Jenazah Misterius Ditemukan di Pulau Enggano, Tim SAR dan Polisi Lakukan Pencocokan DNA Dengan Delapan Keluarga Korban Hilang Saat Peliputan Eerupsi Gunung Anak Krakatau
Lantik Ketua LPM Baru, Lurah Girian Weru Dua Harapkan Sinergi Kuat
Lapas Bangko Gelar Hening Cipta untuk Mengenang ASN Jayawijaya yang Gugur dalam Tugas
Sisir Rakata, Sertung, hingga Pulau Panjang, Tim Gabungan Belum Temukan 8 Orang yang Hilang
Berita ini 75 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 21:31 WIB

Bupati Merangin Siapkan Videotron Pertama, Perindah Kota Bangko dan Dorong PAD

Selasa, 15 September 2026 - 23:47 WIB

Kebakaran Gunung Kawi-Butak hingga Arjuno, Yayasan Suara Utama Indonesia Serukan Kepedulian

Selasa, 15 September 2026 - 20:34 WIB

PETI Gunakan Ekskavator Milik Cuncun di Pematang Kandis, Beranikah Aparat Bertindak ?

Selasa, 15 September 2026 - 13:05 WIB

Rapuh Seperti Kue Sagon, Paving Block Anggaran Pokir Dikeluhkan Anggota DPRD Pandeglang

Senin, 14 September 2026 - 19:15 WIB

Jenazah Misterius Ditemukan di Pulau Enggano, Tim SAR dan Polisi Lakukan Pencocokan DNA Dengan Delapan Keluarga Korban Hilang Saat Peliputan Eerupsi Gunung Anak Krakatau

Berita Terbaru

https://mancingjitu.com/